Posts

Showing posts from March, 2003

Ku Ingin Menulis Sajak Cinta Terbaik Sepanjang Masa

Sudahkah anda membaca sajak-sajak cinta ini? Sajak atau puisi cinta yang perlu anda baca. Mungkin ini sajak atau puisi cinta terindah sepanjang masa (hehehe). Silakan kunjungi dan baca dengan sepenuh perasaan. Semoga hanyut dalam rasa mendalam, dalam gelombang pasang sajak-sajak cinta yang penuh kerinduan. Puisi-puisi cinta. Ah puisi puisi cinta seakan tak lekang dalam perjalanan waktu.
Adakah Kau RasaAku MerinduApa Kabar SenjaBagaimana Dapat Kau RasaBagaimana Dapat Kugambarkan BahagiaCintakuDari Kerling HeningDi Ujung SetiaDinyalakan-NyaHalangi Langkah KakiJangan Jadi DuriJika Cinta HadirKau TahuKudekap EngkauKuingin KatakanKumpulan Puisi CintaKunthi HastoriniKutemu SenyummuKutulisLelaki BerpuisiLENGKUNG MIMPIMatamu Adalah Cahaya Purnama BulanMenapak Jejak di Jalan SetapakMenemu Negeri CahayaPada Keping Yang SamaPuisiPuisi BerduaPuisi CintaPuisi Cinta BerduaPuisi Cinta KitaPuisi Cinta RomantisPuisi Kunthi Hastorini

Contoh Puisi tentang Puisi

KUTUK PUISI

dapatkah ia lepas dari kutuk puisi
ke mana ia akan berlari
puisi terus memburu
hingga ambang mati

Contoh Puisi Imaji

IMAJI

dia seorang perempuan

"karena ia adalah imaji. sebagai ilusi. yang telah memabukanku. maka
kuterima bayang-bayangnya menyetubuhi diriku."

dia seorang perempuan

"karena demikian indah kenangan itu. walau tak sampai. walau. maka
aku tolak saja segala kenyataan. yang tak seindah imaji. ilusi yang
memabukanku hingga kini."

dia seorang perempuan

"karena ia adalah imaji. sebagai ilusi. yang telah memabukanku. maka
akan kuusir ia. jika datang sebagai daging segar lelaki!"

dia seorang perempuan
di imaji lelaki



PENGEMBARA MALAM
: heriansyah latief

pengembara malam penggembala angin pejalan sunyi merindu cinta di
dekap rembulan yang sempurna cahayanya disebutnya sebuah nama nama
yang melintas di lintas hidupnya o kenangan o harapan o kenyataan o
menikam dadamu hingga darah hingga jadi debu yang diterbangkan angin
di sampaikan ke dalam dadanya sebagai rindumu sebagai cintamu sebagai
dirimu yang menyelinap dalam jantung hatinya yang dara…

Contoh Puisi Peduli Lingkungan Hidup

TAK LAGI KULIHAT KUNANG-KUNANG

tak lagi kulihat kunang-kunang terbang di malam hari berkedip-kedip
seperti dalam malam kanak-kanakku dulu tak lagi kulihat kunang-kunang
di kota yang penuh polusi ini

orang-orang bilang padaku waktu itu kunang-kunang menjelma dari kuku
orang-orang mati yang di kubur di makam di dekat ladang belakang
rumahku

kunang-kunang beterbangan dalam puisi hasan aspahani, mungkin sheila
suatu ketika bertanya: abah, apa itu kunang-kunang? tapi batam bukan
kampung halaman di pedalamanan

depok, 2003








Sajak Untuk Kawan

PESAN DEBU KEPADAMU

debu. sebagai pesan yang dihantarkan angin kepadamu:
"masih kau simpan rindu itu?"

