<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4049543</id><updated>2012-01-12T17:03:50.131+07:00</updated><category term='Patah Hati'/><category term='syair sufi'/><category term='skizo'/><category term='Senja di pelabuhan kecil'/><category term='sajak kota pontianak'/><category term='puisi negeri'/><category term='kumpulan puisi kenangan'/><category term='Sajak anak'/><category term='Nanang Suryadi'/><category term='psikologi'/><category term='kumpulan puisi sunyi'/><category term='sajak'/><category term='persahabatan'/><category term='puisi perjalanan hidup'/><category term='potret politik'/><category term='Cinta'/><category term='budaya'/><category term='Rindu'/><category term='sosial'/><category term='Chairil Anwar'/><category term='puisi renungan'/><category term='Puisi Chairil Anwar'/><category term='politik'/><category term='puisi rindu'/><category term='protes sosial'/><category term='kahlil giran'/><category term='sajak negeri'/><category term='puisi kesepian'/><category term='masyarakat'/><category term='manusia'/><category term='Keluarga'/><category term='kepribadian'/><category term='puisi kangen'/><category term='Cinta Tuhan'/><category term='ingatan'/><category term='puisi kenangan'/><category term='Enak'/><category term='puisi kematian'/><category term='Cerita'/><category term='puisi sosial'/><category term='sahabat'/><category term='puisi 2012'/><category term='puisi perjalanan cinta'/><category term='sejarah'/><category term='puisi protes'/><category term='generasi muda'/><category term='sajak sahabat'/><category term='puis'/><category term='Puisi Cinta'/><category term='reformasi 1998'/><category term='harapan'/><category term='pamflet'/><category term='Cinta istri'/><category term='puisi'/><category term='Cinta anak'/><category term='Kumpulan puisi cinta'/><category term='sunyi'/><category term='kritik'/><category term='puisi perjuangan'/><category term='galau'/><category term='puisi persahabatan'/><category term='blog'/><category term='Dongeng'/><category term='sajak sufi'/><category term='kenangan'/><category term='emosi'/><category term='puisi cinta romantis'/><category term='Sri Ajati'/><category term='puisi penantian'/><category term='buku'/><category term='puisi sufi'/><category term='motivasi diri'/><category term='puisi religi'/><category term='sajak psikologi'/><category term='Makanan'/><category term='puisi sunyi'/><category term='Kritik Sosial'/><category term='Sajak Cinta'/><category term='kesunyian'/><category term='indonesia'/><category term='reformasi'/><category term='kumpulan puisi'/><category term='puisi kehidupan'/><category term='Kekasih'/><title type='text'>Ruang Puisi Ruang Hati Ruang Sunyi</title><subtitle type='html'>Mungkin ingin kau temukan diriku di sini, dalam catatan ini. Sebagai orang sunyi menelusuri lorong-lorong  yang mengabstraksi di ambang sadar dan mimpi diri sendiri. Mungkin hanya ilusi. Yang kutulis di sini</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://nanangsuryadi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4049543/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nanangsuryadi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4049543/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Nanang Suryadi</name><uri>https://profiles.google.com/117284894423427871851</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh6.googleusercontent.com/-3HBlhcZYvJk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAGI/FJNOM-DIEKE/s512-c/photo.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>565</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4049543.post-2291216866733394312</id><published>2012-01-12T17:03:00.001+07:00</published><updated>2012-01-12T17:03:50.178+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nanang Suryadi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>Sajak-sajak Terbaru</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;Sajak-Sajak Nanang Suryadi 2011&lt;br /&gt;KUCARI ENGKAU, TAPI KATAMU KAU CARI DULU DIRIMU SENDIRI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kota demi kota menyimpan jejak kakiku, kenangan demi kenangan menera peta dalam sajakku, tapi dimana diriku sendiri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari ceruk ke ceruk, dari palung ke palung, kucaricari rahasia diri, dimana sembunyi jawab atas tanya, o dimana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di tanur tanur rindu cintaku ditempa, hingga muai oleh api cemburu, hingga murni, cintaku padamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berkali-kali aku gawal dalam uji, berkali-kali kau ampuni, karena cintamu kutahu, karena cintamu. memberi arti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di puncak malam ada yang tugur, menunggu sunyi gugur, sebagai airmata yang bercahaya, melarutkan kesah ke lautan maha Cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DENGAN SAJAK &amp;nbsp;KUKABARKAN PUISI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sajak adalah mata kanak kanak yang bening tak berdosa, temukan rahasia di balik teka teki waktu, sebuah kehendak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau tak dapat berbohong dengan sajak, karena sesungguhnya hatimu telah menera jejak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kabar demikian samar, sajak mengajakmu untuk menebak, teka teki kehendak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puisi telah memenuhi ruang kepalaku, riwayat riwayat yang minta dicatat, keindahan yang minta dikabarkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hati kembali ke hati, dari cinta kembali ke cinta, demikian puisi akan kembali kepada puisi, di dalam diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah menginginkan rumah yang nyaman, demikian pula puisi, ingin layak diletak di rumah sajak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KAU MERASA MENJADI SESUATU YANG TAK KAU PAHAMI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;serupa gerimis, puisi menyimpan tangismu diamdiam, turun perlahan, di malam yang tak pernah kau akui mencintai sepinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebuah sajak kau nyalakan di malam yang demikian rapuh, serapuh dadamu yang tak mampu menahan tangis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kau merasa menjadi malam yang tak pernah dicintai, selain dikutuk mercusuar yang sepi, laut yang gaduh dan perahu yang kehilangan arah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;engkau merasa menjadi perahu kecil yang terombang ambing di laut badai di kerdip pasi cahaya mercusuar yang sepi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;engkau merasa menjadi badai di laut yang gaduh memecah di pantai yang jauh menghempashempas tak henti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kau merasa menjadi mercusuar di laut badai, kerdip demikian sepi, di dalam deru, demikian pasi cahaya, demikian sepi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jogja, 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HURUF-HURUF MENGGELETAR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;langit yang lengang, udara panas, tapi aku menggigil dalam sajakku sendiri. huruf-huruf meminta dituliskan dalam darah. dalam derita airmata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;huruf-huruf menggeletar menggelepar memburu jawabku: “cintamu palsu, nafsu birahi melulu! apakah kau dengar jerit pilu di lapangan eksekusi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“masihkah engkau ingin menulis sajak cinta, saat keadilan teraniaya?” demikian sebuah suara. dan aku tergagap gila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya, kita terlalu banyak berbicara, memperdebatkan yang hanya bisa dirasakan, di dalam dada kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada apa di luar sana, masihkah cinta diperdebatkan, udara tropis yang panas tapi aku gigil mengeja cinta yang berteka-teki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku bayangkan ada serpihan-serpihan salju meluncur dari langit yang lengang, langit abu-abu, di saat gigil memandang jendela&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MALAM MENYIMPAN AIRMATA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam menyimpan airmata, dan mengembunkannya di pelupuk mata, matamu. serupa sajak, yang menerima kesah, tanpa menggerutu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam telah menegaskan kelamnya, kita menggambarnya dengan cahaya, lampu lampu berkedipan, berpendar di kejauhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;peluk aku, sebelum waktu berlalu beku, sebelum padam segala damba. peluk aku!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita menuai ingatan ingatan, yang berlepasan, semacam rasa bahagia yang diputar kembali, dalam benak yang menyimpan senyuman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada suara bergema dari masa lalu, denting piano, getar senar gitar, sajak-sajak yang menyimpan pedih, sejarah airmata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada yang mengulang ulang kabar, mengeja airmata, karena cuma itu yang tersisa, mengingat jejak yang kian pudar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apa yang terlukis, mungkin gelisah waktu, detak jam dalam jantungmu, menyerunyeru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita mengeja isyarat tanda, jejak pada sajak, mimpi di dalam puisi, wajahmu wajahku pulalah tercermin di sana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada gigil udara kita mengeja isyarat semesta, yang mengada dan meniada, hanya satu adanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada Tuan Sapardi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanak kanak yang melipat kertas itu, kini menemuimu tuan, mencari perahunya yang terdampar di bukit, mimpimu saat itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hujan yang turun di bulan itu tuan, kabarkan pohon tak lagi tabah, menunggu kemarau yang tak menepati janjinya sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanak yang membayangkan rumahmu, melukis dengan cat air: tiang listrik yang marah pada angin, “Jangan ganggu mimpi anak itu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapakah kanak kanak yang membayangkan hidup demikian keras, mungkin engkau yang menggambar demikian tergesa, di dalam mimpimu malam ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sungguh darimu cinta berasal, kepadamu cinta akan kembali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku terima cintamu seikhlas hatiku, sungguh engkau maha pendengar segala keluh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;segala adalah milikmu, segala adalah cintamu, aku berada di dalam rengkuhmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika rinduku adalah rindu yang dusta, jika cintaku adalah cinta yang dusta, tapi mengapa debar di jantungku selalu menyebut namamu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika mencintaimu adalah ujian, beri aku kesempatan lulus mencintaimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika hatiku terus bergalau, adalah ruhmu dalam diriku yang terus menyeru, merindurindu cintamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sungguh aku teramat lelah, beri diri ketulusan berserah, di dalam pelukmu aku istirah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cintaku teramat rumit, menerjemah cintamu yang sederhana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akulah debu, dan engkau keluasan tak terhingga, aku debu yang tak sanggup menerka rahasia cintamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berulangkali aku meruntuh, tapi cintamu tetap utuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku galau yang meriuh, dan engkau keheningan yang menerima segala aduh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;suara suara yang diterbangkan angin, menggema di relung-relung, suara suara yang memanggilimu, rindu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;doa-doa yang memenuhi langit bumi, entah berbisik entah memekik, ingin menyibak tabir rahasia: cintamu utuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wahai, para perindu berbondong-bondong memburu cahaya, dengan sepenuh harap, kau catat: rindu yang bercahaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena cinta bersedih jika tanpa balas, maka jangan kau pupus harap perjumpaan denganmu. hidupku fana, tapi cintamu kekal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan tolak rindu cintaku, karena tanpa cintamu hidupku akan hampa, tak berarti apa-apa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku tak akan menyeka airmata tangisku, karena telah menjadi saksi cintamu memang pantas dirindu selalu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku menulismu dengan huruf besar atau huruf kecil, aku tahu kau tahu seberapa besar rinduku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku telah luluh, merindumu seluruh, sebagai daun yang luruh tulus mencium bumimu menerima isyarat cintamu penuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku dan engkau, perindu dan yang dirindu, saling merindu untuk bertemu, walau tiada jarak cintaku cintamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika mata lahirku tak mampu memandang cintamu, mata batinku silau oleh cahaya cintamu. tersungkur aku, gemetar dalam sujudku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;duhai, jika puisiku adalah kebohongan, maka telah tersesat aku di lembah kata-kata, mencarimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku peminta-minta, mengemis cintamu senantiasa, dan engkau maha kaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika aku selalu saja lupa dan melupakan dalam khilaf alpa, maka sungguh engkau tak pernah lupa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sajak sajak berlepasan berhamburan ingin bicara padamu, duhai awal mula kata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalimat kalimat berlepasan berhamburan ingin bicara padamu, wahai awal mula kata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kata-kata berlepasan berhamburan ingin bicara padamu, wahai asal mula kata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;huruf-huruf berlepasan berhamburan, ingin bicara padamu, wahai engkau mula segala mula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan kesenyapan menyapa, senyap yang melebur segala gaduh ramai dalam diri, hanya airmata duhai kekasih yang dirindu cintanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sayapsayap cahaya menerang langit cintamu, membuka fajar, harap bertumbuhan sebagai tunas yang menyapa semesta penuh bahagia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sungguh darimu cinta berasal, kepadamu cinta akan kembali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita adalah jiwa yang saling menyempurnakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita adalah jiwa yang saling menyempurnakan. Aku separuh jiwamu. Kau separuh jiwaku. Kita adalah jiwa yang utuh. Setubuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita belajar untuk tabah, pada mata kanak yang menatap kita penuh harap: cinta yang tulus, setulus mata itu, bercahaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita lewati peristiwa demi peristiwa, peta nasib yang digambari langkah kaki: cinta yang tabah dan sabar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sandarkan angan dan ingin tidak pada angin, dengan jejemari kita susun bata demi bata kebahagiaan, di rumah cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita berdekapan, cintaku dan cintamu menyatu di dalam cinta-Nya yang satu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 27 Agustus 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Tiba-Tiba Aku Teringat Malna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tiba-tiba aku teringat malna. apa kabar malna? aku menggali kedalaman airmata dan menemukan orang-orang menangis: dimana diri sendiri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hidup berputar dari huruf ke huruf, sesempit ruang tamu, ruang tidur dan kamar mandi. apakah kamu sudah mandi? memadamkan kepala dan bantal yang berasap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku telah bertemu acep syahril, dia bilang malna ingin menulis di luar puisi. jangan menangis, seperti puisi yang tak bersedih. memang udara memar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bermainlah dengan jilan. batu-batu akan pindah ke halaman. sapi-sapi tak akan lagi melenguh mengeluhkan paru-paru penuh batu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nomer telponmu hilang. hapeku rusak terbanting. aku tak bisa kirim sms ucapkan selamat lebaran. bulan ditebak di langit hitam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apa yang kau lihat di malam lebaran malna? apakah seperti sitor melihat bulan di atas kuburan. serupa tanda. puisi yang meremang. isyarat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ah bulan, bulan yang samakah tertusuk ilalang? mungkin kau ingat garin dan zawawi. atau sapardi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di restoran itu, aku lihat kau kenakan kalung pemberian teman. bukan ole-ole buat si pacar. ah, chairil dia menyimpan bulan memancar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apa kabar malna? aku menulis puisi dari ingatan sejarah yang melepuh. migrasi bahasa 140 karakter. ada &amp;nbsp;tardji yang kerap kusapa di sini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apa kabar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 8-9-2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sajak Yang Bersyukur dan Merdeka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sajakku pagi ini adalah sajak yang tak henti berucap terima kasih, rasa syukur tak terhingga, sebuah doa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita menunggu secercah fajar, harap yang lahir senantiasa, di penghujung malam, kita berdoa: bahagia untuk semua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita terus berdoa, berterima kasih, karena kita tetap manusia, yang punya harap dan cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah gema, dalam dada, ucapkan cinta, kepada kehidupan, o manusia merdeka!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 17 Agustus 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huruf yang Letih dan Kesunyian Penyair&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menatap huruf huruf yang letih,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;biarlah tertidur dalam istirah,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;biar lelah lebur dalam sunyi yang mendalam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;para penyair berumah di dalam puisi,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berdiam dalam sunyi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di dalam sunyi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;penyair membaca makna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rahasia diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di dalam sunyi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;penyair menghikmati cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menghidmati rindu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keabadian dan kebenaran sejati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 16 Agustus 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di sunyi itu ada yang memintamu membaca&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam kuyup dengan cahaya bulan, dan gundah ini? kuyup dengan cahaya matamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apa yang digelisahkan dari ketiadaan? tiada. hanya kesunyian tak berbatas tepi. sepi. teramat sepi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di sunyi itu. ada yang memintamu membaca. bacalah! bacalah! dan engkau akan mengerti: Diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 16 Agustus 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Pagi Hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabut menyapa jalan-jalan. Kabut masih menunggu cahaya, yang akan menjemput. Bersama senyum matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di gigil udara, puisi mendaras embun ingatan, hingga cahaya menghangatkannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan di puncak bukit. Perlahan sembunyi. Ucapkan selamat pagi kepada matahari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan-jalan masih menyisakan cahaya lampu, yang tak tertidur sepanjang malam. Selamat pagi. Tidurlah segera, kata matahari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 15 Agustus 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencintaimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;: kunthi hastorini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hikmati hidup ini,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dengan mencintaimu setulus hati,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ungkapan syukur tiada henti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hikmati hidup ini,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sepenuh khidmat, usia demi usia semoga tak tersia,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mencinta karena Maha Cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena mencintaimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;adalah ibadah hidupku,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mensyukuri sebuah karunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam Cinta, kita berdoa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 7 Juli 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKULAH BURUNG YANG MENYAPA SETIAP PAGI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sayapku terlalu mungil untuk mengepak jauh ke langit rahasiamu. hening yang asing. sunyi yang tak terkira&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kicauku terlalu parau terlalu sengau kabarkan cinta yang remah di tangan manusia yang saling curiga. aku mematuki rahasia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;paruhku yang kecil mengetuk dinding sunyimu. rahasia kehendak. garis takdir. Cintamu yang abadi, kueja berulangkali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku hinggap dari ranting ke ranting, menerjemah gugur daun, menerjemah geliat ulat di paruhku, menerjemah embun dicium cahaya matahari di pagi hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kau dengar kicau syairku, di halaman rumah, di pohon yang ranggas oleh kemarau, kicauku yang manis terdengar, adalah tangis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sayapku terlalu letih membentur badai tanyaku sendiri, bumi yang nelangsa, dunia yang membuatku mabuk tak berdaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 26 Juli 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akulah Air&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akulah air yang mengalir dari hulu ke hilir. Mungkinkah airmatamu? Membawa remah sampah luka manusia hingga ke muara, hingga ke lautan penampung segala kesah segala susah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akulah air, akulah air, mengucur dari langit kenangan. Kenangmu pada airmata. Kenangmu pada cinta. Surga yang cahaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akulah air yang menyangga perahu perahu pengelana, dari gemericik kecil menjelma sungai sungai membelah kotamu membawa pesan gunung kepada lautan membawa pesan mata air ke gelombang lautan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akulah air membawa saripati pegunungan, melarutkan garam kehidupan. Bagimu. Bagimu. Kupersembahkan cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akulah air. Akulah air mengalir dalam tubuhmu. Mengalir dari matamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai cinta mengalir. Sebagai rindu mengalir ke muara cintanya. Akulah air. Airmatamu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Palembang, 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melintasi Malam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada buku berdebu, kau ingin membekukan waktu. karena secuplik ingatan, detik yang ingin terus tersimpan. serupa sajak, menyimpan jejak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;demikian liris, demikian lirih, bisik angin pada angan. serupa rimis, menyapa miris, menitik di puncak detak. jam menggigil di dentangnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam kian menebal. cinta membuatnya kian bebal. dan rindu yang banal. ah, kenangan yang bengal! semakin tak kau kenal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MUSI MALAM HARI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan mengambang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di langit lengang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jembatan ampera menyala di kejauhan&lt;br /&gt;menyeberangkan angan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di musi yang mengalir tenang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Palembang, 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SENJA DI LANGIT LOSARI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Senja itu menyemburat di langit. Losari yang mulai menyalakan lampu lampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senja di langit losari. Ucapkan salam pada pantai. Ucapkan salam pada tiang tiang pancang. Senja. Senja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makassar, Juli 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Losari Siang Hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantai Losari bermandi cahaya matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biru laut. Laut biru. Kapal dan perahu melaju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari yang cerah. Langit yang biru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersenyum padamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makassar, Juli 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SERUPA KABUT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;serupa kabut, rahasia demi rahasia, menutupi mata, siapa hendak menerka isyarat dingin menusuk sumsum tulang. o petualang sibaklah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jam-jam mendetikkan jarumnya menusuk ke dada waktu. aku terhuyung bertiktak tak henti. menuju puncak. menuju puncak. ah, letihnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalimatku telah demikian parau. membahasakan suara-suara bergalau. ini gebalau tak tentu. gebalau kacau menyamarkan pandangku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;suara berdengung. mendengung. mikropon rusak. spiker sengau. penjual obat dan kursi bersitegang di balik pintu menandak mabuk di atas meja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;serupa kabut. mengacau pandangku. menebal tebal di perjalanan waktu. o engkau sibakkan dengan cahaya. cahaya yang menerobos kebekuan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 12 Juli 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RINDU YANG NYERI!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;telah kutapaki usia tahun demi tahun kepedihan mengingat dan melupakan, kehilangan dan menemukan cintamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di dinding jam berdetik, di dada jantung berdetak, membayang waktu yang fana, hidup yang sementara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di hunus tajam runcing pedang cintaMu aku menyerah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tikamlah lagi hingga ke lubuk rahasia cintaMu hingga pecah karena diriku hanya menunggu waktu menatap wajahMu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin perlahan aku membunuh diri sendiri. pelan pelan kan sampai padamu. Rindu yang nyeri!