Posts

Showing posts from November, 2003

Ku Ingin Menulis Sajak Cinta Terbaik Sepanjang Masa

Sudahkah anda membaca sajak-sajak cinta ini? Sajak atau puisi cinta yang perlu anda baca. Mungkin ini sajak atau puisi cinta terindah sepanjang masa (hehehe). Silakan kunjungi dan baca dengan sepenuh perasaan. Semoga hanyut dalam rasa mendalam, dalam gelombang pasang sajak-sajak cinta yang penuh kerinduan. Puisi-puisi cinta. Ah puisi puisi cinta seakan tak lekang dalam perjalanan waktu.
Adakah Kau RasaAku MerinduApa Kabar SenjaBagaimana Dapat Kau RasaBagaimana Dapat Kugambarkan BahagiaCintakuDari Kerling HeningDi Ujung SetiaDinyalakan-NyaHalangi Langkah KakiJangan Jadi DuriJika Cinta HadirKau TahuKudekap EngkauKuingin KatakanKumpulan Puisi CintaKunthi HastoriniKutemu SenyummuKutulisLelaki BerpuisiLENGKUNG MIMPIMatamu Adalah Cahaya Purnama BulanMenapak Jejak di Jalan SetapakMenemu Negeri CahayaPada Keping Yang SamaPuisiPuisi BerduaPuisi CintaPuisi Cinta BerduaPuisi Cinta KitaPuisi Cinta RomantisPuisi Kunthi Hastorini

Sajak-sajak Untuk Hasan Aspahani

Mungkin Ada
:h.a

Mungkin ada yang mengendap. Di suatu malam. Saat rimis tiba. Menjengukmu. Saat engkau tertidur. Dan kata-kata itu tersusun. Dalam mimpimu. Tentang ia menjejakkan kakinya. Di tanah basah. Di halaman rumah.

Mungkin ada yang menjengukmu. Di dalam mimpi. Saat engkau coba menyusun kata-kata. Seperti malam itu. Engkau demikian merasa ada yang melintas di tengah rimis.

Mungkin ada yang menulis. Menyusun mimpi-mimpi. Di suatu malam. Setelah menjenguk ke dalam tidurmu.

Mungkin engkau pun menulis suatu ketika. Tentang jejak di tanah basah. Tentang Aku yang menjengukmu. Di dalam puisi itu.

Malang, Nopember 2003


Sebagai Kau Setiai Puisi
:h.a

Sebagai kau setiai kata-kata. Demikian penuh cinta. Kau coba menelusur kedalaman makna rahasia. Kegaiban puisi. Hantarkan bayang-bayang. Dari mimpimu. Pada saat entah. Mungkin rasa nyeri yang hendak kau bisikkan. Di setiap telinga. Atau berucap kepada dirimu sendiri. Demikian lirih. Demikian liris. Demikian samar. Serupa kabut tipis. Ant…

Sajak-sajak Kesedihan

HANYA ENGKAU. HANYA

Telah diserahterimakan. Seluruh nasib. Ke dalam genggaman. Biarlah segala menghambur. Menujumu. Sebagai serpih. Debu yang memburu. Menyeru ngilu. Demikian diri terlunta. Pada tatapmu.

Tak berdaya diri. Tak

Hanya engkau. Hanya. Menggelisahkan aku. Dengan sepenuh rahasia kehendak Dan aku? Terhisap ke dalam tubir. Gelegak. Lumpur api. Marahmu.

Tak berdaya diri. Tak.

Terlontar aku. Terjerembab. Dalam takut gundahku. Menatap wajahmu.

Malang, Nopember 2003


MASIHKAH TERSIMPAN AIRMATA

Masihkah tersisa airmata. Bagi kesedihanmu lain kali. Ataukah telah habis. Tinggal pias wajah dan niat bunuh diri. Yang telah coba kau lupakan. Yang telah coba kau singkirkan.

Telah ditelusur peta demi peta. Perjalanan menemu cinta. Berbekal airmata. Berbekal keluh kesah. Tak pernah kau temui juga. Dimana cinta. Dimana.

Masihkah tersisa airmata. Bagi kebahagiaanmu lain kali. Ataukah telah habis. Tinggal diri merutuki nasib sendiri. Sebagai habis harap. Dihisap rebak dada.

