Posts

Showing posts from March, 2011

Silakan Pesan Buku Puisiku BIAR

kata menjelma nada

Yang Ingin Mencipta

Sepeda Beroda Empat

ada bintang yang jauh

Jemari Menari

Seperti Keriangan Kanak

ADA YANG INGIN MELUPAKAN MEI YANG GADUH

kami menanam pohon cinta

Sang Pemberontak

sepenuh diam

Surabaya Pagi Hari

Dalam Diam

Langit Yang Biru

Memandang Foto Keluarga Rafael

hanya doa keikhlasan menghantarmu

Wahai Engkau Yang Merindu

JIKA SAJAK KENA PAJAK

JIKA ENGKAU | Puisi Cinta

APAKABAR JAKARTA, BEMZQ? | Puisi tentang Kota

MENEMU AGNASKY | Puisi untuk Sahabat

Memburu Cahaya | Syair Malam

YANG SENDIRI, DAN SELALU MERINDU, MUNGKIN DIRIMU

Menyapa Jakarta Senja

Surabaya Hujan Hingga Larut Malam

Surabaya, Di Atas Loteng Tiang Tanpa Bendera

Aku Menunggumu Membakar Malam

aku mengetuk-ngetuk kepalaku sendiri: tuk.tuk.tuk. ada orang di situ?

CINTA YANG TAK PERNAH PUTUS ASA

puisi selalu cemburu pada hidup yang nyaman

Dentang Kenang, Tatap yang Ratap

MENERA WARNA DARAH

SERUPA DAUN DI DAHAN YANG LETIH

UNTUK PARA PENGGALAU DI LINTASAN WAKTU

AKU MENYAPAMU DI LINTASAN WAKTU

Ada yang merintih, Mungkin Hujan

Engkau adalah Kesabaran Tak Terbantah

ADA YANG

KEPADA PENYAIR, PEJALAN MALAM

KUPU-KUPU DAN BUNGA

DI SAAT SENJA AKU DIMABUK KATA

Aku Tulis Syair Malam

Tangis

Merunduklah Sebenar Merunduk

Cinta yang Menaklukkan Segala Aniaya!

Ada

Sunyi Sebenar Sunyi Meliputinya

jangan menari zarathustra, jika kau tak tahan pedihnya

setiap senja aku ingin menulis puisi

Kata-kata Menari Sendiri, Penyair Ternganga Saja. Biar!

Yang Merambat dari Bicara

Ada Orang Mati, Malna

Wahai Maha Cinta, Aku Bertanya

Pada Sajak Kutahu

Aku Tahu Engkau Demikian Pencemburu

aku ingin menulis puisi yang paling bahagia, agar engkau tertawa, tak terus berduka

Di Penghujung Tahun