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada akhirnya aku akan mati. dan segala degup akan berhenti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 11 Juli 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Usia Tiga Puluh Delapan Tahun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku mengucapkan terima kasih, atas segala kasih yang kuterima, cinta yang selalu menyala di dalam dada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku pungut tangis dari matamu, kita yang berbeda, menemu yang sama dalam airmata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 8 Juli 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serupa Jarum Yang Menghujan&lt;br /&gt;serupa jarum menghujan suatu ketika, kenangan meluncur tak habis-habis dari langit masa lalu, ingatan tak henti memutar bayang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jarum-jarum yang meluncur menancap di kepala, bayang memutar, ingatan seperti sekeping cakram yang memutar film berganti ganti: tawa tangis sedih gembira&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menari di dalam ingatan yang berputar dalam kepala, dan kenangan merajam menghujani dengan jarum-jarum ke dalam benak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ingatan tetap menghujanimu dengan jarum-jarum. kenangan o kenangan menghujan hujan. dan engkau menari dengan pedihnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;o kenang yang menghujan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 31 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serupa Pohon&lt;br /&gt;serupa pohon, tak inginkah hidupmu mengakar? serupa pohon tak inginkah riwayatmu berbuah lezat. dan kami semua berterima kasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin ingin kau rencanakan riwayat khianat, tapi kami akan segera tahu. jika kamipun tertipu, tapi kau pun tahu Tuhan tak pernah akan tertipu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jadilah pohon yang baik, riwayat yang tak henti dikenang doa-doa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 31 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PRANG!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;benderang terang siang yang garang. adakah yang sedang membayang kenang? hingga angan menjalang menyalang ingin menerjang terjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;melayanglah melayang angan menerbang terbang ke awan tinggi ke langit harap menjulang julang hingga menyeberang gegap mengerang hilang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;serupa cenayang melihat bayang membayang bayang di cermin yang timbul hilang berseru seru: o sayang o sayang tak kau pandang diriku meriang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak usahlah berang serupa berang-berang mengamuk menabuh genderang menarik temberang layar kapal perang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 31 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau Bangun Dinding&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;:bagi para penguasa yang menjauh dari rakyat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan jarak sanggupkah engkau mengukurnya, dinding yang dibangun terlalu tebal untuk bisa menjangkau hati yang menyimpan cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan batas sanggupkah engkau melintasinya, karena bara api menyala, mendidihkan isi kepala&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada yang mengaduh, aduhnya sampai ke bulan. ada yang memendam pedih, mendungnya menutup cahaya matahari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 30 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam yang ditikam Sepi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam rebah, takluk pada sunyi. diam yang tabah, menakluk bunyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam ditikam sepi tikamannya sampai ke lubuk hati puisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku berdiam pada semesta tanda, terjemahkan isyarat dari kedalaman jiwa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 30 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karang Yang Mengeluh Rapuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gelombang menghantam-hantam karang yang merapuhrapuh duh kenapa hanya keluh? sepercik keluh menggelombang kian kemari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika engkau adalah menara mercu suar, mengapa lampumu padam, tak kau tunjukkan arah para pelaut? hingga kapal-kapal akan karam di karang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak perlu airmata itu, jika untuk dirimu sendiri! setiap kali kami bertarung dengan gelombang hidup, apakah engkau peduli?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kami gusar dengan kesulitan hidup, engkau gusar dengan bayanganmu sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kami harus megap-megap di lautan lumpur, lautan kemiskinan engkau dimana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;baiklah, tak ada yang perlu ditanyakan lagi. kami tahu, dan berbelas kasihan kepada orang yang mengasihani diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 30 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menatap Cermin Diri Dinihari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apakah aku ada? aku bayang bayang jika cahaya ada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang sunyi. yang sunyi. menatap cermin diri. di tepi dini hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ingin diam, karena hati dan otakku cerewet sekali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku menadah embun, langit luas tak terkira heningnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dinihari menunggu matahari menjemput embun di pagi hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;segala akan tiada, segala akan kembali ke asal mula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 30 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada Para Pembaca Puisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ingin menyapamu dengan kata-kata yang tak mudah dilupakan, kata-kata yang dipungut dari jemari waktu yang ingin kekal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku bersandar di dinding angin. angan yang melepuh di terik matahari. hidup sukar dimengerti, pun cinta yang bertekateki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika di dalam dadamu ada sumber mata air, mengapa tatap mata mendidih oleh marah? serupa bumi yang resah, ingin muntah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berlabuhlah angan, di pelabuhan mimpi, berlabuhlah di dermaga yang menunggu. pelaut yang lelah menerjang badai, istirahlah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 23 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Larut Malam, Mengapa Kuingat Neruda Menulis Sajak Kesedihan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;detak jam, detak jantung, berganti ganti, di puncak malam, hening adalah jeda, detak demi detak, membuatmu terus terjaga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengapa tak kau tulis saja sajak tersedih, hingga tak tersisa lagi airmata dari kata, hingga sempurna pedihnya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam telah larut, telah larut jugakah segala kenang? ke dalam mimpi, ke dalam mimpimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di dalam mimpi, ada yang melayar, layar yang berkibar kibar, mengabar kabar, menahan debar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selamat malam, huruf huruf memburu langit, temaram yang demikian lapang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi mungkin bukan dirimu yang menorehkan kata luka, di langit malam. karena heningnya demikian bersahaja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jam jam tak lagi mengaduh, detaknya bertingkah dengan degup, semacam gugup? cahaya yang meredup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pernahkah engkau berdoa. dan detak jam mengaminkan tetes airmatamu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rasakan keheningan itu, rasakan malam yang memberat di pelupuk mata, memberat dengan ingatan ingatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam, seribu bayang bayang, malam, semayam kenang, malam, selamat malam. dan bayang dan bayang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 23-24 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;angan membakar, jiwamu sepi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ah, jiwa yang hampa, melayang di langit mimpi, angan membakar, jiwamu sepi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sesayap patah, sesayap mengepak lelah, di mana tuju kiranya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apakah ini senja penghabisan? petualang tak ingin segera pulang. sebelum sampai pada airmata!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;para petualang menapak di awan di awang-awang menari-nari di gelombang garang. sambil berteriak: mana mautku! mana cintaku!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mereka telah belajar memanah matahari. yang teriknya demikian pongah. mereka telah berburu ajalnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ujar mereka: dapatkah kau bedakan laut atau langit? karena di birunya aku tangkap paus yang terbang. karena di birunya burung berenang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ah, engkau yang tak tahu arah, berburu ke lembah-lembah, membawa lembing panah kata, bertualang dari mimpi ke mimpi, dari ilusi ke alusi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kau tahu, hanya sepi dan sepi yang dapat dijangkau! &amp;nbsp;seperti dalam racau yang tak habis, dalam galau yang tak selesai. sepi. cuma. sepi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sepi yang kemarau. sepi yang penghujan. sepi yang bermusim-musim. sepi yang menjalar gatal di seluruh tubuh. selalu ingin digaruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sepi yang mengamuk: mengutuk kutuk!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ah, jiwa yang hampa, melayang di langit mimpi, angan membakar, jiwamu sepi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 23 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hidup memang telah terlalu rumit, dan aku ingin yang sederhana saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hidup memang telah terlalu rumit, dan aku ingin yang sederhana saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak ada yang perlu kita khawatirkan, sejauh jalan terbentang, kita selalu bersama, menempuh leliku hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemana kita akan pergi? harap adalah kaki cakrawala yang selalu menjauh,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak ada yang perlu kita khawatirkan, biarkan dunia berdusta, cinta kita tetap jujur adanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kau tahu, di dalam puisi tak ada yang bisa sembunyi, karena kata selalu membuka rahasia hati kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita berada pada jeda demi jeda, perhentian demi perhentian, hidup hanya seteguk teh, kita akan pergi lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jiwa kita jiwa yang merdeka, jiwa yang merdeka menentukan jalannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;namun ke dalam cinta-Nya kita akan kembali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 19 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada gempa di kepalaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada gempa di kepalaku. ada gempa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gempa menggoyang goyang isi kepalaku. pengetahuan muntah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada yang bergoyang dalam kepalaku. perahu oleng&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dimana banjir itu? pengetahuan yang meledak di angkasa sepi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;serupa gelembung yang ditiup. meledak di langit yang hitam. tak ada suara. kau dengar? ada gempa di kepalaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bidiklah setepat mungkin: bulan bundar kuning keemasan. di langit yang hitam. bikin terangnya semakin benderang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi kepalaku bergoyang. gempa menggoyang-goyang kepalaku. kakiku lunglai. goyah lemah. tak bisa membidik rembulan. tak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku merangkak. di puing-puing ilmu pengetahuan. big bang pertama. big bang kedua, big bang ketiga. aku meledak!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rasakan sunyi. raskan sunyi tak terhingga. demikian sunyi. hingga ada kata. kata yang membuat ramai semesta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;demikianlah. segala yang sunyi akan kembali ke sunyi tak terhingga. tak terpeta di sunyi mana pun juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;demikian sunyi. di dalam kepalaku ada gempa. tak kau dengarkah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 18 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih Kau Ingat Mei 13 Tahun Lalu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;di bulan mei, masihkah kau ingat cinta yang terbakar di kerusuhan itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hanya cinta yang dapat menumbangkan tirani! karena kebenaran dan hati nurani, cinta bermula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya, hanya yang ingin melupakan cinta, tega aniaya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 12 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;demi waktu. demikian waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di keluasan semesta, kita hanya debu, setitik di detik yang fana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pernahkah kau bayangkan, kita ada di dalam setitik embun yang jatuh dari daun itu. menunggu sirna dicium cahaya matahari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di detik itu mungkin ada detak yang ingin kau rasakan, semacam ingatan dari masa lalu, sebelum waktu menaklukkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di lubang hitam waktu berhenti, dan kita abadi, ketiadaan yang abadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;demi waktu. demikian waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 11 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Insomnia: Ada yang berloncatan di dalam kepala&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dapatkah kau bedakan suara jangkrik dan ular di malam hari?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam tak benar benar senyap, kucing mengeong berkelahi di atap rumah tetangga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di dalam kepalaku ada penyair membaca puisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tidurlah! kata penyair membacakan puisinya di dalam kepalaku yang semakin berat, menahan pusing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan bermain perkusi dalam kepalaku!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;haha. malah peta peta digambar, peta nasib, geografi diri, anatomi pengetahuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam yang melantur melentur melenting di lampu yang redup membentur bentur mimpi yang tak mau tidur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku enggan menyapamu! suara suara bercakapan sendiri, menjawab, bertanya, menjawab, hahahihi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yup! mulai. gergaji menggergaji hutan hutan tumbang dalam kepalaku. palu palu berdentangan memukul paku paku. sabit memotong langit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan genit ah! kata kata bersolek untuk apa? dipulas poles tak habis, akan secantik semolek apa? Kata!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam malam begini, dapatkah kata mencipta nasi goreng atau mie instan rebus, spesial pakai telor? sia sia permintaan kala sepi begini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hei, gergaji tidurlah! palu tidurlah! sabit tidurlah! jangan terus bekerja di malam hari. tidur, di dalam kotak perkakas dalam kepalaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak ada yang peduli. tak ada. semua bermain-main seenaknya dalam kepalaku. mereka bilang: BIAR!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DONGENG PENYAIR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;; arthur rimbaud&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mendongenglah tentang penyairmu itu, yang berlari di tengah hutan belajar menulis puisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seorang penyair, masih belasan tahun umurnya, usia birahi pada kata kata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dia terus berlari berkilometer jauhnya menembus hutan, hanya untuk sebuah kata yang ingin ditulisnya, birahi cintanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dia memungut kata dari luka, onak duri menusuki tubuhnya, dia terus berlari, menembus kabut di pagi dan senjahari, hutan yang gelap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;satu kata dua kata tiga kata seribu kata sejuta telah terkumpul dalam kitab di kepalanya. kata kata berpesta pora&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kau tahu, penyair itu akhirnya pergi, dari hutan kata kata, karena katanya: itu hanya permainan kanak, usia remaja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ia tak lagi peduli pada kata. tak peduli namanya disanjung dipuja, penyair penemu kata. dia berkelana, menjadi pedagang budak saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sesekali ikut berperang, membawa senjata api, membawa sangkur belati. dan mati. sekian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 11 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku adalah cahaya, di dalam mimpimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kumasuki negeri-negeri asing, di mana entah, mungkin dalam kepala yang menyimpan dongeng,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita adalah para pendongeng, yang menyimpan ingatan, sekecil apapun peristiwa,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terkalah dimana akan berakhir cerita, terkalah, hingga dipahami segala, mungkin mimpimu menjelma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ingin mendongeng untukmu, dongeng yang entah, dongeng yang tak pernah ada, hingga kau takjub&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin tentang engkau yang menelusur jalan ke cakrawala, membusurkan harap ke bintang-bintang yang jauh,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ingin dongeng yang selalu berbahagia, mungkin bunga-bunga mekar, atau cuaca yang selalu cerah ceria, katamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mari, aku dongengkan tentang malam yang pekat, dan setitik bintang, terang yang nyata di kelam langit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebutir bintang di langit yang hitam, cahayanya sampai di matamu, mungkin rindu yang diisyaratkan, dari balik waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari balik waktu, dari bilik waktu, merambat cahaya secepat cahaya, ukurlah jarak rindu terjauh,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cahaya yang berbeda, cahaya yang hanya ada di dalam sebuah mata, penuh cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mari kita tafsirkan isyarat, kerdip cahaya, bintang di kejauhan: bunga-bunga yang mekar, wewangian murni, harum tubuhmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan lekas tertidur, dongengku belum selesai, atau mungkin kau bosan? mendengar dongeng di dalam kepalamu sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;penunggang cahaya, pangeran yang merindu cahaya mata, mengisyaratkan rindu, dengan titik debu bintang, kerdip yang sampai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di matamu cahaya berenang-renang, kesenyapan yang menghisap segala kenang, dari balik waktu, dari bilik waktu, cahaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan aku adalah cahaya, di dalam mimpimu, yang mendongeng malam ini, untukmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 5 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langit Hitam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;langit hitam, langit hitam, bintang bersemayam&lt;br /&gt;langit malam yang hitam, bintang kecil berkelip di kejauhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam beranjak malam beranjak dalam diri merangkak kelam ke dalam hitam ke dalam kelam langit hitam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 4 Mei 2011&lt;br /&gt;Akulah Syair, Dirimu Sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku adalah syair, lukamu sendiri. kau baca diriku, kau gali kenangmu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku adalah syair, sepimu sendiri. kau eja aku, kau bertemu dirimu sendiri, yang sepi, yang hampa, membelah malam dalam diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akulah syair, airmatamu sendiri. mengalir aku, di dalam hariharimu yang tawa yang tangis yang suka yang duka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akulah syair, dirimu sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 4 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PELAJARAN MEWARNA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku memilih warna hijau untuk warna langit. langit demikian hijau. sehijau mimpiku. seperti juga laut yang hijau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku memilih warna biru untuk gambar daun dan rerumput yang tumbuh di halaman. warna yang kuambil dari sebalik kenang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 22 April 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku sakit, kata bumi, kau tak menjenguk dan merawatku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bumi yang demam mengigau memanggil manggil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam gigil bumi tak ingin kehilangan pohon pohon yang kerap memeluknya hangat dan akrab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam gigil bumi berteriak menderaskan keringat lava, menggempa gempa, melongsorlongsor, membanjirbanjir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku sakit, kata bumi kepadamu: kau tak menjenguk dan merawatku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 22 April 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya Airmata yang Berkata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di puncak sedih atau gembira, di puncak suka atau duka, kau tahu hanya airmata yang bisa berkata leluasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kesedihan adalah kegembiraan, di keping yang sama, keping kehidupan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku tak bisa mencegahmu bersedih, karena dengan kesedihan kau mengenal kegembiraan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 25 April 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ingin mencium sembab mata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ingin mencium sembab mata, agar kutahu asin airmata, yang kau katakan sebagai cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di danau airmata aku pernah tenggelam, mencari dirimu, mencari dirimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;biarlah aku tanggung luka, jika sebenar-benar cinta di dalamnya. biarlah kutenggelam dalam airmata, jika kutemu makna sesungguhnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari langit jiwamu aku rengkuh kesenyapan. airmata yang mencari diriku sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 25 April 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika dada penuh amarah, hanya airmatamu yang dapat mengembunkannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika cinta hilang arah, hanya tatap matamu yang menunjukkan jalan pulangnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika malam membenam pekatnya, hanya cahaya cintamu yang terus menyala&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika huruf huruf kian memburam, hanya kata cintamu yang mempertegas maknanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika sepi kian mengapi, maka engkau menjelma cinta tiada henti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika hari hari dilumat penat, maka engkau tawarkan lelah segera istirah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 27 April 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu Mei, Hantu hantu bergentayangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebuah sekrup menyatakan cinta, pada mesin yang tabah menyala 24 jam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebutir keringat berpendar di bawah cahaya lampu, di pabrik itu, masihkah ada cinta yang dikatakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin kita bukan penghafal sejarah, ada apa di bulan mei? kata kata menderu dari pabrik: upah, upah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di kota ini, mungkin tak ada yang tahu, ada yang bilang: hantu hantu bergentayangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berapa harga keringat &amp;amp; airmata? asinnya yang bisa bercerita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 1 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah Diajarkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;telah diajarkan makna kehidupan, telah dididik seluruh pemahaman tindakan, memberi manfaat, membawa nilai di dalam alam semesta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bersabarlah dalam proses. bersungguh-sungguhlah! seperti ulat di dalam kepompong, tak tergesa: kupu-kupu cantik terbang pada saatnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 2 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Perindu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;para perindu menguntai kata, menerjemah luka, cinta yang tak terhingga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;para perindu menari-nari, tariannya meliuk ke langit tinggi, bersama awan putih, cahaya benderang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;para perindu mendendangkan lagu, memawarkan hati yang memar, menawarkan hati dengan cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;para perindu, berjalan di jalan yang gaduh, tapi demikian sunyi langit di jiwa, ingin bertemu, berjumpa dengan-NYA!