mungkin waktu
menguji jawabmu




KABAR DARI PERBATASAN

di perbatasan
bayangkan aku harus berdiri sepanjang hari

mengawasi

agar mereka mengerti bahwa aku menjaga
cinta di hati

aku harus di sini, di perbatasan ini

karena masih kulihat sekam sekam membara
membakar diri

diri mereka sendiri




KARENA TANGANNYA MEMERCIKKAN API


kembali kau hitung lembar demi lembar rambut yang mulai memutih apakah kau temukan di situ riwayat derita hingga kau temukan mimpi yang dipecahkan dalam semalam pada matamu yang mencekung pada wajahmu yang semakin tirus kurus karena neraka yang menjelajela dalam dada menghanguskan segala harap yang ditumbuhkan sebagai bunga yang kau siram dan kau bermimpi untuk tumbuh tapi api yang dipercikkan tangannya ke dalam dadamu menyalakan neraka yang menghanguskan segala rindu cintamu hingga



LORONG RAHASIA

kau sibaksibak rahasia di padangpadang datar di semaks…

KALUT KEMELUT

:ben abel

adalah manusia bicara pada laut karena kalut kemelut tak habis-habis
terus berlanjut semacam serial rambo semacam serial james bond
semacam serial opera sabun sinetron film bollywood yang memutarmutar
tarian di tengah tangis dan tawa yang tak berhenti diputar untuk
mengusir rasa sepi karena kalut kemelut di mana ujungnya di mana
akhirnya menalinali sekujur tubuh riwayat manusia hingga disebutnya
segala hantu karena paranoid yang mengendapngendap di balik sewangi
minyak di tengah gurun dicemaskan masa depan dicemaskan kalut kemelut
akan terus berlanjut seperti dikabarkan engkau pada laut sejuta
takut!


Contoh Puisi Untuk Sahabat

SEPERTI KESUNYIAN
rukmi wisnu wardani & anggoro saronto

seperti kesunyian yang kutemukan di sela sela puisi juga di mata yang
menatap udara malam dan kepul asap rokok terburai dari bibirmu: o
terbanglah gundah terbanglah gelisah terbanglah hingga sampai rinduku
padanya hingga sampai cintaku padanya hingga sampai menyapa di negeri
yang jauh menyapamu dengan sunyiku sendiri kini


Contoh Sajak Demikian Mencinta

YA KARENA ENGKAU DEMIKIAN MENCINTA
: rukmi wisnu wardani

karena engkau demikian mencinta maka akan dipersembahkan segala
hingga ia menyambutnya hingga ia membalasnya membalas cinta yang kau
persembahkan dengan segala penuh rindu pada piala-piala persembahan
di tahta cintanya


Puisi Untuk Cunong Nunuk Suraja, Sahabat Penyair

TAFAKUR
:cunong nunuk suraja

dalam tafakur masih tak henti henti gelisah diri hantam-hantamkan
ombaknya ke karang jiwa tak henti aku menggerung meneriaki cakrawala
hingga habis suara hingga lelah hingga tinggal kosong pasrah menyerah
di arus waktunya!


SELAMAT PAGI JUGA
:cunong nunuk suraja

selamat pagi,
kataku pada matahari,
sepenggalah tingginya.


SELAMAT SIANG JUGA
:cunong nunuk suraja

selamat siang,
kataku pada matahari,

tapi ia sembunyi di balik awan hitam



SELAMAT PAGI JUGA OOM CUNONG

selamat pagi juga oom,
mari kutemani, kata hujan

membasah di rambut dan celana-baju






Sajak Untuk Ibnu Hs, Sahabat Penyair

LEKAS CATAT NAMAKU
: ibnu hs

"lekas catat namaku, sebelum ombak menghapusnya, karena cemburu"

di pasar yang basah di fajar yang rekah kau tulis nama
sebelum ombak menghapusnya, karena cemburu

Puisi Untuk Sahabat Penyair, Hasan Aspahani dan Ibnu HS

Rumah Pasir
: hasan aspahani dan ibnu hs

tapi ia membangun rumah menulis namanya di tubuhku, kata pasir
tapi aku cemburu, kata ombak

ya ya aku juga benci dia, kata angin badai ikut menyela
lalu dirobohkannya rumah pasir dengan deru anginnya

di atas pasir dicoretkan kembali namamu
di atas pantai dibangun kembali istana pasir mimpimu

walau berulang ombak dan angin
bersekutu menghapus dan meruntuhkan

rindu dan cinta itu tetap untukmu


Sebagai Kanvas

: cecil mariani

sebagai kanvas yang merindu lukisan kuas dari jejemari masalalu
menggambar rona merah pipi atau sebagai cinta yang terselip di bait-
bait puisi ingatan tak pudar ingatan tak pudar bayang hingga...