Telah dil…

(MUNGKIN) INILAH PUISI

(MUNGKIN) INILAH PUISI

Sebagai puisi
Kata tak sanggup merangkumnya

Malang, Nopember 2003


SURREALISME AIDAN

Bubur kata-kata. Gelegak. Bergumpal darah digugurkan dari rahim. Waktu berkelonengan. Jam leleh. Salvador. Di mana ditemukan perempuan yang mencinta. Engahmu. Tapi para ibu berlari ke utara. Kau lecutkan api. Menggeletar jerit. Mimpi senggama. Aspal jalanan. Nyawa yang dihembus ke langit. Lihat aku bertanduk. Serumu. Sebagai kepahitan yang tersengal. Telur-telur meretak. Lendir. Seperti bau apak. Sperma yang membasi. Kebisuan. Tapi mungkin juga pekikan. Seperti bayang kematian. Bacakan kembali manifesto. Bacakan kembali. Rengekmu. Kegelapan membelit. Akar-akar sejarah. Juntaian peristiwa. Membentur kaca. Serpihan tajam memburu matahari. Ambyar. Byar. Angslup. Terhisap dalam gelegak bubur kata-kata. Sirna. Cuma. Sia.

Malang, Nopember 2003



FRAGMEN POLLOCK

Jemari menari di udara. Warna-warna menghambur. Muncrat. Meleleh. Abstraksi. Guratan kegelisahan. Lukisan tercipta dari ke…

UPACARA EROS

:randu & rano

dan engkau menangis. karena cinta, katamu. mungkin eros, tepatnya. sebagai ledakan yang tak henti mengguncang dada. membuka segala rahasia semesta. dalam tarian: tawa dan luka.

dan engkau menangis. menelusur baris-baris yang dikekalkan. mungkin dongeng dari masa lalu, lelaki yang ingin mengabadikan riwayat gelombang lautan.

dan engkau menangis. dan kalian menangis. di detik yang senyap.

TAKWIL SAZANO

lalu kau kau berjalan mungkin berlari mungkin mengendap sambil menebar ribuan tanda mungkin serupa mimpi sebagai kebenaran pada terjemah yusuf dan ibrahim karena suatu ketika kau biarkan dirimu serupa kendi yang haus hendak akan air karena pengetahuan bemula dari mimpi mimpi yang dijelmakan mungkin dari dongeng sebelum tidur serupa bayang yang menghablur antara mitos dan nyata mungkin serupa setengah kekosongan mungkin serupa setengah keberadaan dan engkau merasakan diri adalah perempuan yang ingin meneguk embun dari bulan emas matahari intan permata dan belas kasih manusia tapi kau ingin menjadi pecinta berjalan mencari tuhannya dalam tubuh lelaki melintasi kata huruf yang berjejalan sebagai baris-baris yang dikekalkan pada sel-sel di lubuk jauh kesadaranmu yang utuh di palung terdalam rahasia waktu yang meleleh dan berhenti di titik diam. dirimu

PADA RAKAAT TERGESA MASIH KAU DENGAR RINDUKU?

kekasih masih kau dengar kupanggil namamu pada rakaat-rakaat tergesa?
karena dunia menyihirku dengan kesibukan. hingga tak kuliat seribu
bulan bercahaya benderang. di waktu takdirmu.

ampuni aku. bukan berarti aku tak merindu.


KEKASIH YANG KURINDU

kekasih bagaimana harus kuungkapkan geletar rindu ini menemu cintamu
seluruh sedang resah ini menggigilkanku karena sepertinya engkau
menatapku demikian beku ke dalam lubuk dadaku

o adakah yang lebih selain cintaku padamu kekasih

engkau demikian pencemburu, memburuku dengan tatap matamu ke segala
penjuru karena masih lalai diri

o mula akhir cinta jangan kau pergi dari hidupku biar kunyalakan
sepanjang waktu hingga di laut cahayamu cinta melarut bersatu: SATU.
o engkau segala tuju inilah daku!

inilah resahku! inilah gelisahku! sebagai tangis menyerumu penuh
rindu menanti dekapmu merengkuh redakan tangis perih lukaku

malang, nopember 2003




SAJAK YANG KESEPIAN

:ts pinang

sebagai sajak yang kesepian ditinggalkan pergi puisi aku tinggalkan
segala kenangan hingga kenangan menjadi sajak yang kesepian bukankah
puisi adalah mula sepi mungkin juga nyeri yang kita cari ujarmu
dengan sebilah kata yang ditusukan ke dalam jantung sunyi dan resah
yang tak henti walau telah didayungkan membelah arus laut gelombang
hingga dermaga hingga pelabuhan di mana cinta memanggilmu dimana
kekasih menyambutmu tapi kau ingat lelaki tua itu yang ringkih dan
penyakitan terus mengejek maut dan menolak daratan karena gelombang
lebih memberi gairah kehidupan walau yang ada hanya sajak yang
kesepian


Google+ Badge

Google+ Followers

Disukai Oleh:

Kata Kunci

Penyair75 Puisi Cinta61 Kumpulan puisi cinta59 Sajak Cinta53 Kumpulan Puisi Terbaik50 Puiai50 Kumpulan Puisi Nanang Suryadi25 Ruang Puisi25 Esai Sastra19 Artikel Sastra16 Cinta10 blog puisi10 Sajak anak8 kumpulan puisi religius8 Buku Kumpulan Puisi7 Buku Puisi7 Cerita7 Dongeng7 Rindu6 Video Baca Puisi6 buku6 puisi religi6 religius6 Cinta Tuhan5 Kritik Sosial5 blog5 indonesia5 puisi kenangan5 religi5 sosial5 antologi puisi cinta4 kenangan4 ketuhanan4 masyarakat4 puisi malam4 puisi sosial4 Kumpulan Sajak Cinta3 Puisi Cinta Kita3 kritik3 kumpulan puisi kenangan3 kumpulan puisi sunyi3 puisi kangen3 puisi kehidupan3 puisi kesepian3 puisi penantian3 puisi perjalanan cinta3 puisi rindu3 Blog Sastra2 Blog Sastra Indonesia2 alam2 budaya2 kepribadian2 keywords2 kumpulan puisi merindu2 pamflet2 politik2 psikologi2 puisi cinta romantis2 puisi perjalanan hidup2 puisi persahabatan2 puisi protes2 Bagus Sekali1 Belajar Menulis Puisi1 Bengkel Puisi1 Chairil Anwar1 Cinta anak1 Cinta istri1 Cointoh Puisi1 Contoh Puisi Bagus1 Diam1 Ebook Puisi1 Enak1 Hasan Aspahani1 Jakarta1 Kekasih1 Keluarga1 Keren1 Kota1 Kumpulan Puisi Untuk Sahabat1 Makanan1 Pasaridea1 Patah Hati1 Portal Sastra1 Portal Sastra Indonesia1 Puis Sahabat1 Puisi Bagus1 Puisi Chairil Anwar1 Puisi Contoh1 Puisi Dunia Malam1 Puisi Jakarta1 Puisi Konsumen1 Puisi Kota1 Puisi Lawas1 Puisi Sepi1 Puisi Sunyi Malam1 Puisi Terbaik1 Puisi Terkini1 Puisi Untuk Kekasih1 Puisi kontemporer1 Puisi mutakhir1 Puisi tentang cinta1 Sahabat Kota1 Sahabat Puisi1 Sajak Nanang Suryadi1 Sangat Bagus1 Sejuta Puisi1 Senja di pelabuhan kecil1 Sri Ajati1 Syair Cinta1 Syair Malam1 Terbaik1 Terhebat1 Yusri Fajar1 bangsa1 cybersastra1 doa keselamatan1 emosi1 galau1 generasi muda1 goenawan mohamad1 google plus1 harapan1 ingatan1 kahlil giran1 kesunyian1 kwatrin1 langit1 malam1 manusia1 negara1 orkestra ananda sukarlan1 pedih1 polemik1 puis1 puisi 20121 puisi 20131 puisi akhir tahun1 puisi baru dan lama1 puisi berisi cinta1 puisi berjudul cinta1 puisi bertema cinta1 puisi diam-diam1 puisi fisika1 puisi kematian1 puisi kimia1 puisi langit biru1 puisi matematika1 puisi negeri1 puisi pajak1 puisi pemberontakan1 puisi perjuangan1 puisi personifikasi1 puisi sains1 puisi science1 puisi sunyi1 puisi tahun baru1 puisi untuk sahabat baik1 reformasi1 reformasi 19981 romantis1 sahabat1 sajak kota pontianak1 sajak negeri1 sajak pajak1 sajak psikologi1 sajak tentang sajak1 sedih1 sejarah1 skizo1 sunyi1 surabaya1 tentang puisi1 ub1 wisata alam1
Show more
  • Sajak-sajak yang hendak dibaca lagi - Mari kita baca lagi sajak-sajak ini, dari penyaircyber Nanang Suryadi. Mari kita baca lagi: 1. AKU MENYAPAMU DI LINTASAN WAKTU 2. Aku Adalah Airmata...
    1 week ago
  • ハングナディム市 - あなたの街を訪問、距離の赤い土の土地は、丘の家の登場、私は都市がみ探る あなたの街で、朝はとても静かだった。朝は、太陽を待っている。それは朝の光にポップアップ表示されます。太陽の東。太陽 TIK TIK TIK重要で、あなたの街で亜鉛を滴下このストライド、内気な雨を、雨 雨が鈍化する、いつも誘う雨は空のまま...
    6 years ago
  • Um den Leser von Lyrik - Ich möchte euch mit Worten, die nicht so leicht vergessen werden begrüßen, sind die Worte von den Fingern der Zeit zur Ewigkeit gesammelt Ich lehnte mich g...
    6 years ago
  • En cuanto a la oscuridad la lluvia - Me siento aquí. mirando el crepúsculo lluvioso. no se. sólo el viento y el deslizamientoresidual en la penumbra light.you dónde? como una pluma, quiero esc...
    6 years ago
  • La ville de Hang Nadim - visiter votre ville, le terrain de terre rouge au loin, la colline apparut la maison, essayezIexplore la ville dans votre ville, la matinée a été très calm...
    6 years ago