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 2 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa Yang Membusur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lunaskan mimpimu malam ini, hingga puisi tak menghantu lagi, sebagai sajak yang meminta hidupmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;membusurlah membusur hingga lesat mimpimu ke bintang bintang jauh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;doa dalam diam, gemuruh memekik dalam dada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;doa doa melindap, lalu senyap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;adalah doa doa yang kita bisikkan, dan langit mengaminkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terpejamlah terpejam rasakan keheningan doa doa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 2 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sajak Doa Bahagia Mencinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di embun sajak, ada yang menata usia, baris baris yang ingin mengekal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada yang sempat mencuri isyarat, di langit meluncur bintang jatuh, mungkin engkau yang penuh harap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan buang kesempatan! untuk mencinta sepenuhnya. karena waktu, bukan milik kita, hanya cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di segala kesempatan, berdoalah kebahagiaan, bagi hidup kita, selamanya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 3 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita merentang usia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita merentang usia, ciuman-ciuman yang tak habis, hingga nanti,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hingga waktu menyerahkan pada detaknya yang diam, hingga kata tak perlu lagi bersuara lagi,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku mencintaimu, seperti engkau mencintai diriku, karena aku dan engkau adalah jiwa yang sama, disatukan cinta yang maha&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;telah dijejakkan pada waktu, telah ditandakan pada waktu, telah digoreskan pada waktu, namamu namaku, nama kita yang saling mencinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemana kita akan pergi? kita berpelukan. pelukan yang saling menguatkan. jalan hidup yang terlalu rumit, menakutkan dalam kesendirian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin ada yang tak perlu dikatakan, saat tatap matamu menatap mataku yang sedang menatap matamu, saat ciuman telah mewakili segala kata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 2 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;aku ingin sembunyi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ingin sembunyi. seperti kura-kura. meringkuk di rumah kecilku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku mengunci diriku sendiri. ingatan yang bikin letih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;datang dan pergilah segala sesuatu. ucapkan salam bagi diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak perlu kau risau. basa basi yang tak perlu. biar semua bergalau sempurna. nyeri dan hampa di puncak sepiku. sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;segala mengabur. segala menghablur. huruf-huruf berhambur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;waktu. waktu. waktu. merajamku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seperti kura-kura. aku ingin tidur. di rumah kecilku. biarlah kancil berlari. mengejar bayangnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bayang yang selalu menjauh. bayang yang berlari. ke kelampauan. ke harapan. yang rapuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku mengaduh. dan tak akan pernah kau dengar. aduhku demikian gemetar. demikian samar. tak terkabar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku terbakar debar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENAPAK KE ARAH SENJA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hidup yang menapak ke arah senja, hidup yang menghabiskan seluruh airmata, sampaikah rindu pada cintaku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kabarkan pada daun-daun yang luruh, cinta paling mendalam tanah yang basah, selepas hujan, angin telah mempertemukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kabarkan pada burung-burung yang akan pulang saat senja, sarang yang hangat dan cericit rindu penuh gigil memanggil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku telah melewati segala senja, senja yang selalu meminta sajak cinta, jemariku menari, mengabadi kata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin engkau sempat mencatat, dari butir-butir hujan, ada yang tak sempat diungkap rahasia rindumu padaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkinkah hujan adalah rindumu padaku, bisik tanah basah kepada awan yang menghitam, di langit yang sedang bersedu sedan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di lelambai pohonan adakah isyarat rindumu, sebagai gumam, sebagai bisik, angin gemerisik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maha Rahasia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku adalah airmata di gelombang rahasiamu. setiap kali airmata ternganga menerka, apa yang menjadi kehendak, isyarat cintamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ingin terus menjadi kekasihmu, yang tak pernah meragukan cintamu, walau gelombangmu kabarkan luka dan airmata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selalu saja teka teki yang tak terterka, engkau demikian kukuh dengan tabir rahasia, o maha rahasia!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERTAPA BATU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;:amatlah sabar, rakyatmu indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;demikian lambat, gerak di lintasan waktu, adakah yang melintas demikian penuh rindu, sepenuh rindu, hingga waktu terdiam, tak bergerak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;masihkah kau ingin membisu, merahasiakan sesuatu, semacam rindu, atau cinta yang kau simpan diam-diam di dalam hatimu itu, atau amarah yang terpendam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin engkau ingin serupa batu, membisu di dalam sungai, menunggu lumut kan datang, hingga tangan berpalu memukulmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kau memang serupa batu-batu, membisu dan membisu, walau demikian keras palu memukulmu, tak ada aduh, sungguh, kau memang batu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 29 Maret 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAGI PARA PEMBENCI DAN PENDENGKI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;telah aku kabarkan cinta, tapi kau menolaknya. karena sungguh batu hatimu membatu. bebal yang dungu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gundah yang membakarmu. adalah neraka yang kau cipta sendiri. membakar hariharimu dengan benci. dengan dengki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAGI ENGKAU YANG DIBAKAR API CEMBURU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cemburu telah membakarmu, kau tahu. api yang menjela, membuat cintamu mengabu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;telah disayat luka, sepanjang garis takdir, silam atau masa depan yang ingin kau jenguk di langit yang jauh, surga merapuh dalam dada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin ingin kau eja dari bintang bintang yang memeta, zodiak atau shio, weton kelahiran, segurat garis tangan, perjodohan, cinta, kematian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu engkau bertanya: apa salahku? menatap langit tanpa kedip. menatap marah pada kehendak takdir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;segala memang rahasia, segala memang tanda tanya, jawab hanya terminal perhentian sementara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selamat malam, langit yang lengang tak pernah menjawab, hanya sepi dan kerdip cahaya bintang, di kejauhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanti Pagi Hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menyapa embun, menunggu cahaya matahari, berpendar di dedaunan basah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kabarkan, masih ada cinta pagi ini, semesta yang terluka, berilah senyuman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di kemurnian udara, di kemurnian cinta, setulus jiwa, pancarkan jiwa yang semangat berderap, menjangkau cakrawala&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pagi adalah harap, doa yang terucap, hari yang penuh cahaya gemerlap, cinta yang tak habis harap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 11 Maret 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MASIHKAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;masihkah berharap tepuk tangan riuh, sedang hanya sunyi yang selalu menanti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;masihkah berharap segala puja puji, sedang engkau gamang di puncak tertinggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;masihkah berharap untuk terus dihormati, sedang kehormatan ada di dalam hati nurani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 9 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MALAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;segala yang kau kenang, segala yang membayang, serupa malam menjulurkan tangannya, menarikmu ke dalam samar impian,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin ada yang ingin mengetukngetukan jemarinya, serupa waktu mengetukngetuk ke dalam kepala, hingga impian terjaga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena sunyi adalah kenangan yang memuai, biarkan malam mengembunkan dalam mimpimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;biarlah sunyi tak terbagi, milikmu cuma! karena sebenar sunyi, diri telanjang, menari nyeri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9 – 10 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ISYARAT BULAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hanya penyair, yang melewati malam, dengan bulan separuh, menyabit langit, menafsir isyarat cahaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hanya penyair, yang menafsirkan isyarat bulan, gelap terangnya, pasang surut air laut, bicaralah bulan pada kami, bicaralah tentang arti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bulan menyabit, bulan separuh di langit, bulan yang tak ingin bicara padamu, selain kepada penyair, yang dirindu bulan, dirindu cahayanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 9 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MATAHARI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;debu matahari, bercak matahari, demikian hijau matahari, menyembur nyembur. o corona. o corona&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;magnet. gelombang. berputar matahari. berputar seperti gasing berputar. o ledakan besar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;badai matahari. badai yang sampai. meledak di langit yang jauh. sampai di detak detik jammu. o ilmu pengetahuan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 9 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SAJAK CINTA YANG INGIN KUTULIS SORE INI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sajak cinta yang ingin kutulis sore ini, adalah sajak yang mengabadikan cerita-cerita kecil, tentang kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ingatan tak selalu tentang peristiwa besar, karena hal-hal yang remehlah kita merasa berarti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ingatlah saat kita berjalan, di bawah panas matahari, di saat tubuhku gigil ngilu terkena flu, tetapi bahagia, di sampingmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di jalanan yang panas, debu dan angin menampar, bibir pecah pecah, ah hanya cinta yang tak membuat lelah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bersama, kita belajar untuk tabah, menjalani hari-hari yang yang garang, tapi cinta sanggup menahan segala yang menantang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dunia kita adalah dunia yang kita beri makna sendiri, dengan rasa percaya dengan cinta yang tak pura-pura&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita belajar pada kehidupan, karena kehidupan memberi segala tanpa kita pinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada daun-daun jatuh, kita baca tentang keikhlasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada hujan yang turun kita baca kerinduan yang ingin dilunaskan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita adalah kupu-kupu terbang riang di taman, ulat bulu yang tabah menjadi pertapa, dalam kepompong sunyi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku tulis sajak cinta, karena kita manusia, yang ingin mengenang segala, yang tak ingin dilupa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di saat hujan, atap-atap bocor, dan kita tertawa mengepel lantai berdua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ingatlah baju-baju di dalam kardus, karena kita tak punya lemari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ingatanku berloncatan: bayangkan, kita naik sepeda berdua, di bawah hujan, seperti video klip lagu-lagu cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ingatan-ingatan kecil, serpihan kecil dalam hari-hari, karena bahagia adalah detik demi detik, yang kita pinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita memang bukan anak remaja, tapi kita punya cinta yang kita pelihara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dengan jejemari kita, disusun bata demi bata, orang menyebutnya sebagai bahagia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ingin kau selalu bahagia, karena hidup telah diberi makna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ingin menulis sajak cinta, di sore yang cerah, secerah mimpi kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 9 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENAPAK KE ARAH SENJA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hidup yang menapak ke arah senja, hidup yang menghabiskan seluruh airmata, sampaikah rindu pada cintaku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kabarkan pada daun-daun yang luruh, cinta paling mendalam tanah yang basah, selepas hujan, angin telah mempertemukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kabarkan pada burung-burung yang akan pulang saat senja, sarang yang hangat dan cericit rindu penuh gigil memanggil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku telah melewati segala senja, senja yang selalu meminta sajak cinta, jemariku menari, mengabadi kata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin engkau sempat mencatat, dari butir-butir hujan, ada yang tak sempat diungkap rahasia rindumu padaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkinkah hujan adalah rindumu padaku, bisik tanah basah kepada awan yang menghitam, di langit yang sedang bersedu sedan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di lelambai pohonan adakah isyarat rindumu, sebagai gumam, sebagai bisik, angin gemerisik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengalirlah Mengalir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengalirlah mengalir puisi serupa hidup yang mengalir serupa sajak yang berlagu merdu, cinta dan rindu, karena…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;manusia punya kehendak, memilih langkah, tuhan punya kehendak, menetapkan takdir. aku ingin mengalir, bersama kehidupan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengalir bersama waktu, mengalir di dalam cinta, mengalir menuju CINTA maha cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku mengalir dalam sungai cahaya, mengalir menuju Cahaya maha cahaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cintaku cahaya rinduku cahaya mengalir bersama waktu di dalam waktu menuju waktu yang tiada, Cahaya yang abadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 13 Maret 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengingat doamu yang penuh cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;:kunthi hastorini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saat diburu kerja, aku hanya ingin berkabar, satu baris puisi. agar kau ingat, ada yang sempat mengingat, doamu yang penuh cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jam terus berdetak. mungkin berdetak juga di dalam dadamu. tiktak waktu. berdetak detik menitik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;katakan pada waktu, bahwa aku tetap mencintaimu, sepanjang waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Setiap Senja Aku Ingin Menulis Puisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ingin menyapamu, di setiap senja. sebelum senja melepas cahaya ke balik kelam. sebelum aku menjadi silam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika aku berubah gema, itu tetaplah suaramu. suara yang menggaung. dari kedalaman jiwa. jiwa yang perih. cinta dan rindu yang pedih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;puisi, serupa bayang-bayang yang menjulur. di redup cahaya, aku menggambar bayang mimpiku sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apa yang harus dieja dari bayang-bayang? pernah kugambar kelelawar di tembok. bayang di bawah cahaya lampu yang menempel di tembok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kelelawar yang muncul dari goa-goa gelap. memasuki angan kanakku. kanak yang merupa bayang di tembok. redup cahaya lampu teplok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;puisi mengepak sayap bayang-bayang. dari goa yang gelap dan pengap. menjerit dalam kepalaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ingin menyapamu, dengan seribu bayang-bayang, yang kugambar dengan sedikit cahaya. senja ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seekor kelelawar, membayang dalam puisi, menjerit dalam kepalaku. menembus kelam. menembus malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 8 Maret 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyair: Pemungut Cahaya Senja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku memasuki malam. senja yang kehilangan cahaya. biarkan aku masuk, tanpa mengetuk. aku ucapkan salam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;para pejalan malam. para penyair yang merindukan malam. para pecinta yang memungut cahaya senja. dari matahari. menyalakan api sunyi di malam hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku memasuki malam. dengan api dalam kepala. kan kubakar malam dengan segala sepi. dengan segala mimpi. sunyiku. sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam adalah kerinduan yang tak kunjung padam. menyalakan sunyi menjadi api. menerang di dalam mata hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 8 Maret 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehalaman Buku, Sehalaman Rumahmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bagi: yayan triyansyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sehalaman buku memuat halaman rumahmu. halaman yang kau cintai. halaman yang menyimpan ari-ari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sehalaman kenangan yang tersimpan di bukumu. menampung airmata. rindu yang tak terkatakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di halaman itu kau tatapi serakan daun yang berguguran. hidup yang tak bisa diterjemah. kapan jatuh. kapan tumbuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sehalaman buku sehalaman rumahmu sehalaman kenangan kanak yang kau ingat. ayah bunda menanam sesuatu dalam dirimu. Kenangan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 8 Maret 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;telah kualamatkan airmata ke gedungmu, tapi engkau tak mampu membacanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak perlu kau sewa mata mata, kami selalu pamerkan luka, di gedung itu tuan puan bertahta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;telah kuingatkan janji janjimu pada kami, namun gedung itu angkuh meludahi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;telah kutitipkan derita di gedungmu, tapi kau selalu lupa, hanya menyapa setiap 5 tahun sekali saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;telah kualamatkan airmata ke gedungmu, tapi engkau tak mampu membacanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kau ingin membangun gedung baru lagi? lalu untuk siapa! tentu bukan untuk airmata kami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;percuma!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 30 Maret 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena engkau adalah maha cinta, aku lebur dalam cahaya cintamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena engkau adalah maha cinta, aku lebur dalam cahaya cintamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;telah kau tanamkan di dadaku cinta, yang selalu memanggilimu penuh rindu, tapi aku harus menunggu, perjumpaan itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beri aku cinta! mereka menyerumu, dengan dada terluka, dengan airmata, dengan asap berbau mesiu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sungguh teramat lamat apa yang kuingat, telah dialamat segala gundahku, sampaikah padamu, muara akhir cintaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 30 Maret 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanak-Kanak Memanggilmu Ibu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;:kunthi hastorini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kanak-kanak memanggilmu ibu, sebagai cinta yang akan lekat sepanjang waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kanak-kanak menyusun ingatan, pada tatap matamu, yang mungkin marah, tapi yang teringat adalah cintamu, selalu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kanak-kanak merindu, hangat dada dan puting susu, ibu kau rasa geletar kenang itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ciumlah penuh kasih sayang, karena airmatamu akan menyegarkan ingatan kanak pada kehidupan, yang penuh cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4 April 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seranum senyum kanak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;: atta &amp;amp; arya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku menyapamu di senja yang ranum, seranum senyum kanak, yang menyapa usiaku yang sudah bukan kanak lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di matamu kanak, aku lihat diriku yang bengal dan nakal, kejenakaan hidup, meluruh lelah sehabis bekerja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di matamu kanak, aku mengaca membaca cinta yang terpantul dari kedalaman jiwa, aku ingin menciummu dengan seluruh cintaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 29 Maret 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku percaya cinta milik kita, sesungguhnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;:kunthi hastorini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada yang ingin mencuri kenangan, dari kata yang teralamat kepadamu. pencuri kata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi tak ada yang khawatir dengan kenangan yang tercuri. karena kata mengapi di kepala. mengapi api&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;serupa cinta yang terus mengapi. dalam kepala. dalam dada. dalam mata. menerangi: kata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;siapa yang ingin mencuri kata? menanggung derita airmata, luka cinta tak bernama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“jangan kau tulis terus cinta, cinta, cinta.” katamu suatu ketika. cinta tak kan membuatku lemah. sungguh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku percaya kepada cinta. aku percaya cinta dapat dipercaya. aku percaya cinta milik kita, sesungguhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cinta yang menguatkan. cinta yang membuatku terus tetap bertahan untuk hidup. cinta, ya cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“tapi aku cemburu,” katamu memburu. Cintaku cinta umat manusia. Cintaku membawa kabar Maha Cinta. Tak perlu kau cemburu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada yang ingin mencuri kenangan itu. Kata. tapi tak bisa, karena airmata kita mengalir dari Cinta yang tak terpeta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 8 Maret 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEPADA TUHANKU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkaukah yang menyapa di balik jendela pesawat, di putih awan, kabut dan deru angin…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada jarak dan perhitungan waktu, sedekat nadi sekejap cuma, tapi mengapa terasa jauh dan berlipat abad, lebur dalam cintamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang merindu adalah aku, yang mencinta adalah aku, aku tahu kau maha pencemburu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mendedah kata mendedah rindu tak bertepi, aku lirih menyapamu, karena pekik habiskan suara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika aku berserah, sungguh kau muara segala lelah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 201&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada Tuhanku (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada yang mengetuk. waktu. ada. kaukah yang menjenguk. ke dalam lubuk. hati yang terdalam. rindu yang mendalam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berayunlah. berayun. wajahmu yang kian samar. kian pudar. rentangan jarak. waktu. kakiku kian gemetar memburu cintamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;chairil tak sanggup mengingatmu seluruh, hamzah tak sanggup menanggung rindu dendam, tardji mengiau memanggilimu, ah siapa lagi kan terbakar rinducintamu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku terkapar, terbakar nyala rindu, biarpun engkau kian samar, dan aku tak selalu berkabar, berilah sabar bagi segala debar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 4 Maret 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Puisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;adalah matahari yang menyalakan api di dalam kepalaku hingga kepalaku memanas dengan segala cinta segala rindu yang memburu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;adalah hujan yang menderas di dalam kepalaku hingga mimpi-mimpiku hanyut mengalir ke muara rindu cintaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;adalah lampu-lampu jalanan yang menyihir pejalan kaki dengan senyum yang meredup bikin pejalan ingin pulang ke pelukmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;adalah jam jam yang selalu sibuk berdetak-detak mengingatkan akan waktu kapan kita harus kembali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;adalah pohon pohon yang tabah menunggu angin badai tiba, hingga cinta kan sampai dikabarkan, hingga rindu tiba merebahrubuhkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 29 Maret 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin Kubuat Sajak. Eh, Sajak malah melawak. Bacalah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kuburkan kabar kaburkan kabar: bakar! bakar! berarak arak kabar akar. berkibar kibar kabar bara: bakar! bakar! kabarkan kubur. bubar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang berderak adalah sumpah. yang berserak adalah sampah. teriaklah hingga serak. geraklah. gerak. gertak gemeretak. biar retak biar kerak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;adakah geletar membuatmu gemetar gelepar, sebagai gelegar kau dengar penuh hingar bingar, menebartebar kabar mendebardebar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beras tumpah dari tampah, sampah meruah dari sumpah, meremah ramah jadi marah, meremas gemas jadi cemas, kata o berubah kota a!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 12 April 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayang-bayang itu Kau Sebut: Wayang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mari kita pilih warnawarna memulas sunyi yang kita miliki sendiri. karena sunyi, warna menyendiri di dalam diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita telah menciptakan dongeng, sebagai sunyi tak terbagi, di dalam pikiran sendiri, asyik sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;biarlah kenang kehidupan melintasi ruang waktu, malam yang memberat, di pelupuk mata bayang mengeras deras&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada yang menyelinap, di batas malam, tembang dupa kembang rupa, gending mengalun, bayang menari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di balik bayang bayang kuterka makna. bayang menari. aku menari. angan menari. o tarian!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tembang tembang menyihirku kembali menjadi kenangan. kenangan yang menyilam silam. o kenang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;harum dupa. harum bunga. upacara. tembang menggema. gending mengiring. o bayang bayang. wayang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang 9-10 April 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jejak Isyarat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;: untuk commaditya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jejak yang kau tinggal, berikan isyarat kata, segala yang badai, kan segera reda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada denting gitar, pada serak suara, ada kau yang memberi tanda, jejak yang tertinggal di rindunya yang kekal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin ada yang tak ingin menafsir, jejak rindumu yang menelusur jarak, cemburu tak bermata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi mungkin kau harus tahu bagaimana perempuan itu menatap selalu, mencari jejakmu di lintasan waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 10 April 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Sebuah Senja, ada sebuah Cerita: Manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;serupa maut, katamu. mengendapendap, menyapamu. di cermin itu tuan, wajah siapa. bersolek di saat senja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;siapkan pedang, kita akan berkelahi dengan bayang, katamu suatu waktu. di awal &amp;nbsp;malam yang hanya ditemani bulan separuh. dan rinai gerimis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dadu yang menggelinding di pesta itu, menjelma darah. mungkin engkau menyebutnya &amp;nbsp;kurusetra. atau palagan yang entah disebut apa. tapi siapa yang menyimpan dendam, kau tahu. kau tahu. masa lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada gerimis ada yang menatap hari hari bergegas, mungkin dicatat butir butir airmata, menderas: “ catatlah dengan seksama, segala mimpi yang tak kembali, catatlah dengan rapi, segala ingin yang tak kembali.