Mengapa Sunyi Juga

: randu anastasia

mengapa sunyi juga yang kutemukan di mata seperti lorong-lorong dalam
mimpi penuh keghaiban riwayat mungkin sebentuk cinta atau rindu yang
hilang alamat di jejak kenangan yang lamat di mana kau gurat nama di
dalam dadamu atau di dalam waktu atau di pasir-pasir yang digoda
ombak dengan deburnya yang tak henti-henti hingga lelah jiwa hingga


Puisi Untuk Sahabat Cecil Mariani

TENGGAT
: cecil mariani

aku lihat engkau
di tenggat waktu
menumpuk segala
kesibukan
di batas waktu
mengejar segala entah mimpi
o, bayang-bayang yang melukis kaca jendela
penanggalan yang tak berhenti
berhamburan ke dalam dada
ruang kosong
mungkin selintas bayang
selalu terbang dari asap rokok
sebuah harap, atau mungkin kenangan
dari masa lalu yang lindap
wajahnya
bikin cemburu waktu
yang mengabadikan segala yang fana
dalam kata-kata
sebagai dilukisnya wajahmu
pada guci
abadi sebagai puisi

Puisi Untuk Sahabat Gola Gong dan Toto ST Radik

KEGHAIBAN PUISI MENGHANTARKANKU

keghaiban puisi menghantarkanku ke dalam mimpi-mimpi di mana golok-golok teracung terhunus menyilang di depan dada mengancam dengan seribu curiga o inikah negeri dimana kekerasan telah menjadi kebiasaan dan hukum takluk pada keberingasan hingga kewarasan disulap menjadi keedanan

keghaiban puisi menghantarkanku ke dalam mimpi-mimpi di mana api menjela-jela dari tubuh di jalanan yang dihajar beramai-ramai dengan pukulan tendangan hantaman dan siraman bensin kemudian api yang menghanguskan o inikah negeri dimana kekerasan telah menjadi kebiasaan dan hukum takluk pada keberingasan

keghaiban puisi menghantarkanku ke dalam mimpi-mimpi….
ah, jangan lagi! jangan lagi, igauku

(aku terbangun dari mimpi dengan keringat mengucur dari tubuhku)

Depok, 10 Maret 2003


MEMBACA RIWAYAT DIRI
: gola gong dan toto st radik

di mana kan kutemukan riwayat diri seperti engkau yang mencari di segala negeri hingga negeri yang terjauh tapi diri ternyata di rumah sendiri di ne…

Google+ Badge

Google+ Followers

Disukai Oleh:

Kata Kunci

Penyair75 Puisi Cinta61 Kumpulan puisi cinta59 Sajak Cinta53 Kumpulan Puisi Terbaik50 Puiai50 Kumpulan Puisi Nanang Suryadi25 Ruang Puisi25 Esai Sastra19 Artikel Sastra16 Cinta10 blog puisi10 Sajak anak8 kumpulan puisi religius8 Buku Kumpulan Puisi7 Buku Puisi7 Cerita7 Dongeng7 Rindu6 Video Baca Puisi6 buku6 puisi religi6 religius6 Cinta Tuhan5 Kritik Sosial5 blog5 indonesia5 puisi kenangan5 religi5 sosial5 antologi puisi cinta4 kenangan4 ketuhanan4 masyarakat4 puisi malam4 puisi sosial4 Kumpulan Sajak Cinta3 Puisi Cinta Kita3 kritik3 kumpulan puisi kenangan3 kumpulan puisi sunyi3 puisi kangen3 puisi kehidupan3 puisi kesepian3 puisi penantian3 puisi perjalanan cinta3 puisi rindu3 Blog Sastra2 Blog Sastra Indonesia2 alam2 budaya2 kepribadian2 keywords2 kumpulan puisi merindu2 pamflet2 politik2 psikologi2 puisi cinta romantis2 puisi perjalanan hidup2 puisi persahabatan2 puisi protes2 Bagus Sekali1 Belajar Menulis Puisi1 Bengkel Puisi1 Chairil Anwar1 Cinta anak1 Cinta istri1 Cointoh Puisi1 Contoh Puisi Bagus1 Diam1 Ebook Puisi1 Enak1 Hasan Aspahani1 Jakarta1 Kekasih1 Keluarga1 Keren1 Kota1 Kumpulan Puisi Untuk Sahabat1 Makanan1 Pasaridea1 Patah Hati1 Portal Sastra1 Portal Sastra Indonesia1 Puis Sahabat1 Puisi Bagus1 Puisi Chairil Anwar1 Puisi Contoh1 Puisi Dunia Malam1 Puisi Jakarta1 Puisi Konsumen1 Puisi Kota1 Puisi Lawas1 Puisi Sepi1 Puisi Sunyi Malam1 Puisi Terbaik1 Puisi Terkini1 Puisi Untuk Kekasih1 Puisi kontemporer1 Puisi mutakhir1 Puisi tentang cinta1 Sahabat Kota1 Sahabat Puisi1 Sajak Nanang Suryadi1 Sangat Bagus1 Sejuta Puisi1 Senja di pelabuhan kecil1 Sri Ajati1 Syair Cinta1 Syair Malam1 Terbaik1 Terhebat1 Yusri Fajar1 bangsa1 cybersastra1 doa keselamatan1 emosi1 galau1 generasi muda1 goenawan mohamad1 google plus1 harapan1 ingatan1 kahlil giran1 kesunyian1 kwatrin1 langit1 malam1 manusia1 negara1 orkestra ananda sukarlan1 pedih1 polemik1 puis1 puisi 20121 puisi 20131 puisi akhir tahun1 puisi baru dan lama1 puisi berisi cinta1 puisi berjudul cinta1 puisi bertema cinta1 puisi diam-diam1 puisi fisika1 puisi kematian1 puisi kimia1 puisi langit biru1 puisi matematika1 puisi negeri1 puisi pajak1 puisi pemberontakan1 puisi perjuangan1 puisi personifikasi1 puisi sains1 puisi science1 puisi sunyi1 puisi tahun baru1 puisi untuk sahabat baik1 reformasi1 reformasi 19981 romantis1 sahabat1 sajak kota pontianak1 sajak negeri1 sajak pajak1 sajak psikologi1 sajak tentang sajak1 sedih1 sejarah1 skizo1 sunyi1 surabaya1 tentang puisi1 ub1 wisata alam1
Show more
  • Sajak-sajak yang hendak dibaca lagi - Mari kita baca lagi sajak-sajak ini, dari penyaircyber Nanang Suryadi. Mari kita baca lagi: 1. AKU MENYAPAMU DI LINTASAN WAKTU 2. Aku Adalah Airmata...
    1 week ago
  • ハングナディム市 - あなたの街を訪問、距離の赤い土の土地は、丘の家の登場、私は都市がみ探る あなたの街で、朝はとても静かだった。朝は、太陽を待っている。それは朝の光にポップアップ表示されます。太陽の東。太陽 TIK TIK TIK重要で、あなたの街で亜鉛を滴下このストライド、内気な雨を、雨 雨が鈍化する、いつも誘う雨は空のまま...
    6 years ago
  • Um den Leser von Lyrik - Ich möchte euch mit Worten, die nicht so leicht vergessen werden begrüßen, sind die Worte von den Fingern der Zeit zur Ewigkeit gesammelt Ich lehnte mich g...
    6 years ago
  • En cuanto a la oscuridad la lluvia - Me siento aquí. mirando el crepúsculo lluvioso. no se. sólo el viento y el deslizamientoresidual en la penumbra light.you dónde? como una pluma, quiero esc...
    6 years ago
  • La ville de Hang Nadim - visiter votre ville, le terrain de terre rouge au loin, la colline apparut la maison, essayezIexplore la ville dans votre ville, la matinée a été très calm...
    6 years ago