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;telah disimpan dalam usia, riwayat detik detik bahagia, mengapa selalu yang dikenang hanya luka duka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebagai kau telah tandai senja dengan airmata, sebagai kau tanda duka bahagia, cinta yang meluka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;manusia. manusia. dimana akhirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 10-11 April 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelombang Pasang, Gelombang Surut, Penyair!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gelombang hidup, gelombang pasang surut, di hidup yang kau pilih atau dipilihkan takdir, gelombang waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kau menantang langit, kau menantang gelombang, kau menantang badai, tapi kau takluk pada sepi. sunyi menghunjam diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada sunyi kau mencatat perasaan sia sia dan putus asa, wajahmu yang menyeringai kuyu terluka. gelombang hidup, gelombang waktu, memburu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kau ingin rayakan segala luka dan nyeri, menatahkan di segala usia sia sia, segala yang nisbi, segala yang tak nyata, merajam diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diri!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 10 April 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Ingin Menulis Syair yang Ringan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;aku ingin menulis syair, sesuatu yang ringan, seperti balon yang berlepasan dari jemari,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;balon yang berlepasan dari jemari kanak, yang berteriak: balon mau kemana, balon mau kemana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pernahkah engkau memegang erat erat seikat balon, seperti kau dekap cintamu demikian erat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seringan balon, demikian juga mungkin harap, kanak yang khawatir atau tertawa melagukan balonku ada lima&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin ada juga yang khawatir, akan meletus balon, akan meledak harap cintanya, dekaplah erat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;inilah syair malamku, mengingat kenangan kanak dulu, yang memasuki mimpi malamku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 10 April 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Saat Hujan Gemericik, Tiba-tiba Aku Teringat Lumpur itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selepas hujan seharian, masihkah tersisa jejak kaki, yang menyisakan lumpur di ruang tamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hujan seharian, jejak siapa yang menjenguk kubangan lumpur menggunung, menunggu pecah bendungnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika kau punya belas kasih, jenguklah wajah khawatir, hujan tak habis berharihari, lumpur berkunjung ke ruang tamumu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kaki siapa menjejakkan lumpur, mungkin jejak sajak cintaku, sidoarjo lapindo benih yang kau lupa, mengunjungimu malam ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 10 April 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahasamu demikian rapi tuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahasamu demikian rapi tuan, disetrika setiap pagi, apa kabar dunia? ah, demikian pintar tuan mematut diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di depan kamera, tak perlu basa-basi, terjang sana terjang sini, tuan pintar sekali berdiskusi tentang negeri ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“tidak semua janji perlu ditepati, apalagi jika akan mengurangi isi periuk nasi”. begitulah tuan punya isi hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini sajak tidak serius, jangan terlalu diambil hati, jika tuan suka ambil sajalah, jika tuan tak suka janganlah marah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;demikanlah, tuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 22 Maret 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Lereng Panderman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hanya pemandangan indah semata, di kejauhan, gunung gunung anggun dan awan putih menyaput di atasnya, inikah negeri yang dicintai?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seikat edelweis basah oleh hujan, bunga abadi, kata penjual di lereng gunung itu. bunga abadi, cinta abadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;arjuna, bromo, kawi, panderman, semeru, memaku kenangan, negeri yang membuat para perantau selalu ingin pulang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;buah buah yang ranum, bunga bunga yang merekah, memanggil hadirmu anak-anak yang hilang, di negeri yang ramah tapi sering menyimpan amarah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dengarlah para petani yang menyapa: “kami menanam padi, menanam sayur mayur, walau tak selalu mencukupi, tapi kami tahu saudara kami di kota membutuhkannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di kotaku sawah sawah menyusut, berganti rumah rumah mewah, ladang ladang tersingkir, adakah yang mau berpikir?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada yang berkata: “hidup sudah terlalu rumit, kami selalu menghibur diri sendiri, memandang langit selepas hujan, memandang bungabunga dan ilalang liar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kudengar juga suara: “pupuk &amp;amp; pestisida telah membuat hati remuk, masih kau ingatkah saat kau nikmati nasi yang empuk?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;benar, hidup sudah terlalu rumit, kami selalu menghibur diri sendiri, memandang jalanan selepas hujan, dalam deru kemacetan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 30 Maret 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PROSESI MENELPON DAN MENGIRIM SMS KEPADA MALNA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada yang menelponmu. mungkin aku. mungkin bukan aku. handphone bersahutan dengan lagu-lagu. dan mailbox. suara yang tak asing. senja kuyup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dimana malna. kata smsku. smsku tak berjawab. tersesat di satelit mana. afrizal malna dimana kamu. dimana. jawab lagu-lagu: dimana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ingin bertemu malna. membicarakan gelas kopi. pembesaran ruang. buku-buku yang bermetamorfosa. handphone yang senyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;halo. nanang menelponmu. halo di mana malna? halo dimana? lagu-lagu menjawab: dimana. dimana. dimana. simpanlah suaramu di mailbox.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin malna bersama malik. tapi malik juga dimana. dimana malik berada. dimana mana. di warung kopi yang mana. di kafe yang mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;deni dimana malna? deni sedang kuliah. kuliah tentang senja. atau tentang hujan. mungkin juga puisi atau tatabahasa sikat gigi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku cari malna. biarlah telpon bernyanyi sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 6 April 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU INGIN MENULIS SAJAK YANG TENANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ingin menulis sajak yang tenang, agar jiwaku tenang. aku ingin menulis semilir angin, senja yang nyaman, udara yang sejuk. aku ingin….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ingin menulis sajak yang tak berteriak. agar jiwaku tak selalu ingin berontak. aku ingin menulis sajak-sajak cinta yang tulus &amp;amp; bahagia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ingin menulis sajak yang sekedar bisik. bisik yang pelan sekali. agar kau tak terkaget-kaget oleh baris-baris yang garang. ah, aku ingin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ingin menulis sajak yang tenang, tentang semerbak bunga, warna-warna bunga, warna-warna pohonan, mungkin juga tentang warna langit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ingin menulis sajak yang tenang rindu yang tak terlalu menggebu, cinta yang bersahaja, senja yang redup dan murung, langit abu abu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ingin menulis sajak yang tenang, senja yang tenang, langit yang tenang, burung-burung yang tenang riang dan berbahagia, juga manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ingin menulis sajak yang tenang, tak gaduh, tak garang, tak berteriak. tenang setenang permukaan danau yang dihembus semilir angin senja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ingin menulis sajak yang tenang tentang gerimis yang turun dengan tenang di sore yang tenang dari langit yang tenang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ingin menulis sajak untuk diriku sendiri agar diriku sendiri merasa tenang dan senang dengan sajakku yang tenang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ingin menulis sajak yang tenang. tenang. tenang. tenang. tenang. tenang. tenang. tenang. tenang. tenang. tenanglah tenang nanang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 23 Maret 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percakapan Segitiga: Sajak, Puisi &amp;amp; Syair&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di dalam sajak, engkau menyimpan jejak tangis, gerimis tak habis-habis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada baris-baris sajak engkau dirikan kenang yang manis, mungkin juga tangis yang disimpan diam-diam, serupa jejak metafora&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apa yang harus dikhawatirkan, dari diksi di dalam puisi, sajak meletak bentuk, menyusun pikiran dan geletar jiwa yang tersembunyi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bergeraklah bergerak, mengikuti irama, detak jantungmu yang merancak, sajak yang beriak, sajak yang mengalun, sajak yang berderak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di dalam sajak, ada yang berteriak, ada yang menyalak, ada yang terbelalak, ada yang tertembak, ada yang tergeletak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita saling bertanya, siapa kamu, kata puisi kepada sajak, sajak bertanya yang sama kepada puisi. siapa kita sesungguhnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita adalah anak-anak yang terluka, dan selalu saling bertukar nama, kata sajak kepada puisi, dirinya sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita juga menyimpan kerinduan, cinta, dan airmata, kata puisi kepada sajak yang tak pernah tergelak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengapa para penulis puisi atau sajak itu disebut penyair? syair bertanya. entah kepada siapa. bukan pertanyaan pandir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bukankah para penulis puisi lebih pantas disebut pemuisi, para penulis sajak sebagai penyajak. para penulis dirikulah penyair&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tuliskan diriku penyair, jangan menulis puisi atau sajak, tulislah syair karena engkau penyair. tuliskan syair. tuliskan syair&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mari kita berdenyut, kata cinta kepada puisi, sajak, dan syair. cinta pun berdenyut. memompa darah kata. berdenyut-denyut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sajak berdenyut, puisi berdenyut, syair berdenyut, mengiramakan cinta, hingga mabuk mereka, di dalam cinta yang fana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena cinta, karena cinta, kita harus ada. sajak, puisi, syair berteriak bersama. ya, karena cinta, segala yang berbeda, harus tetap ada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 14 Maret 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Category: puisi, puisi cinta, puisi cinta bahasa inggris, puisi cinta lucu, puisi cinta romantis, puisi kangen, puisi kehidupan, puisi kematian, puisi kenangan, puisi kesepian, puisi lucu, puisi penantian, puisi perjalanan cinta, puisi perjalanan hidup, puisi perjuangan, puisi persahabatan, puisi rindu, puisi romantis, puisi ulang tahun, sajak, sajak cinta, sajak kekasih, sajak keluarga, sajak ulang tahun, syair cinta, syair kehidupan&lt;br /&gt;Tags: puisi, puisi cinta, puisi cinta bahasa inggris, puisi cinta lucu, puisi cinta romantis, puisi kangen, puisi kehidupan, puisi kematian, puisi kenangan, puisi kesepian, puisi lucu, puisi penantian, puisi perjalanan cinta, puisi perjalanan hidup, puisi perjuangan, puisi persahabatan, puisi rindu, puisi romantis, puisi ulang tahun, sajak, sajak cinta, sajak kekasih, sajak keluarga, sajak ulang tahun, syair cinta, syair kehidupan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sila ditengok juga:&lt;br /&gt;&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://puisi.lecture.ub.ac.id/" target="_blank"&gt;Puisi Universitas Brawijaya&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://nanangsuryadi.lecture.ub.ac.id/" target="_blank"&gt;Nanang Suryadi Lecture UB&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://nanangsuryadi.web.id/" target="_blank"&gt;Web Nanang Suryadi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://puisi.nanangsuryadi.web.id/" target="_blank"&gt;Web Puisi Nanang Suryadi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4049543-2291216866733394312?l=nanangsuryadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nanangsuryadi.blogspot.com/feeds/2291216866733394312/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4049543&amp;postID=2291216866733394312' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4049543/posts/default/2291216866733394312'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4049543/posts/default/2291216866733394312'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nanangsuryadi.blogspot.com/2012/01/sajak-sajak-terbaru.html' title='Sajak-sajak Terbaru'/><author><name>Nanang Suryadi</name><uri>https://profiles.google.com/117284894423427871851</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh6.googleusercontent.com/-3HBlhcZYvJk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAGI/FJNOM-DIEKE/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4049543.post-768202771627745166</id><published>2012-01-12T16:58:00.001+07:00</published><updated>2012-01-12T16:58:48.032+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi kehidupan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi perjalanan cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi perjuangan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi penantian'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi kenangan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi kematian'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi cinta romantis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi kangen'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi Cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi perjalanan hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi kesepian'/><title type='text'>Puisi Puisi Kehidupan</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;h1 style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: #faefc8; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #444444; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 1.8em; font-weight: normal; margin-bottom: 0.3em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0.3em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto; vertical-align: baseline;"&gt;Sajak-sajak Nanang Suryadi 2010&lt;/h1&gt;&lt;div class="content" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: #faefc8; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #444444; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 16px; line-height: 16px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 1em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;BURUNG-BURUNG BERNYANYI DI PAGI HARI&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;setiap pagi burung burung mampir di halaman rumahku. bernyanyi bersama pagi. bersama matahari ?&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;apa kabar kataku, pada nyanyiannya yang riang. mereka mematuk remah-remah dan berdendang. di coklat tanah. di halaman rumah&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;aku ingat arcana menyimpan nyanyi burung. dalam ingatannya yang puisi. burung burung membuat sarang, bertelur dan mengeram.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;kanak-kanak burung mencericit. burung burung mencari makan sambil bernyanyi setiap pagi. menyambut matahari&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;AKU TAFSIRKAN FIRASAT&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;dari ayat puisi yang tersendat karena engkau penyair sekarat selesaikan kalimat?&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;sajak yang letih mendongakkan kepalanya ke langit. bulan sabit, langit hitam, bintang berkedip. seperti galau di dadanya&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;demi cinta yang tak kau pahami, tapi kau rasa, dalam gelincir airmata&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Yang Merindu adalah Aku, Yang Mencinta adalah Aku&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;penyair yang merindu adakah diriku penyair yang mencinta adalah diriku menatah syair di lintas waktu? melintas&amp;nbsp; ke dalam dada, mungkin kenang yang membuatmu gila. karena cinta demi cinta tersebab cinta huruf huruf menghunjamnya&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;CINTAMU DEMIKIAN MURNI&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Serupa bunga bunga mekar liar di hutan perawan.?&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;SEPERTI KANAK&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;yang selalu mencipta dunianya sendiri. Demikian juga engkau. Demikian riang. Sebening mata. Tanpa dosa..?&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Langit hijau, rumput biru, hujan es krim, ngeong burung. Semua adalah fiksi. Kecuali cintamu, padaku.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;ini duniamu kanak. Coretan di tembok. Mainan berserak di lantai di sofa di meja. Ah kanak, tak ada yang perlu dirisaukan&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Ada yang menyerpih, mungkin Ingatan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;aksara menggelepar di langit yang putih. serupa engkau yang merindu kata. kata yang terus memburu. hingga engkau dan huruf gemetar?&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;ingatan yang menyerpih kau susun satu demi satu. seserpih rindu. seserpih cinta. serpih serpih masa lalu. di dalam puisi.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Di perbatasan Senja&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Senja dan malam berbagi gelap dan terang, secuplik cahaya dan temaram?&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Memandang Senja yang Hujan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;ku duduk di sini. memandang senja yang hujan. tak ada engkau. hanya angin dan sisa cahaya menyelinap dalam temaram. kau dimana?&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;sebagai pena, ingin kutulis sajak dalam baris-baris yang ganjil, sesuatu yang mungkin teramat asing, dan kau menyebutnya: puisi&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;kau kenang juga daun yang gugur di senja puisi, sebagai cinta yang mencium keningmu?&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;biarkan aku menyelinap, dalam kenangmu yang biru. agar kau tahu, ada aku yang merindukanmu. selalu.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;kenang yang biru. langit yang biru. mimpi yang biru. dan juga rindu yang biru. kau pulas di kanvas hidupku.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;kanvas yang kau hias dengan segenap rindu, telah kupajang di galeri. kupandang selalu. penuh cinta&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Secangkir Teh yang Penuh Airmata&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;secangkir teh, mungkin kau sebut sebagai kenang. atau kasih sayang. kuseduh penuh cinta dan airmata. mungkin kau rasa asinnya??&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Akulah Angin&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;akulah angin. yang ingin menciummu dengan kelembutan. agar engkau terlelap dalam tidur. mimpikan aku. sepenuh rindu.?&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Kita Tulis Senjahari&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;senjakah itu yang tersenyum. hingga engkau digenang kenang. mari kemari. kita tulisi senjahari. dengan puisi. pegang ini jemari.?&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;karena hujan yang puisi&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;kaulah kabut selepas hujan. gigilkan kenangku. padamu. di dalam puisi hujan menyihirku menjadi penyair. seperti ini kali.?&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;rambut hijau. rumput hijau. bertumbuhan di dalam benakku. karena hujan yang puisi. serupa rindu yang tak mau menunggu. cintamu&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Biarlah Aku Hangat Matahari&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Cintamu mungkin membeku dalam kulkas kenangan. Tapi cintaku akan melumerkannya.?&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Kenang gigilkanmu dalam rindu. Matahari dalam diriku menyapamu. Agar hangat. Agar kau ingat. Ada aku di dekatmu.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Kau cintai aku seperti kau cintai dirimu. Kucintai engkau seperti kucintai diriku sendiri. Begitulah, cermin berkata.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Silsilah&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;matahari dan hujan melahirkan pelangi. aku dan engkau menjadi puisi.?&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Yang Membeku adalah Waktu&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Yang membeku adalah waktu. Saat engkau demikian membisu. Yang membeku adalah diriku. Saat kau diamkan melulu.?&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Sepi yang Hijau&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;sepi yang hijau. sepi yang pukau. dan aku? ingin racau. muntah kata.?&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Di Kotamu&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;di kotamu segala menjadi mungkin. mungkin engkau akan lupa. tapi tidak untukku. kau, kota dan senja tertera di dalam ?mata.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;di kotamu, senja membawa gema adzan. tataplah langit, biarpun sebentar. agar kau tahu ada doa mengepak di sisa cahaya.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;di kota ini masih tersisa jejakmu, pada tembok dan patung di sudut itu. seperti engkau tetap menunggu.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;di kotamu hujan mencipta sungai sungai puisi. mobil dan motor menjelma ikan. berenang di arusnya. mungkinkah itu airmatamu?&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;di kotamu kekasih, kenangan menjelma gelembung gelembung yang ditiup kanak. mencipta alun alun yang sama. senja itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;KARENAMU.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Jarum jam mengaduh. Ingin kembali ke titik nol. Perjumpaan denganmu?&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Mungkin Kau Tak Ingin Dengar&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;masihkah kau dengar lonceng-lonceng rindu. digemakan angin. tapi mungkin engkau tak ingin. dan menulikan semua dari masa lalu.?&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;KAU RINDUKAN MALAM&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;yang murni. Serupa puisi yang tak henti menari. Dari jemari waktu kau tunggu. Menitik dari puncak sunyi ?&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Segala tentang Mungkin, Sesuatu tentang Cinta&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;mungkin racauku racau mimpi siang bolong. tapi kata telah mengutukku. menitipkan benihnya di kepala. dan kukabarkan padamu: kata!?&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;aku tulis sajak cinta karena usia tak ingin sia-sia. dan cinta harus dikabarkan. dari cinta ke cinta. dari rasa ke rasa. dari aku kepadamu.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;mungkin ingin kau hitung, berapa benih kau tanam. dan pahala hamil tua. tapi apakah cinta membutuhkan itu semua?&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;mungkin engkau akan bisikkan segala yang rahasia. atau kau teriakkan segala yang menjadi sesal. tapi biarkan aku menerjuni arusmu&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;mungkin kau ingin menulis. pada buku. tentang halaman-halaman yang hilang. catatan yang raib. dalam kepul asap. dan peniadaan.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;mungkin waktu. yang akan mengabarkan. pada angka-angka yang bertanggalan. dari kalender. kau akan tetap mengingat. atau lupakan.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Beranda Milik Kita, ada Puisi Berangin&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;ada puisi yang berangin. di beranda buku terbuka. engkau membaca. mengeja kata. bersama angin dan dingin. bersenda. senda.?&lt;strong style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;beranda milik kita. tanpa kursi dan meja. hujan menempias tembok, lantai dan wajah kita. dan kita tertawa. demikian bahagia.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Langit Kenang&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;di langit malam siapa yang kau lihat? aku atau bayang kenangmu. serupa ciuman yang menghantu bibirmu.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;kau ingin pupus hapus kenang itu? yang membuatmu gila sasar rindu dendam. peluklah aku, seperti ingin kau peluk langit itu.?&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Aku Selalu Bertanya, dan Engkau tak Pernah Bosan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;aku selalu tersesat dengan tanyaku sendiri. tapi engkau selalu menunjukkan ramburambu dan peta. di garis tangan di garis hidup aku bertanya?&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Jagalah: Mulutmu!&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;ada yang akan menerkammu. mungkin kata. yang tak kau jaga. beranak pinak di belantara. liar. mengintaimu diam diam.?&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Selamat Pagi!&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;selamat pagi! matahari sepenggalah tingginya. menghangatkan jiwamu jiwaku. penuh seluruh. sehangat cinta. seceria bahagia?&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;selamat pagi, katamu kepada matahari. dirimu sendiri. yang mencahaya demikian lembut. menyingkap kabut. mencium embun di daundaun.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;ada yang debar mungkin dari kabar&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;?ada yang debar. mungkin dari kabar: serbuk karbit, logam berkarat, secarik ancaman yang sakit.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;mungkin wajahmu yang nyeri. atau dadaku yang ngeri. meraba kelam semakin geram. di kepala yang sakit. di hati yang pahit. kau simpan apa?&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;mungkin dendamlah yang kau peram. karena cinta tak pernah kau paham. dan segala demikian waham.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;seteguk demi seteguk kopi pahit. bayang menyilang dari darah bersimbah. wajah yang lelah. menatapmu.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;hidup demikian pahit. surga teramat jauh. melintasi padat jalan raya. sepeda demikian rapuh. dan cinta?&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;cinta&amp;nbsp; demikian asing. tak henti merahasia.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Di Puncak Malam&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;pangeran, aku harus pergi. malam akan sampai puncaknya. cinderella berteriak dalam hati, karena masih ingin merengkuh jemari yang kukuh.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; line-height: 1.7em; margin-bottom: 1.5em; margin-top: 1.5em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;malam yang menua. malam yang akan menyirnakan segala mimpi. pada dentang ppenghabisan, dia kan temukan nasibnya.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="postMeta" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: #faefc8; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #444444; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 0.9em; line-height: 2em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: -webkit-auto; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;div style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;a href="http://puisi.lecture.ub.ac.id/category/puisi/" rel="category tag" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #cc5042; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" title="View all posts in puisi"&gt;puisi&lt;/a&gt;,&amp;nbsp;&lt;a href="http://puisi.lecture.ub.ac.id/category/puisi/puisi-cinta/" rel="category tag" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #cc5042; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" title="View all posts in puisi cinta"&gt;puisi cinta&lt;/a&gt;,&amp;nbsp;&lt;a href="http://puisi.lecture.ub.ac.id/category/puisi/puisi-cinta-romantis/" rel="category tag" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #cc5042; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" title="View all posts in puisi cinta romantis"&gt;puisi cinta romantis&lt;/a&gt;,&amp;nbsp;&lt;a href="http://puisi.lecture.ub.ac.id/category/puisi/puisi-kangen/" rel="category tag" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #cc5042; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" title="View all posts in puisi kangen"&gt;puisi kangen&lt;/a&gt;,&amp;nbsp;&lt;a href="http://puisi.lecture.ub.ac.id/category/puisi/puisi-kehidupan/" rel="category tag" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #cc5042; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" title="View all posts in puisi kehidupan"&gt;puisi kehidupan&lt;/a&gt;,&amp;nbsp;&lt;a href="http://puisi.lecture.ub.ac.id/category/puisi/puisi-kematian/" rel="category tag" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #cc5042; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" title="View all posts in puisi kematian"&gt;puisi kematian&lt;/a&gt;,&amp;nbsp;&lt;a href="http://puisi.lecture.ub.ac.id/category/puisi/puisi-kenangan/" rel="category tag" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #cc5042; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" title="View all posts in puisi kenangan"&gt;puisi kenangan&lt;/a&gt;,&amp;nbsp;&lt;a href="http://puisi.lecture.ub.ac.id/category/puisi/puisi-kesepian/" rel="category tag" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #cc5042; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" title="View all posts in puisi kesepian"&gt;puisi kesepian&lt;/a&gt;,&amp;nbsp;&lt;a href="http://puisi.lecture.ub.ac.id/category/puisi/puisi-penantian/" rel="category tag" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #cc5042; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" title="View all posts in puisi penantian"&gt;puisi penantian&lt;/a&gt;,&amp;nbsp;&lt;a href="http://puisi.lecture.ub.ac.id/category/puisi/puisi-perjalanan-cinta/" rel="category tag" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #cc5042; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" title="View all posts in puisi perjalanan cinta"&gt;puisi perjalanan cinta&lt;/a&gt;,&amp;nbsp;&lt;a href="http://puisi.lecture.ub.ac.id/category/puisi/puisi-perjalanan-hidup/" rel="category tag" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #cc5042; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" title="View all posts in puisi perjalanan hidup"&gt;puisi perjalanan hidup&lt;/a&gt;,&amp;nbsp;&lt;a href="http://puisi.lecture.ub.ac.id/category/puisi/puisi-perjuangan/" rel="category tag" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #cc5042; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" title="View all posts in puisi perjuangan"&gt;puisi perjuangan&lt;/a&gt;,&amp;nbsp;&lt;a href="http://puisi.lecture.ub.ac.id/category/puisi/puisi-persahabatan/" rel="category tag" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #cc5042; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;" title="View all posts in puisi persahabatan"&gt;puisi persahabatan&lt;/a&gt;,&amp;nbsp;&lt;a href="http://puisi.lecture.ub.ac.id/category/puisi/puisi-rindu/" rel="category tag" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #cc5042; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" title="View all posts in puisi rindu"&gt;puisi rindu&lt;/a&gt;,&amp;nbsp;&lt;a href="http://puisi.lecture.ub.ac.id/category/puisi/puisi-romantis/" rel="category tag" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #cc5042; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" title="View all posts in puisi romantis"&gt;puisi romantis&lt;/a&gt;,&amp;nbsp;&lt;a href="http://puisi.lecture.ub.ac.id/category/puisi/puisi-ulang-tahun/" rel="category tag" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #cc5042; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" title="View all posts in puisi ulang tahun"&gt;puisi ulang tahun&lt;/a&gt;,&amp;nbsp;&lt;a href="http://puisi.lecture.ub.ac.id/category/puisi/sajak/" rel="category tag" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #cc5042; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" title="View all posts in sajak"&gt;sajak&lt;/a&gt;,&amp;nbsp;&lt;a href="http://puisi.lecture.ub.ac.id/category/puisi/sajak-cinta/" rel="category tag" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #cc5042; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" title="View all posts in sajak cinta"&gt;sajak cinta&lt;/a&gt;,&amp;nbsp;&lt;a href="http://puisi.lecture.ub.ac.id/category/puisi/sajak-kekasih/" rel="category tag" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #cc5042; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" title="View all posts in sajak kekasih"&gt;sajak kekasih&lt;/a&gt;,&amp;nbsp;&lt;a href="http://puisi.lecture.ub.ac.id/category/puisi/sajak-keluarga/" rel="category tag" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #cc5042; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" title="View all posts in sajak keluarga"&gt;sajak keluarga&lt;/a&gt;,&amp;nbsp;&lt;a href="http://puisi.lecture.ub.ac.id/category/puisi/sajak-ulang-tahun/" rel="category tag" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #cc5042; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" title="View all posts in sajak ulang tahun"&gt;sajak ulang tahun&lt;/a&gt;,&amp;nbsp;&lt;a href="http://puisi.lecture.ub.ac.id/category/puisi/syair-cinta/" rel="category tag" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #cc5042; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" title="View all posts in syair cinta"&gt;syair cinta&lt;/a&gt;,&lt;a href="http://puisi.lecture.ub.ac.id/category/puisi/syair-kehidupan/" rel="category tag" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #cc5042; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-decoration: none; vertical-align: baseline;" title="View all posts in syair kehidupan"&gt;syair kehidupan&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sila ditengok juga:&lt;br /&gt;&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://puisi.lecture.ub.ac.id/" target="_blank"&gt;Puisi Universitas Brawijaya&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://nanangsuryadi.lecture.ub.ac.id/" target="_blank"&gt;Nanang Suryadi Lecture UB&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://nanangsuryadi.web.id/" target="_blank"&gt;Web Nanang Suryadi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://puisi.nanangsuryadi.web.id/" target="_blank"&gt;Web Puisi Nanang Suryadi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4049543-768202771627745166?l=nanangsuryadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nanangsuryadi.blogspot.com/feeds/768202771627745166/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4049543&amp;postID=768202771627745166' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4049543/posts/default/768202771627745166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4049543/posts/default/768202771627745166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nanangsuryadi.blogspot.com/2012/01/puisi-puisi-kehidupan.html' title='Puisi Puisi Kehidupan'/><author><name>Nanang Suryadi</name><uri>https://profiles.google.com/117284894423427871851</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh6.googleusercontent.com/-3HBlhcZYvJk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAGI/FJNOM-DIEKE/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4049543.post-3813437841967031335</id><published>2012-01-11T16:39:00.000+07:00</published><updated>2012-01-11T16:39:52.846+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='reformasi 1998'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi sufi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sajak sufi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sajak sahabat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi renungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='protes sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi diri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='potret politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='persahabatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='syair sufi'/><title type='text'>Puisi</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;MEMO PADA SUATU KETIKA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;tiba-tiba kau datang mengirim pesan:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;datanglah, saat senja. aku menunggumu, dengan segala impianmu tentang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;diriku. kau pernah berpikir bahwa aku bersayap? ya, sayapku berupa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;warna-warna gemerlap. mungkin akan mengagumkanmu. mungkin tidak. karena&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;segalanya kau impikan. diriku diselubungi segala cahaya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;katakan, jangan menangis, padanya. yang mungkin akan kehilangan. jangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;takut. karena segala yang fana akan pudar. akan tamat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;jangan lupa, saat itu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;KAU BEGITU MENYEBALKAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;sungguh, kau begitu menyebalkan. dengan impian-impianmu. dunia sudah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;sedemikian susah. mengapa kau terus gaduh di situ. mari kita diam saja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;hai, mengapa kau terus mengomel? dasar pemimpi!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;"tapi dunia sudah demikian tak memiliki hati. hidup menjadi lintasan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;video klip. berkelebat ke sana ke mari. ledakan bom di kota-kota tak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;membuat hati kita sedih. pipi cekung kanak-kanak kelaparan tak membuat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;kita iba. apa yang salah pada nurani kita? mungkin telah menjadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;batu..."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;sungguh, kau begitu menyebalkan, dengan pertanyaan-pertanyaan seperti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;itu, membuatku malu...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;BUNGA SEKUNTUM&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;aku ingin sematkan bunga, sekuntum, pada telingamu, agar matamu yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;hitam itu, semakin bercahaya,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;ya, bunga-bunga demikan liar bertumbuhan di rumputan, padang terbuka,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;mungkin tak sewangi geriap rambutmu, pada angin, menyentuh,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;wajahku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;ABSTRAKSI KENANGAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;lalu kau tuliskan segala kenangan, pada udara,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;seperti guratan hari-hari kita, demikian abstrak,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;tak jelas jelas canda atau petaka,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;tak jelas nama atau bencana,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;lalu, kau hapus segala kenangan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;begitu saja&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;ya, begitu saja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;PADA AIRMATA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;(kau ingin rasakan keheningan ini, seperti cucuran airmata, beterjunan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;kanak-kanakmu, dalam segala moyak harapan)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;sudah lama aku kehilangan air mata, tangisku menjadi api menyala,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;jangan, jangan membuatku menangis, karena kota-kota sudah menjadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;puing, kanak-kanak sudah demikian damai dalam lubang besar pemakaman,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;(kau ingin rasakan kesunyian ini, seperti cucuran airmata, beterjunan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;aku, mencari cintamu)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;sudah lama aku kehilangan cinta, tak ada yang tersisa, mungkin pada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;pecahan granat atau bau bensin dan pecahan botol, tiada, tiada lagi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;yang tersisa, kau lihat sepatuku, perhatikan, di ujungnya, ya merah dan putih,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;darah dan sedikit cairan otak, eh ada berhelai rambut juga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;(kau ingin rasakan keindahan ini seperti cucuran airmata, beterjunan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;mereka, mencari cahaya)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;sudah lama aku tak ada cahaya, di sini, dalam hatiku...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;cilegon, 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;DEBU DI LEKUK BENANG&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;pada kanvas ini, aku serupa titik, mungkin di sela, di lekuk benang,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;debu? satu dalam bermilyar debu yang menghambur, menyeru: Kekasih&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;warna-warna dipulaskan di kanvas: bintang biru, atau pelangi pagi hari,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;mungkin juga raguku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;depok, 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;EPISODE PINOKIO&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;boneka itu, minta menjadi manusia, pinokio, si hidung panjang. aduh,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;padahal jadi manusia susah sekali. sudahlah, jadi boneka saja, biar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;ditimang, biar kuelus, biar menangis, asalkan kau bukan manusia, yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;punya banyak impian dan masalah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;"dan berbunuhan", kata malaikat kepada Tuhan sebelum dicipta Adam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;depok, 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;STASI TAK TERHINGGA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;i&gt;&amp;nbsp;buat: eka budianta&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;tak hanya jakarta, chris&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;kudatangi negeri-negeri asing&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;persinggahan tak terhingga&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;dalam mimpiku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;seorang yang mabuk kata-kata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;menulis surat untukmu:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;"inilah negeri itu,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;kita bertatap mata,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;rindu sekali"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;depok, 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;DUA PULUH EMPAT SENJA&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;tataplah warna keemasan, tataplah dengan hatimu, di langit, adakah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;namaku? mungkin di hatimu, kanak-kanak berlarian, dua puluh empat senja,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;catatlah dalam-dalam, pada kenangan, sudah habis cucuran airmata, tiada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;lagi kesedihan, atau teriakan, memecah sunyimu, dua puluh empat senja,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;aku datang padamu, mengalungkan bunga, kanak-kanak yang tertawa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;berceloteh, atau lelaki yang membaca, puisi begitu memabukkan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;kata-kata menjadi gelembung, aku bawakan balon warna-warni, dua puluh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;empat senja, lilin yang nyala&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;depok, 5 nopember 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;ROMANTISME MUSIM&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; :dp&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Aku serasa mencium musim-musim&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Bertumbuhan dalam udara&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Kemarau yang hijau&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Gerimis yang manja&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Salju yang tulus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Daun jatuh di musim gugur&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Kau ciptakan lagi dongeng&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Dalam hatiku yang jauh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Mungkin telah padam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Di hembus angin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Ingatan pada engkau&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Cinta, segurat luka&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Tapi kucium musim&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Melambai dari sunyi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Wajahmu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;depok, 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;INTRO&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;aku tak mengerti, katamu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;pada sajak banyak ruang terbuka&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;terjemah kehendak, pada langit luas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;atau gelombang berdentaman, dalam dada&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;mungkin cuma gurau melupa duka, karena&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;manusia menyimpan luka,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;berabad telah lewat, apa yang ingin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;didusta? pada bening mata&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;tak bisa sembunyi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;pura-pura&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;CATATAN PADA GERIMIS&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; buat: dp&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Pada dering, mungkin gerimis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Menyapa wajahmu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Harap yang ditumbuhkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Katakan saja, bahwa kita membutuhkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Mimpi itu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Menjelma&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Seperti dikabarkan langit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Ketentuan itu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Seperti rimis&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Menyentuh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Hidungmu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Seperti dulu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;depok, 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;TERJEMAH HUJAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;apa yang diterjemah dari hujan? senyap dan senyap&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;kenangan dicipta dari dingin, sepotong raut&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;melambailah engkau dari lampau yang biru&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;dari gerai rambut, mata bercahaya, ......&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;tak henti-hentinya, berkelindan, terajut dalam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;perca bertaut,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;hai, apa kabar?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;hujan begitu gaduh katamu,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;tapi ia adalah suaramu, begitu merdu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;suaramu, dalam senyap&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;hatiku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;cilegon-depok, 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;SEMARAK CAHAYA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Melintas Insanul kamil&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Pada jalan matsnawi, diwan dan rubayat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Sanggupkah ditatap&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Semarak cahaya: O Cinta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Pecinta menari dalam kerinduan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Adawiyah, Ibnu Arabi, Halaj, Jenar,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Sumirang, Sakhrowardi, Attar, Rummi,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Tabriz, Fansuri, Iqbal, Tagore, .....&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Cahaya O Maha Cahaya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Cinta O Maha Cinta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Berjumpa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Di hati&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Sendiri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;depok, 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;b&gt;TARIAN PECINTA&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;O Pecinta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Menarilah menari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Berputar-putar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Dengan gemulai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Keindahan Cinta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Ada yang berputar dalam atom&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Ada yang berputar dalam masjidil haram&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Bumi berputar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Planet berputar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Galaksi berputar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Alam Semesta berputar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Dalam Cinta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;depok, 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;INTERTEKS&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Ke dalam dada merasuk teks-teks purba&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Pengetahuan yang diajarkan pada Adam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Teks terbuka&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Pada kitab suci&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Pada alam semesta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Manusia mencari hikmah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Di balik yang nyata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Ada banyak tanya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Rahasia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;depok, 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;POTRET PANORAMA KERINDUAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Bacalah dengan hatimu, keindahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Panorama sekeliling,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Mungkin kata-kata tak sanggup mengungkap&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Puisi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Tapi ada yang ingin berbagi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Cerita&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Karena manusia adalah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Cinta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Karena semesta adalah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Cinta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Dipahat kerinduan pada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Maha Cinta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;depok, 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;DI UJUNG LORONG ADA BERKAS CAHAYA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;mata, pada pelupuk, dicium angin,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;manusia: mimpi, kenangan juga kesunyian, .....&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;hidup menjadi lorong-lorong&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;cahaya di ujung&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;pada berkas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;ada harap&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;mungkin kekalahan juga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;atau sesal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;mengendap&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;pada tatap&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;atau malam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;yang ratap&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;tapi gapai tak sampai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;tangis tak usai&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;terjemah kehendak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;atau takdir&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;tuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; cilegon-depok, 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;PADA MATA KANAK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;mungkin pada kanak kau temukan harapan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;embun kedamaian terangkum tangkup tangan-tangan mungil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;mata bening yang menghibur hatimu duka&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;tapi kanak-kanakmu tersesat di chanel televisi 24 jam,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;yang mengajari mereka cara membunuh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;belajar pada dentum, headline yang tebal,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;pada desing, tusukan, rudapaksa, api. siapa mengaduh?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;kita mungkin telah kehilangan harap pada dunia, tapi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;dapatkah lari dari kehancuran&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;begitulah kita bermimpi...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;seperti kuarungi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;matamu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;depok, 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;ILUSI LELAKI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;"adakah sedikit saja, untukku," mungkin ilusi,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;bagi lelaki, seperti ditatap, pada penghujung&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;cerita dibangun dari coretan, goresan, pada usia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;mungkin namamu, mungkin bukan namamu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;tapi engkau yang tersedu,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;memecah sunyiku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;depok, 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;REPORTASE NOL-NOL&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;serangkum sepi, perempuanku, merenggut dadaku, mata yang binar, senyum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;merahasia, kota-kota, tetap saja, gelisah, seperti duka, tarianmu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;ilalang tertiup angin, mengombak, mengalun, serupa mimpi, bertabur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;dalam, bertabur diam, bertabur apa, mungkin di langit, serupa bintang,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;pelangi, awan kelabu, omong kosong, yang lain, tembok putih, jeruji,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;helaian kertas, seonggok...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;kau bunga?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;hm, ke mana harummu!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;depok, 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;COBA TOREH&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;coba toreh, pada dada, ada apa, mungkin darah, cinta, atau luka,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;abad-abad mabuk, terjungkal, beri aku apa saja, mungkin gemulai, atau&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;tatapan, sedingin es, atau senyuman sepanas matahari, atau tubuhmu?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;(pada jamuan terakhir, seteguk anggur sepotong roti: makan dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;minumlah...)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;tak seperti rummi, ternyata, tarian para peniru darwis itu, tak ada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;pecinta yang sungguh-sungguh merindukan, dengan kata-kata, seperti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;bibirku, berdarah dan luka, seperti kebohongan yang kusulut diam-diam,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;seperti?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;api yang meledakkan rumahmu, dengan sekam, dengan bara, dengan nyala,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;dengan dendam tak bermata, dengan cekam, dengan geram, dengan?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;tatap matamu, sungguh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;menyilaukan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;depok, 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;AKU BERLINDUNG PADA ALLAH&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;aku berlindung pada Allah,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;dari kebodohan napsu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;yang dihembuskan setiap detik waktu,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;aku berlindung pada Allah,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;dari kesesatan pikiran,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;yang merajalela&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;aku berlindung pada Allah,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;dari segala kegamangan,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;aku berlindung pada-Mu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;sungguh,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;jangan tinggalkan aku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;depok, 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;DZIKIR TELEVISI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;pada petang menangkup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;apa yang diseru? musik berdentangan di televisi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;selewat adzan, bersambung nyanyi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;pada kabel didzikirkan syahwat, mencuat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;pada gelas, didawamkan tipu daya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;pada Engkau? begitu penat lidahku, semenit saja&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;inikah hamba yang mengharap sorga?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;inikah manusia yang tak mau dijilat api neraka?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Allah, betapa mudah kutipu diri sendiri....&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;depok, 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;HUJAN YANG TURUN SENJA HARI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;mungkin engkau menangis kekasih, di ujung senja, aku tahu mengapa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;tak usah lagi dikata, karena derita manusia datang sebagai coba,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;mari, kita tatapi senja yang turun, bersama pelangi, langit jingga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;mungkin doa, hanya doa yang pantas kita bacakan,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;begitu lindap warna-warna yang ada dalam benak kita, nuansa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;sebagai bayang-bayang samar,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;sebuah kesaksian, sebuah impian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;mungkin hanya itu milik kita&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;depok, 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;GURATAN PUKUL 23.55&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;apa yang kau ingat, dari 23 jam 55 menit yang lalu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;kaukah manusia yang merugi?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;kemarin dan hari ini telah terjalani,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;pada neraca akan terlihat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;dan esok? masihkah kita melihat matahari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;terbit dari timur&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;tak kutahu. sungguh tak kutahu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Depok, 2 Desember 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;BIOGRAFI PENYAIR&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;i&gt;buat: arisel ba&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Puisi telah mengalir dalam tubuh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Sebagai darah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Helaan napas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Ketukan jemari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Menuju Yang Satu: Allah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Di balik kata ada hikmah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Asam garam kehidupan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Juga kenangan pada: nenek, ibu, ayah dan guru&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Ada seorang menulis sajak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Ia menuliskan hidupnya yang puisi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;depok, 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;KAMERA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;i&gt;&amp;nbsp;buat: fudzail&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Wajah bangsa dipotret, mungkin redup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Tapi ia wajah kita sendiri, menyeringai&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Mungkin malu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Atau kesakitan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Sungguh, teramat sulit untuk bicara jujur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Ketika ketakutan mengepung di mana-mana&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Ada seorang memotret, dengan jemarinya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Mungkin wajah kita di situ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;depok, 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;SEPATU ITU MASIH DATANG, TEHRANI?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;i&gt;&amp;nbsp;buat: tehrani faisal&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Sepatu itu masih datang,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Padamu?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Dengan derap&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Yang mungkin menggetarkan lantai&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Tapi tidak hatimu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Karena kekuasaan manusia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Bukan untuk ditakutkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Karena suara sepatu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Hanya derap menggetarkan pada jalanan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Tapi tidak hatimu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Ada kawanku,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Dengan keberanian&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Meyakini itu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;depok, 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;GUMAM PUKUL 23.15&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;sebentar lagi, ya sebentar lagi,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;pada malam, keheningan yang menciptakan rindu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;"ternyata kita tak lebih baik," katamu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;terlihat capek, dengan segala perasaan sia-sia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;ke mana kita akan pergi, pada kelam atau silam?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;wajah itu demikian kusam, tak seperti kanak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;ya, tak seperti impian kita, dunia yang damai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;penuh cinta, pada dongeng wonder land&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;tapi&amp;nbsp; ia akan datang juga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;mengganggu kita, hook dengan tangan kait besi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;menjangkau sayap mungil, dan menghancurkannya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;tak berkedip, tak berkedip&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;mari kita tidur saja, semoga perompak itu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;tak merampok kebahagiaan dalam mimpi kita&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;malam ini&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;depok, 1 Desember 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;DONGENG Y2K PUKUL 23.35&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;merangkak detik dari 23.35 mungkin menggigilkanmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;jam akan datang pada abad 00.00&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;(2000 tahun manusia dirayakan, seekor kutu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;terselip dalam layar monitor, ucapkan: selamat datang!)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;cahaya itu begitu menyilaukan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;dari mana datangnya, mungkin dari benua ketiga&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;(2000 tahun manusia dirayakan, seekor kutu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;terselip dalam hulu ledak nuklir, ucapkan: selamat tinggal!)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;"halo...halo..james,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;h...a...aa..l...o ma...i...h di ...siiitu?"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;krrrrreeeezzzzzssskkk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;mungkin itu, gemerisik terakhir&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;dari pesawat telponmu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;depok, 1 Desember 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;DUA DAN SATU KERINDUAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;mari,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;kugenggam jemari,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;engkau yang cahaya purnama,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;mari menari,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;dalam hari&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;engkau yang tertawa bahagia,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;mari, ke mari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;di sisiku bidadari&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;engkau yang ku cinta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;malang, 11 oktober 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;SUPERMAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;buat: tomita dan suhra&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;1.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;"aku ingin jadi hero, pahlawan pembela kebenaran", kata kanak dengan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;mata berbinar,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;mungkin ia dari masa lalu, seperti buku komikku menguning, seperti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;louis &amp;amp; clark, batman dan robin, zoro, janggo, phantom, gundala, flash&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;gordon, ....&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;"aku ingin jadi super man", kata seseorang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;aku seperti pernah mendengar entah siapa bicara, mungkin lelaki,&amp;nbsp; dari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;sebuah negeri yang jauh, mengatakan: "kita telah membunuhnya"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;dan aku tak percaya bualnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;2.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;dan ia datang padaku, membisikkan: "telah diringkus promotheus, dan ia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;menjadi bait puisi, karena mencuri api, karena ia mencuri api"*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;SEPOTONG SENJA DI KOTAMU&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;i&gt;buat: medy&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;ada yang bercerita, tentang senja, maghrib yang lengang di televisi,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;aku tatapi senja, "aduh seno, jangan kau potong senjaku... biarlah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;alina..biarlah." senja begitu indah, cahaya disela awan,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;bahtiar,&amp;nbsp; mochtar, ada yang nyala di buku, seperti&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;mimpi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;depok, 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;LABIRINTH MUMET ATAU MOZAIK PERCA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;i&gt;kenangan untuk: raymond valiant&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;malam yang merangkak di bawah rembulan sepotong, bercangkir kopi, kita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;nyalakan tanya: tentang cinta, perempuan dan tuhan?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;"aku ingin lari dari belenggu harapan," kata kinyur menunjuk erich fromm.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;"dimanakah engkau wanitaku?" dedi begitu parau menyuarakan sepi, seperti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;willy&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;ah, mengapa teks mitos dan logos terbakar. mengapa? adakah yang membenci&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;kebenaran? suara senyap yang menggigilkan ujung tanya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;ada yang bertanya padamu: habermas, mana jalan ke frankfurt? lewat watu gong&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;atau betek? atau sepi perpustakaan, buku berdebu, internet yang nyala...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;(ada dering di kejauhan, halo di mana kamu?)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;depok, 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;KAUKAH PEREMPUAN ITU&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;kau menyeru: "ibu, ibu, habis gelap terbitlah terang!*"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;kaukah perempuan itu, yang datang dalam mimpi, selepas malam,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;udara begitu buruk, dan kau masih tetap di situ, menulis gelap,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;dengan jemarimu, yang luka&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;ada kuingat, perempuan di titik nol; masihkah kau ingin perdebatkan lagi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;tentang clitoris yang dipotong habis,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;aku begitu menggigil, seperti malam keramat, mahfoud mengabarkan perempuan yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;mendongeng, kau ingat: bayi yang ditimbun pasir, dilempar ke got, .....&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;ia manusia, dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;aku mencintainya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;depok, 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;DONGENG NEGERI DONGENG&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;pada catatan pinggir, goen, ada warna sepia? kamus terbuka, terumbu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;kersik, lokan, poci, confety, menjadi abadi? lalu berjejalan di&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;kota-kota semangka, sepatu, migrasi dari kamar mandi, 100 meter dari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;kota ciledug, sedekat malna menulis surat untukku? atau kapak, ngiau,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;rabu yang ditakik? tarji tergelak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;ilalangtelahdinikahkankah rosa? serupa dingin, beringsut di angin,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;mungkin sebuah perubahan, gus, mungkin serupa didaktika catur...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;tapi kota-kota mulai gelap, chairil, seperti karet, karet tempatmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;y.a.d, mungkin pula pada pelabuhan tempat laut hilang ombak...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;tapi ada yang bergegas, dengan tegas, saut, ke mana sobron, ke mana,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;kemana wispi, ke mana iramani, ke mana mimpi itu pergi? ke mana,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;hamzah, ke mana taufiq, ke mana willy, ke mana?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;sobron menulis:, aku buat tape ketan, rendang, di negeri orang, wispi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;dulu di nanking, iramani? coba tanyakan pram, mungkin ia tahu di mana...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;heh, hamzah berdiri di senja senyap, taufiq di padang ilalang bertopi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;jerami mungkin ingat umbu, atau malu menjadi orang indonesia, dan willy&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;duduk di samping seonggok jagung...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;dan sepotong senja, di tangamu seno, serupa mimpiku, segera kan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;tenggelam....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;seperti&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;matanya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;depok, 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;DONGENG NEGERI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Jangan Kau Dongengkan Lagi Untukku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Impian Kosong&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Aku Sudah Bosan Dengan Segala Janji&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Aku Sudah Jemu Dengan Segala Khayalan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Kita Tak Berada Dalam Surga&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Dari Barat Sampai Ke Timur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Itukah Milik Kita?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Jamrud Khatulistiwa, Indah Beraneka, Rimbun Pohonan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Biru Lautan, Tambang Emas Permata, Siapa Punya?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Pipi Cekung, Mata Melotot, Daki Menempel, Ingus Di&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Hidung, Pengap Kereta Api, Perut Lapar, Siapa Punya?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Jangan Lagi Bicara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Jika Hanya Janji Untuk Diingkari&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Jakarta, 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;CATATAN 12 MEI 1998&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Anak Muda Tak Tahu Apa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Menganga Luka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Dari Senjata Siapa?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;CATATAN 13-14-15 MEI 1998&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Apa Yang Harus Ditulis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Dari Tubuh Terbakar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Hangus&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Perangkap Menjebak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Orang Lapar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Seperti Tikus Menggelepar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Ditelan Panas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;CATATAN 20 MEI 1998&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Bapak, Kami Sudah Bosan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Dengan Segala Dusta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Turunlah Segera!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;b&gt;AMBON&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Dua Saudara Berhantam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Siapa Tertawa?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;ACEH (1)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Bapak, Rencong Yang Dulu Menusuk Dada Kape&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Haruskah Ditusukkan Ke Saudara Sendiri ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;ACEH (2)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Sepatu Lars Hitam,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Topi Hijau&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;Di Tengah Pekik Ketakutan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;PETAKA (1)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;sepotong roti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;serentetan tembakan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;senyum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;siapa?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;di lorong gelap&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;malam serasa kelam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;walau api menyala&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;di mana-mana&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;jakarta, 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;PETAKA (2)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;ada yang dipecahkan, dari kenanganmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;sumpah pada kebenaran, kesejatian&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;"berbahasa satu bahasa kebenaran!"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;lalu siapa khianat?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;pat gulipat di balik punggung&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;tak kutahu bahasa uang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;tapi molotov&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;siapa yang nyalakan?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;jakarta, 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;CATATAN PADA BUKU BAPAK IBU&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;bapak ibu, lelehan darah dan airmata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;menggenang di aspal hitam,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;kau catat di buku harianmu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;nama-nama siapa sepanjang pidie, ambon, semanggi,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;priok&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;mungkin kau tahu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;mungkin kau tak ingin tahu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;jakarta, 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;GUGURAN BUNGA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;temanku tertembak siapa seusai unjuk rasa, di&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;tangannya segenggam roti,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;tahun yang lalu temanku yang lain tertembak di&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;kampusnya,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;hari-hari kemarin teman-temanku hilang begitu saja,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;entah ke mana?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;siapa menabur bunga baginya? bapak ibu lupa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;menyampaikan salam untuk mereka. mungkin kalian lupa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;tapi tak kulupa. mereka pemberani menentang bahaya...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;bunga yang gugur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;bunga yang sedang mekar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;tak kau catat pula di hatimu?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;jakarta, 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;TELEVISI OKTOBER&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;mungkin bukan musim bunga hongaria, ketika kau rayakan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;kemenangan taburan pujian dan harapan, mungkin letusan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;petasan atau ucapan syukur:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;"interupsi!"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;itukah demokrasi? impian surealis yang kau bayangkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;di tengah gemuruh demonstrasi. perdebatan di ruang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;diskusi. janji di kerumunan kampanye.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;"interupsi!"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;lalu ada yang kecewa dan meledakannya dengan api.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;karena ibu tak berdiri di mimbar. karena ibu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;dikalahkan terus...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;"interupsi!"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;ibu berdiri di mimbar. tapi masih ada juga yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;kecewa. masih ada yang menyimpan sesal!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;"interupsi!"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;jakarta, 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;OBITUARI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;lelaki yang menatap malam: kesunyian, warna hitam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;pada silhuet panorama,&amp;nbsp; negeri yang menangis,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;orang sendiri membaca diri,........&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;lelaki pemimpi: eksistensi! lalu wajah-wajah menari-nari:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;marx, darwin, hegel, nietszche, jesper, camus, heideger, foucoult, walter&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;benyamin, adorno,......&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;obituari? penguburan segala kenangan. requiem sepi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;begitu lengang rumah sakit jiwa ini. juga pemakaman!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;1999&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;sajak buat suhra&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;kemudian kuusap matamu: tak ada airmata!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;tapi tergenang cerita masa ke masa&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;ada yang menari, suhra, di langit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;mungkin bidadari&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;mari ke mari, bintang biruku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;sebelum maut berpaut&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;: ada senyum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;juga cahaya&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;terang sekali&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;MENCATAT PERPISAHAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; buat: fudzail&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;apa yang harus disesalkan dari sebuah perpisahan? pertemuan! kata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;seseorang. bukan, karena sebuah perjumpaan menciptakan kenangan indah,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;ucapkan syukur atas segala yang terberi...&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;"tapi aku akan merindukanmu", katanya mengusap mata&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;sebuah sore, akhir pertemuan, ada yang bernyanyi:&amp;nbsp;&lt;i&gt;sayonara...sayonara..&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span&gt;sampai berjumpa pula, buat apa susah...buat apa susah...susah itu tiada&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span&gt;gunanya&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;SERIBU BULAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;ada yang mencarimu dengan tak sungguh-sungguh mencari karena&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;manusia ini tak pintar bersyukur tak pintar memuji tak pintar menahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;diri tak pintar mengaji tak pintar merendahkan hati karena&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;mungkin bengal mungkin bebal mungkin kesal mungkin sial mungkin&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;tapi ingin diraih bulan seribu bulan bersinar cemerlang seperti surga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;seperti janjimu seperti orang-orang yang berjalan di jalan yang lempang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;dan lurus&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;duh gusti, ajari aku, menjadi...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;HAI, KATAMU (I)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;hai, katamu. lalu kita bersalaman. berjabatan erat. genggaman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;ketulusan. lalu kita cipta angan-angan. merangkai bulan. merangkai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;mimpi. aku ingin terbang. aku ingin terbang...&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;"hebat, bisa terbang", katamu&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;lalu kau beri aku replika pesawat. menderu-deru dalam benak kanakku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;aih, jangan cemberut begitu. bolehlah kau ikut. ke ujung dunia. ke awal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;atau akhir kata. ke mana kau mau?&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;"emang di bulan ada coklat?", katamu menggoda&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;lalu tubuhku menjadi menjadi supermarket: pasta gigi, sabun, wastafel,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;sosis, .... aha! kau tertawa. mentertawakan dunia? sekarat dan sakit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;jiwa&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;kita bergenggaman jemari. bergenggaman....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;HAI, KATAMU (II)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;hai, aku ingin sekejap saja memicingkan mata dari mimpi-mimpi manusia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;seperti diledakan dalam kepalaku. deretan gambar dan huruf bergetar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;dari tabung-tabung: mampuslah manusia! mampuslah kemanusiaan!&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;aku menemukan diriku etalase benda-benda. tubuh yang hanya daging.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;berdenyut. denyut. ih, mengapa dilempar ideologi ke kamarku?&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;sudahlah, lupakan saja apa yang kita bicarakan, seperti waktu lalu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;seperti waktu lalu...&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;kita susun kembali rumah pasir. kita susun lagi...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;HAI KATAMU (III)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;hai, apa yang bisa disembunyikan oleh manusia. tatap-Nya begitu tajam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;mengiris-iris. apa yang bisa dirahasia manusia? tiada! karena gerak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;tetap terlihat. karena tindak akan tercatat. karena....&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;kebusukan akan terbaui juga akhirnya. pada jalan sebentang. pada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;jembatan timbangan. pada layar...&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;neraca! usia sia-sia! defisit! merugi semata!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;PANORAMA KEMATIAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;engkau tersedu? waktu telah menutup&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;mungkin bunga di tabur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;tonggak ditancapkan&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;serupa ingatan? musim berguguran&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;beringsut mendekat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;perlahan menuju&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;engkau kekasihku? wajah dipalingkan&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;duh, rindu tak sampai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;lintasan tak usai&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;karena nyala? usia dihabiskan sia-sia&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;depok, 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;SEPUCUK SENJATA SEIKAT KEMBANG&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;karena manusia ingin kuasa&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;jangan lagi, kau letuskan pada hari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;dustamu melantakkan kepala &amp;amp; dadaku&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;apa arti manusia bagimu? daging hidup!&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;pada gelembung ludah, dicipta mimpi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;teror menghantu, ladang-ladang mayat&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;duh, berapa airmata lagi kan dialirkan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;TANYA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;ada yang gelisah mengetuk-ngetuk pintu tapi langit tak terbuka bagi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;pertanyaan pertanyaan seperti hitam seperti kelam seperti malam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;tersaruk saruk membawa lampu dimatikan sekilat cahaya berjalan guruh di&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;telinga tak terdengar terang cahaya tak terlihat karena sesat menjerat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;karena telah dikutuk laknat&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;siapa berani terombang ambing dalam gelombang tak henti henti tak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;menepi tak berujung tak habis tak habis duka lara duka gelisah racauan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;resah manusia&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;sepucuk senjata sejuta taburan bunga sekering pipimu anak-anak di&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;pingir pinggir disepak ke sana ke mari sebagai bola sebagai impian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;busuk dan buruk&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;mengapa risau juga lalu tanya seperti apa tapi manusia tak punya kuasa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;karena&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;tanya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;KOTA YANG KEHILANGAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;kemudian kota-kota berguguran,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;kehilangan cinta&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;di mana kau sembunyikan?&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;tak ada mimpi di sini,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;milik penyendiri&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;di mana kau letakkan?&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;pada geriap rambut,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;atau teduh mata&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;di mana kau simpan?&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;pada telapak sepatu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;atau bianglala&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;di mana kau tuliskan?&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;sebaris sepi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;atau kerinduan&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;duh, mengapa rahasia juga?&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;tanya manusia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;tanya manusia!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;=aiueo? kosa kata=&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;apa yang terbakar pada hari-harimu adalah usia sia-sia berangkat pada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;senja tak tahu mengapa hendak apa menerjuni kata menerjuni dusta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;berdentuman tanya menjelma apa ada gema ada suara ada sia!&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;tiada siapa siapa ada siapa di mana suara? pecahlah rahasia!&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;meluncur mendesak menekan merangsak menetak menyalak : ach! dada dada!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;kehancuran! nisbi! kenihilan! beri aku tanda!&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;begitu gemuruh begitu luruh begitu lumpuh begitu utuh begitu: tubuh!&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;: tak henti-henti meruntuh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;=wak wak diputar wek wek memutar mutar wak wak berputar putar=&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;kemudian berputaranlah engkau dalam ruang sebagai gasing berputar putar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;sebagai dalam labirin berputar putar sebagai dalam gelas berputar putar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;sebagai dalam botol berputar putar sebagai dalam udara berputar putar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;sebagai tanya berputar putar sebagai rahasia berputar putar sebagai:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;tiada!&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;kemudian diputar putar kelamin diputar syahwat diputar putar dusta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;diputar putar curi diputar putar syak wasangka diputar putar belati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;diputar putar kuda tunggangan: manusia sepotong napsu membara&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;kemudian memutar waktu memutar millenium memutar abad memutar generasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;memutar windu memutar tahun memutar bulan memutar jam memutar menit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;memutar detik: tik..tik tiba di ujung siapa gigil siapa rintih siapa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;takut siapa? nyala!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;BERHENTILAH!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;berhentilah sejenak berhentilah nanang jangan terus berlari mengejar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;bayang bayang ke ujung cakrawala ke ujung impianmu tak ada habis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;habisnya huruf dideret dileburkan dalam darah dalam airmata dalam dalam&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;begitulah sepi memagut cinta melarut sebagai sungai melaut melintas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;berputar menguap ke udara ke udara&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;metamorfosis? seperti kupu kepompong ulat telur kupu: hai pertapa!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;berapa sunyi maumu berapa laut hausmu berapa langit harapanmu berapa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;mimpi impianmu berapa cinta pintamu&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;berhentilah sejenak berhentilah nanang jangan menangis lagi jangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;terus menulisi udara bertuba darah mengalir otak tercecer daki menempel&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;pipi kering luka menganga gelisah manusia api menyala bom meledak kanak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;tersungkur&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;berhentilah!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;GERIMIS DI HUTAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; buat: yono&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;sepucuk surat: hutan begitu gelap kawan, hutan begitu gelap...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;lalu keriuhan hewan berdengung di pohonan, aku merindukanmu, suara&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;dari kesunyian&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;tak sanggup kutatap mata, karena cerita akan ditemu juga, berkelebat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;bayang-bayang melintas, panorama&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;dari kegundahan&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;biarlah, mimpi kucipta sendiri, biarlah pada benakku sendiri, biarlah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;gerimis di hutan kunikmati sendiri, seperti&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span&gt;sepi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="text-align: left;"&gt;Sila ditengok juga:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://puisi.lecture.ub.ac.id/" target="_blank"&gt;Puisi Universitas Brawijaya&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://nanangsuryadi.lecture.ub.ac.id/" target="_blank"&gt;Nanang Suryadi Lecture UB&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://nanangsuryadi.web.id/" target="_blank"&gt;Web Nanang Suryadi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://puisi.nanangsuryadi.web.id/" target="_blank"&gt;Web Puisi Nanang Suryadi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4049543-3813437841967031335?l=nanangsuryadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nanangsuryadi.blogspot.com/feeds/3813437841967031335/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4049543&amp;postID=3813437841967031335' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4049543/posts/default/3813437841967031335'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4049543/posts/default/3813437841967031335'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nanangsuryadi.blogspot.com/2012/01/puisi.html' title='Puisi'/><author><name>Nanang Suryadi</name><uri>https://profiles.google.com/117284894423427871851</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh6.googleusercontent.com/-3HBlhcZYvJk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAGI/FJNOM-DIEKE/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4049543.post-8115784276438868980</id><published>2012-01-11T16:27:00.000+07:00</published><updated>2012-01-11T16:29:00.641+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kepribadian'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='harapan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='emosi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='psikologi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='galau'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='skizo'/><title type='text'>Kumpulan Puisi Manusia Gelisah</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;center&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS'; font-size: x-large;"&gt;Sajak-Sajak Nanang Suryadi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS'; font-size: x-large;"&gt;GELISAH MANUSIA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;ANXIETAS PENYAIR&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;buat: joko supardi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sepertinya, kau rasakan juga dingin ini sebagai simbol kenangan kita,&lt;br /&gt;sebagaimana telah dirayakan kekalahan-demi kekalahan yang menikami&lt;br /&gt;tubuh. dan berderailah tawa atau tangis, karena airmata tetap membasah&lt;br /&gt;pada pelupuk mata. usahlah lagi ditanyakan untuk apa kita di sini,&lt;br /&gt;menikmati hari-hari membisu atau hiruk pikuk yang menggedor-gedor kepala&lt;br /&gt;dan dada. anxietas yang menggigilkanmu telah menciptakan cerita-cerita&lt;br /&gt;dalam pertemanan ganjil. sebagai seorang pertapa namun hendak&lt;br /&gt;menyetubuhi bintang dan rembulan. memanggil bapak dan ibu dengan&lt;br /&gt;keparauan kanak. kesunyian yang tak dimengerti artinya. juga sebuah&lt;br /&gt;cita-cita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 1997&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;OBSESI&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;buat: fatkhur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemana angka-angka itu dilemparkan&lt;br /&gt;karena kata-kata telah menyihir&lt;br /&gt;maka berkubanglah seorang laki-laki&lt;br /&gt;pada kegamangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada keinginan tak tersampaikan&lt;br /&gt;yang dicoretkan pada dinding kamar&lt;br /&gt;serta baris-baris sajak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 14 Juli 1997&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SANG AKTOR&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;buat: dema. a. jatmiko&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berperan apalagi kali ini. menjadi pencari yang tak sampai-sampai? atau&lt;br /&gt;seorang yang menjalani hari dengan biasa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sepertinya ia tetap seorang lelaki dengan kegalauan di benaknya, mencari&lt;br /&gt;sesuatu pada ruang dan waktu. menerka sebuah keabstrakan dengan pikiran&lt;br /&gt;kanak yang selalu ingin tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;katamu: aku ingin mencoba melewati jalan ini, mencari sesuatu yang tak&lt;br /&gt;juga kutemu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, Juli 1997.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;KOMEDI PUTAR&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;bermainlah kanak pada keriangan,&lt;br /&gt;hidup berputaran atas bawah nikmatilah,&lt;br /&gt;kenangkan kuda dipacu penuh semangat,&lt;br /&gt;pada padang di mana umbu menulis syair,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tertawalah kanak,&lt;br /&gt;sebelum permainan berakhir,&lt;br /&gt;sebelum lampu-lampu dimatikan,&lt;br /&gt;sebelum tersuruk engkau di bawah matahari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 1997&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;strong&gt;PANGGUNG KECIL DI POJOK TAMAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;inikah lambang itu, pada hiruk pikuk, ditawarkan puisi sebagai bacaan&lt;br /&gt;yang gaduh, dengan megaphone di tangan, teriakan dilantangkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebagai pengasong pada pasar malam yang ramai, ditawarkan puisi yang&lt;br /&gt;penuh luka perih. namun tak ada yang mau membelinya. karena manusia&lt;br /&gt;takut dengan kenyataannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;panggung kecil di pojok taman. hadirkan bayang-bayang sebagai cermin&lt;br /&gt;buram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 13 Juli 1997&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;MENCARI SANGKURIANG&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;aku kanak atau siapa saja yang bertanya dengan pikiran penuh legenda dan&lt;br /&gt;dongeng di dalam kepala, memanjat tangkuban perahu mencari sangkuriang&lt;br /&gt;nenek moyang yang dikutuk bunda. tak ada sangkuriang kujumpa, membendung&lt;br /&gt;citarum, menggenang situ bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bendungan jebol. memuntahkan birahi dalam hotel-hotel, cafe, discotik,&lt;br /&gt;vila-vila, rimbunan pohonan, serta merta kau tunjuk pula, jangan lupa:&lt;br /&gt;saritem!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wahai, sepertinya telah kutemukan berjuta sangkuriang, mencari bunda ke&lt;br /&gt;mana--mana....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 12 Juni 1997&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="background-color: white;"&gt;HITUNGAN KEDUA PULUH EMPAT&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;hitungan ke dua puluh empat: melompat!&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;memasuki ruang menaiki waktu yang melaju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak direnungkan jugakah catatan-catatan yang begitu tebal.&lt;br /&gt;telah ditulis disitu ungkapan-ungkapan kejujuran,&lt;br /&gt;atau juga kepalsuan menipu diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena kecewa butuh penghiburan,&lt;br /&gt;karena sedih butuh ditumpahkan,&lt;br /&gt;karena tawa butuh dituntaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;siap-siap...&lt;br /&gt;hitungan ke dua puluh empat: melompat!&lt;br /&gt;jangan lupa di depanmu ada menganga liang lahat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 8 Juli 1997&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;MENEMUI ALDORA SUATU KETIKA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;di mana kan lagi ditemukan percakapan sore hari, ketika aldora&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;menyelinap ke dalam lukisan seorang perempuan mencari bapak, dengan&lt;br /&gt;senyum, menyimpan pedih kerinduan mewarna langit, dengan jemari&lt;br /&gt;dipulaskan cerita getir bertahun tak berjumpa, ke mana pergi pelukis&lt;br /&gt;yang membelai rambut kanak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sambil tersenyum aldora bilang padaku: "aku ingin pergi mengelilingi&lt;br /&gt;dunia, menjelajahi sudut-sudut ruang, dimana kan ditanggalkan segala&lt;br /&gt;kepura-puraan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tergerai rambut sebahu, menatap matahari dengan senyum, simpan&lt;br /&gt;kegundahan dalam-dalam...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;disimpan jugakah cerita itu. dalam dada laki-laki. perempuan yang&lt;br /&gt;berharap, memanggilnya dengan kerinduan. karena cita-cita yang dibangun&lt;br /&gt;menjelang tidur, menyimpan tangis pada malam. mimpi yang diciptakan&lt;br /&gt;dihempaskan ke mana lagi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan buku mana yang harus disembunyikan, karena kejujuran telah&lt;br /&gt;dituliskan. sebuah nama pada masa lalu seorang lelaki, yang&lt;br /&gt;menyimpannya dengan diam-diam. seperti juga cinta dan rindu yang tak&lt;br /&gt;tersampaikan, ke mana air mata itu hendak dialirkan. karena kegetiran&lt;br /&gt;telah menjadi batuan dalam rumah sejarah manusia. menyumpal dalam&lt;br /&gt;dada....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, Juli 1997&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;MENCATAT KESUNYIAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;jauh ke dalam lubuk hatimu, aku telusuri kehampaan. sepertinya yang ada&lt;br /&gt;hanya ruang-ruang kosong: kenihilan akut (sebagai kebingungan mencari&lt;br /&gt;arti diri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"ke mana kita akan menuju?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;engkau tertawa aku tertawa. mentertawakan dunia penuh air liur dan busa&lt;br /&gt;omong kosong.&lt;br /&gt;aku terdiam engkau terdiam. terpekur dalam kesunyian cakrawala. merenung&lt;br /&gt;diri kemana akan pergi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan kesunyian, kau mengertikah artinya?&lt;br /&gt;"tak tahulah..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 21 Agustus 1996&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;MENULISKAN SENJA YANG RUNTUH&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;menuliskan senja yang runtuh, memecahkan kebisingan, menyelinapkan&lt;br /&gt;kesunyian,&lt;br /&gt;kemudian menarilah engkau, pada pertanyaan-pertanyaan purba,&lt;br /&gt;kenangan-kenangan&lt;br /&gt;yang dinyanyikan pada telinga-telinga terbuka,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan menangis, katamu. karena airmata melarutkan kenangan ke dalam&lt;br /&gt;lautan hampa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 2 Juni 1997&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;MATAHARI MENYALA DI MATAMU&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;matahari menyala di matamu,&lt;br /&gt;sebagai cahaya yang menerangi semesta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" aku tak menyukai kegelapan!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 3 Juni 1997&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;GELEMBUNG LUDAH DAN KETERASINGAN YANG MENYILAUKAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;bahasa yang dimuntahkan dari mulut,&lt;br /&gt;adalah keterasingan yang menyilaukan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kedua matamu dipejamkan,&lt;br /&gt;dalam angan segala bergalau,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keinginan-keinginan manusia,&lt;br /&gt;naluri primitif,&lt;br /&gt;membaca tanda-tanda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemudian berhamburan dari mulutmu,&lt;br /&gt;gelembung ludah yang segera kan kan meletus&lt;br /&gt;dan menguap begitu saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin cuma kenangan milik kita, menandai waktu lalu&lt;br /&gt;selebihnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita susun bahasa dari gelembung ludah&lt;br /&gt;mereka-reka masa depan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 3 Juni 1997&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;KONTEMPLASI&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;seru menyeru dalam dada&lt;br /&gt;kejujurankah yang bicara?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;katamu: "manusia adalah makhluk segala kemungkinan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terlempar aku ke dalam ruang kosong tak berpenghuni&lt;br /&gt;merasa asing membaca diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diamlah diam&lt;br /&gt;rasakan semesta meledak dalam kepala&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berjuta tanya&lt;br /&gt;berjuta jawab&lt;br /&gt;kembali pada diri sendiri....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang,1996&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;HATIMU RAWAN MENYIMPAN MIMPI&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;malam basah dan mengkhawatirkan&lt;br /&gt;hatimu rawan menyimpan mimpi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;coba guratkan pada kaki langit:&lt;br /&gt;harapan-harapan tak bertepi&lt;br /&gt;cakrawala angan tak berbatas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sanggupkah engkau menggapai segala&lt;br /&gt;dengan tangan dan benak penuh rencana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sanggupkah?&lt;br /&gt;sedang kekuatan bukan milikmu&lt;br /&gt;cuma!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 22 April 1997&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;CATATAN MUSIM HUJAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;hujan yang turun malam hari hantarkan dingin ke ruang ini,&lt;br /&gt;ada juga kerinduan dan kegalauan, menusuk-nusuk ke dalam dada&lt;br /&gt;bersama gemerisik radio, berbisik-bisik nyanyikan lagu lama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"mengapa tetap tersimpan kesedihan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hanya kebisuan yang menjawab tanya&lt;br /&gt;karena kepedihan sukar diceritakan sebabnya,&lt;br /&gt;karena bertumpuk kegalauan dalam alam bawah sadar,&lt;br /&gt;karena setiap saat memandang kenyataan senantiasa menikam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'kau pemimpi. kau lebur dalam dunia ideamu sendiri..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cilegon- Malang, 1997&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;UCAPAN SELAMAT JALAN&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;buat: guru hazim amir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;manusia lahir,&lt;br /&gt;tumbuh berkembang&lt;br /&gt;dan mati; apa yang ditinggalkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;penyair datang&lt;br /&gt;dan pergi; di mana tanda dijejakkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika doa diucapkan;&lt;br /&gt;semoga sampai selamat ke tempat tujuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kaupun tersenyum; amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 31 Mei 1997&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;DENTING GITAR MENGOYAK MALAM&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;masihkah tersimpan sejumput kerisauan,&lt;br /&gt;denting gitar mengoyak keheningan,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di malam kita terjaga, terasa gema dalam dada,&lt;br /&gt;bercerita apa, teman? sepertinya hanya pertanyaan-pertanyaan tak&lt;br /&gt;beralamat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada siapa kan disampaikan jerit yang begitu parau, dari gitar putus dua&lt;br /&gt;senarnya,&lt;br /&gt;adakah pada angin yang mengendap di lorong gelap, pada dingin yang&lt;br /&gt;menusuk-nusuk,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada siapakah hendak kau sampaikan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hanya wajah yang terlihat setengah gelap setengah terang,&lt;br /&gt;sepotong wajah rasakan nyeri memendam ngeri,&lt;br /&gt;dalam dada terasa sunyi,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ke mana suara itu kan sampai,&lt;br /&gt;wahai siapa lagi yang peduli?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 31 Oktober 1996&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sila ditengok juga:&lt;br /&gt;&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://puisi.lecture.ub.ac.id/" target="_blank"&gt;Puisi Universitas Brawijaya&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://nanangsuryadi.lecture.ub.ac.id/" target="_blank"&gt;Nanang Suryadi Lecture UB&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://nanangsuryadi.web.id/" target="_blank"&gt;Web Nanang Suryadi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://puisi.nanangsuryadi.web.id/" target="_blank"&gt;Web Puisi Nanang Suryadi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://elib.ub.ac.id/" target="_blank"&gt;Taman Pustaka&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4049543-8115784276438868980?l=nanangsuryadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nanangsuryadi.blogspot.com/feeds/8115784276438868980/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4049543&amp;postID=8115784276438868980' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4049543/posts/default/8115784276438868980'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4049543/posts/default/8115784276438868980'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nanangsuryadi.blogspot.com/2012/01/kumpulan-puisi-manusia-gelisah.html' title='Kumpulan Puisi Manusia Gelisah'/><author><name>Nanang Suryadi</name><uri>https://profiles.google.com/117284894423427871851</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh6.googleusercontent.com/-3HBlhcZYvJk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAGI/FJNOM-DIEKE/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4049543.post-6354077098663112602</id><published>2012-01-11T16:21:00.000+07:00</published><updated>2012-01-11T16:23:26.783+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indonesia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='budaya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='masyarakat'/><title type='text'>Kumpulan Puisi Sosial Politik Kemasyarakatan</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;center&gt;&lt;b&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS'; font-size: large;"&gt;SAJAK-SAJAK NANANG SURYADI&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;b&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS'; font-size: x-large;"&gt;ORANG ORANG YANG MENYIMPAN API DALAM KEPALANYA&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;b&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS'; font-size: x-large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;PADA TEMARAM PERTARUHAN DIMAINKAN&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;di sudut sebuah pasar malam, bayangan tentang las vegas, macao, dan&lt;br /&gt;crown melintas-lintas dalam benakku, seorang perempuan tua meraup coin&lt;br /&gt;dari alas penuh nomer, pada temaram pertaruhan dimainkan, nasib baik&lt;br /&gt;atau buruk penjudi kelas teri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di pojok yang lain, gambar ikan dan udang yang ditebak menyimbolkan apa?&lt;br /&gt;selain penasaran yang minta dilunaskan, karena kekalahan menikam ulu&lt;br /&gt;hati, memakilah, karena tiada mampu berbuat apa melihat segalanya&lt;br /&gt;terjadi: upeti diselinapkan pada tangan siapa. namun adakah yang peduli,&lt;br /&gt;karena pertaruhan terus dimainkan. hidup dan mati di meja kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(sepertinya malam telah begitu larut, dalam benak kita menari-nari&lt;br /&gt;dursasana dan sengkuni yang menang dadu. adakah kita pandawa yang&lt;br /&gt;terusir ke hutan belantara?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 1997&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;KINCIR DIAM SEBUAH PASAR MALAM&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;pada loket pasar malam tertulis: tutup, sampai ketemu esok hari. kuda&lt;br /&gt;yang ditumpaki kanak berhenti, kincir diam menadahi kebekuan malam yang&lt;br /&gt;mulai mengembun menyentuh rambut di kepalamu yang rontok satu-satu,&lt;br /&gt;merenungkan apa? selain kebingungan manusia yang saling menyesatkan&lt;br /&gt;dengan pertanyaan-pertanyaan ---bualan kosong--- melepaskan sesak dalam&lt;br /&gt;dada. karena kebenaran, katamu, menjadi bahasa-bahasa langit, dan&lt;br /&gt;teramat sulit untuk dieja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maka sambil terpejam kaupun meremangkan tanya,"apa yang dibaca dari&lt;br /&gt;tanda-tanda jalan raya, tulisan pada buku-buku sejarah, relief pada&lt;br /&gt;candi-candi, selain manusia yang ingin membaca dirinya sendiri dengan&lt;br /&gt;kejujuran atau pura-pura?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 1997&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;ORANG-ORANG YANG MENYIMPAN API DALAM KEPALANYA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Meledak juga akhirnya, kemarahan itu, membakar gedung-gedung serta harta&lt;br /&gt;benda yang begitu kau cintai. Massa yang mungkin sukar kau mengerti&lt;br /&gt;maunya. Orang-orang yang menyimpan api dalam kepalanya dari waktu ke&lt;br /&gt;waktu, rasakan berjuta perasaan dalam dada bergalau tak karuan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Orang-orang yang memandang pameran kemewahan, namun mereka tiada mampu&lt;br /&gt;memilikinya, walau keringat telah diperas begitu deras, walau tulang&lt;br /&gt;belulang telah dibanting dengan begitu keras. Namun tetap saja yang&lt;br /&gt;terlihat ketidakadilan yang disodorkan di mana-mana. Mengapa kau&lt;br /&gt;tanyakan lagi; apa sebab kerusuhan itu terjadi. Darah membanjir. Air&lt;br /&gt;mata mengalir. Sedangkan jeritan itu tiap detik diperdengarkan meminta&lt;br /&gt;perhatianmu. Dan tak juga telingamu mendengarnya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Jemariku melukis dengan gemetar sebuah kota yang gemuruh, yang&lt;br /&gt;mencampakkan orang--orang yang kesepian ke dalam plaza, diskotik, cafe&lt;br /&gt;yang riuh serta ruang hotel hendak lunaskan mimpi senggama. Karena&lt;br /&gt;industrialisasi (juga modernisasi + westernisasi) telah mencemplungkan&lt;br /&gt;mereka ke dalam limbah-limbah pabrik dan melemparkannya ke udara yang&lt;br /&gt;pengap. Namun tak jera juga manusia mengadu nasibnya dengan map penuh&lt;br /&gt;kertas di tangan mengetuk pintu-pintu kantor, dimana mimpi-mimpi akan di&lt;br /&gt;simpan di dalamnya .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Dan pada kerusuhan yang meledak di segala penjuru. Kita tatap wajah&lt;br /&gt;siapa. Selain orang-orang yang lelah dan benak penuh api, yang akan&lt;br /&gt;membakar, apa saja. Di tanganku yang gemetar, kota yang meledak&lt;br /&gt;menggigilkan harapan ke sudut-sudut peradaban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 22 Juli 1997&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;SEORANG IBU DAN MIMBAR YANG DIROBOHKAN&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;siapakah yang menangis di situ. pada keriuhan orang-orang berteriak.&lt;br /&gt;lemparan batu dan kobaran api. seorang ibu berdiri di samping mimbar&lt;br /&gt;yang dirubuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;betapa merah itu marah. betapa kelam itu hitam. betapa mendung itu mega.&lt;br /&gt;betapa sedih engkau ibu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 1996&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;ANAK YATIM PIATU PERADABAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;peradaban telah terbunuh. ayah bunda sejarah telah menjadi kutukan bagi&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;anak-anaknya. tertebaslah pohon dari akarnya. tertebaslah kita dari&lt;br /&gt;kenangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;teks-teks lama telah ditinggalkan, kehormatan-demi kehormatan&lt;br /&gt;ditanggalkan. menjelmalah wajah coreng moreng, tak jelas siapa dirinya.&lt;br /&gt;menjadi anak yatim piatu sejarah peradaban. terputus dari masa silam.&lt;br /&gt;mencari jalan ke masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cilegon, 1996&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;BERSAMA CERITA WAHYU&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;anak-anak muda yang menatap cerobong pabrik,&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;kantor penuh uang,&lt;br /&gt;tambang emas permata sebagai sebuah masa depan&lt;br /&gt;rasakan kecemburuan luar biasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika pintu-pintu buat mereka tak pernah dibuka&lt;br /&gt;sedangkan etalase menawarkan mimpi-mimpi yang harus dibeli&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seteguk demi seteguk menelan kebencian,&lt;br /&gt;berkobarlah api di dalam dadanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena kenyataan begitu pahit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berbutir pil dan minuman keras bersarang di perutnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(dengan belati di tangan&lt;br /&gt;menyergap rizki di tengah jalan!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 2 Oktober 1996&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SEBUTIR MATA&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;mengingat: w.t.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perempuan itu, istri seorang demonstran, berkata: karena perjuangan&lt;br /&gt;harus dilanjutkan, kang mas, aku relakan sebutir mataku untukmu.&lt;br /&gt;menggantikan mata kirimu yang pecah saat unjuk rasa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;UCAPAN SELAMAT TIDUR&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;good night, my son&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ke dalam tidurnya&lt;br /&gt;anak-anakmu membawa cerita sore tadi, orang orang yang terjatuh,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;derum sepeda motor, truk penuh manusia, dan juga bendera-bendera&lt;br /&gt;warna-warna menjela di kedua mata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;anak-anak pun mengigau:&lt;br /&gt;ibu, lihatlah betapa terang bintang, betapa rimbun pohon beringin,&lt;br /&gt;ibu, mengapa itu banteng terluka&lt;br /&gt;dan hampir mati?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, Mei 1997&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;AMBISI&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;:obrolan bersama gustom&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;guratan itu sebagai idea yang bergulung-gulung membadai,&lt;br /&gt;seperti juga ambisi manusia yang tak tertahankan,&lt;br /&gt;hendak menjebol segala dengan penuh keyakinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;namun, adakah kau terima juga kekalahan itu&lt;br /&gt;dengan penuh rasa syukur&lt;br /&gt;atau dendam membara dalam dada?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 3 Juni 1997&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;BUKU-BUKU YANG DITUMPUK DAN BERDEBU&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;buat: kinyur + gustom&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berapa tokoh pada sejarah yang diusung dalam buku-buku. adakah gustom,&lt;br /&gt;hakim, kinyur, wahyu, taufan, joko, hazim, kita semua di situ.&lt;br /&gt;mengais-ngais sampah peradaban yang ditawarkan siapa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seperti juga kondom yang dikampanyekan. orang-orang pun menawarkan&lt;br /&gt;warna-warna bendera dan nama-nama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;buku - buku berdebu yang ditumpuk telah mengajarkan apa padamu.&lt;br /&gt;mengajarkan kekuasaan yang busuk&lt;br /&gt;dan kau ingin menggapainya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 7 Juni 1997&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;CERITAKAN PADAKU TENTANG ANGGUR DAN REMBULAN&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;aku ingin menyapamu pada suatu senja, ketika kau akan bertolak ke sebuah&lt;br /&gt;negeri asing&lt;br /&gt;ceritakan saja padaku tentang anggur dan rembulan,&lt;br /&gt;karena telingaku terlalu bising dengan makian kemiskinan dan peperangan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;atau nyanyikan saja untukku: selamat malam duhai kekasih&lt;br /&gt;agar nyenyak tidurku, tak terganggu mimpi buruk tentang negeri ini&lt;br /&gt;janganlah lagi kau ceritakan tentang korupsi yang membuatku ingin muntah&lt;br /&gt;atau kolusi, atau manipulasi, atau penindasan, atau....ah, aku ingin&lt;br /&gt;tertidur sekejap saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 30 September 1997&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;PERASAAN KEHILANGAN&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;kemana perginya kejujuran&lt;br /&gt;dulu ia berdiam di sini,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam dada penyair,&lt;br /&gt;dalam puisi&lt;br /&gt;kucari ia,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;matamu bertutur apa,&lt;br /&gt;adakah kejujuran di situ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada tangis,&lt;br /&gt;seorang gadis melemparkan kesah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada tawa,&lt;br /&gt;seorang lelaki melemparkan gundah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jalin menjalin hari&lt;br /&gt;tak kunjung di jumpa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ia pergi,&lt;br /&gt;dan aku merasa kehilangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kau juga?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;strong&gt;ORANG YANG MEMAHATKAN KENANGAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;seseorang melayarkan ingatan pada bayangan, menembus ruang waktu,&lt;br /&gt;terbacalah pada telapak tangan garis kehidupan, meramalkan masa depan,&lt;br /&gt;atau kejayaan masa silam? relief-relief pada batuan bercerita tentang&lt;br /&gt;sebuah kenangan, abadikan mitos pada pahatan: "bertahktalah raja-raja&lt;br /&gt;pada hati rakyat dengan kearifan, tersingkirlah penguasa zalim dari&lt;br /&gt;nurani rakyat yang butuh keadilan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;suatu ketika orang-orang menuliskan cita-cita dan kegundahannya pada&lt;br /&gt;lontar-lontar, sambil menembangkannya sebagai ajaran hidup. tataplah&lt;br /&gt;huruf-huruf itu pada serat-serat tua, bacalah: jaman edan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menarilah bayangan-bayangan: ke mana kita arahkan perahu ini. adakah&lt;br /&gt;kita pewaris moyang gagah berani, mengarungi samudera dengan kapal&lt;br /&gt;pinisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bowo, tanto rabalah relief itu, sepertinya ada airmata moyang kita di&lt;br /&gt;situ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 17-24 Juli 1997&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sila ditengok juga:&lt;br /&gt;&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://puisi.lecture.ub.ac.id/" target="_blank"&gt;Puisi Universitas Brawijaya&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://nanangsuryadi.lecture.ub.ac.id/" target="_blank"&gt;Nanang Suryadi Lecture UB&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://nanangsuryadi.web.id/" target="_blank"&gt;Web Nanang Suryadi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://puisi.nanangsuryadi.web.id/" target="_blank"&gt;Web Puisi Nanang Suryadi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/elib.ub.ac.id" target="_blank"&gt;Perpustakaan Universitas Brawijaya&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4049543-6354077098663112602?l=nanangsuryadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nanangsuryadi.blogspot.com/feeds/6354077098663112602/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4049543&amp;postID=6354077098663112602' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4049543/posts/default/6354077098663112602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4049543/posts/default/6354077098663112602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nanangsuryadi.blogspot.com/2012/01/kumpulan-puisi-sosial-politik.html' title='Kumpulan Puisi Sosial Politik Kemasyarakatan'/><author><name>Nanang Suryadi</name><uri>https://profiles.google.com/117284894423427871851</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh6.googleusercontent.com/-3HBlhcZYvJk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAGI/FJNOM-DIEKE/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4049543.post-4046467134342054937</id><published>2012-01-11T16:14:00.003+07:00</published><updated>2012-01-11T16:16:10.035+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kepribadian'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sajak psikologi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='manusia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='psikologi'/><title type='text'>Kumpulan Puisi Orang Yang Merenenung</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;center&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS'; font-size: large;"&gt;sajak-sajak: nanang suryadi&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;b&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS'; font-size: x-large;"&gt;ORANG YANG MERENUNG&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;b&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS'; font-size: x-large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&lt;/center&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;PRIBADI YANG TERBELAH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;bercakap sebagai karib yang selalu menghinakan satu sama lain&lt;br /&gt;melecehkan, bertempur dalam ruang dan waktu: diri!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada berapa kepribadian yang hadir pada dirimu?&lt;br /&gt;bertolak belakang paradoksal&lt;br /&gt;atau saling melengkapi sebagai harmoni&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sekular atau tak&lt;br /&gt;dikotomis atau bukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;engkau hadir mencoba untuk tidak goyah, utuh mengatakan pada dunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi tak bisa&lt;br /&gt;senantiasa ada dialektik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;senantiasa ada keinginan-keinginan manusia&lt;br /&gt;yang tak terpadamkan , sepertinya.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 7 Juni 1997&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;ORANG YANG MERENUNG&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;buat: cak zen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tanda yang membayang pada bola mata&lt;br /&gt;adalah dunia berputaran dalam benak kepala&lt;br /&gt;terbacalah kegundahan manusia merenungkan kehidupan&lt;br /&gt;sebagai cerita tiada habis-habisnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seperti juga ayat yang terbuka untuk ditafsirkan&lt;br /&gt;alam mengajarkan rahasia-rahasia sebagai tanda-tanda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terbacakah juga di situ segala jawaban?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;orang yang merenung membaca tanda-tanda&lt;br /&gt;mencoba menyibak rahasia&lt;br /&gt;tak usai juga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 02 Agustus 1997&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;JAMBANGAN RETAK&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;menderulah badai memporakan harapan yang disusun dalam hatinya&lt;br /&gt;seseorang yang mencinta meletakkan bunga layu pada jambangan retak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kepada siapa kan disampaikan kegundahan&lt;br /&gt;orang sunyi yang merindu menyimpan bayangan&lt;br /&gt;menari-nari sebagai cerita tiada terlupakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;catatan pada buku menguning&lt;br /&gt;abadikan kisah percintaan dan kesedihan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 02 Agustus 1997&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;strong&gt;SERAUT WAJAH MASA SILAM&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;menatapmu adalah menatap silam&lt;br /&gt;dimana kutemukan bayangan menari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;adakah kurindukan masa lalu kembali kini&lt;br /&gt;pada senyum yang melambai&lt;br /&gt;pada pesona cinta yang menjerat hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;raut wajah yang membayang pada kedua mataku&lt;br /&gt;adalah sejarah yang hendak kutimbun dalam kelampauan&lt;br /&gt;tapi tak!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kenangan itu tetap membayang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;senyum itu mengapa menggoda diri&lt;br /&gt;raut wajah itu mengapa melambai lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apakah manusia hidup dari kenangan demi kenangan&lt;br /&gt;dan tak kunjung beranjak pergi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bayangan itu&lt;br /&gt;menari-nari&lt;br /&gt;o, menari- nari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 29 September 1997&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;strong&gt;CAHAYA MATA&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;angin kemarau&lt;br /&gt;mendera tubuhku&lt;br /&gt;panas dan berdebu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kala begini kurindu menatap wajahmu&lt;br /&gt;sebagai kesejukan menyiram kegundahanku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wahai&lt;br /&gt;betapa bening telaga&lt;br /&gt;pada sepasang mata&lt;br /&gt;mencahaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 23 September 1997&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SESEORANG YANG HENDAK MELUKIS&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;ada seraut wajah mencoba menyelinap ke dalam mimpiku sunyi,&lt;br /&gt;o, kegundahan seorang lelaki membaca tanda-tanda&lt;br /&gt;: siapakah yang telah merenggut hati?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemudian, angan beterbangan menari-nari menuju cakrawala&lt;br /&gt;ingin melukis serupa pelangi,&lt;br /&gt;atau bunga-bunga yang bermekaran&lt;br /&gt;atau ketakutan&lt;br /&gt;atau mimpi-mimpi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(wahai, tangan yang gemetar, hati yang gemetar...&lt;br /&gt;hendak melukis apa?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin hanya impian,&lt;br /&gt;sekedar harapan di ujung malam&lt;br /&gt;tak ada jawaban pasti!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 09 Oktober 1997&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;POTRET&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;di mana&lt;br /&gt;kan dijejakkan kaki?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;orang sendiri membaca diri&lt;br /&gt;pada sunyi dipahatkan mimpi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menggeleparlah ia pada sepi&lt;br /&gt;menuai kenangan-kenangan&lt;br /&gt;menusuk ke lubuk hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam puisi, sepertinya....&lt;br /&gt;hanya sunyi&lt;br /&gt;hanya sepi&lt;br /&gt;hanya mimpi&lt;br /&gt;terbubuh lewat jemari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;orang sendiri membaca diri&lt;br /&gt;tak henti-henti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 23-09-1997&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;TANYA&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;dari senyuman tertebar&lt;br /&gt;adakah kegundahan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari cerita hari-hari kegembiraan, tawa dan cinta&lt;br /&gt;adakah kesedihan dan rindu yang menikam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari cuaca yang terbaca dengan pikiran bersahaja&lt;br /&gt;adakah mimpi-mimpi kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tanya demi tanya mengalir,&lt;br /&gt;adakah jawaban?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 29 September 1997&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;OBROLAN DI WARUNG KOPI&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;bergelas kopi berbatang rokok terhidang. sebagai tanda. kehangatan itu&lt;br /&gt;terjalin dari bualan tentang apa saja. (inginkah kau kenal diriku&lt;br /&gt;seperti kau kenal dirimu sendiri?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;katamu: mari kita bicara. dari puntung berasap. kerumitan puisi. dan&lt;br /&gt;tentang teman-teman yang sukar dimengerti maunya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(kataku: tidakkah kau tahu kitapun begitu. berlari sepanjang waktu&lt;br /&gt;menolak pemastian demi pemastian. mencoba mengelak dari pola rekayasa.&lt;br /&gt;mengeja diri tak henti-henti. menjadi rahasia tak henti-henti...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, September 1996&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;MENELPON SEORANG TEMAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;halo! apa kabar? masih adakah yang tersisa dari percakapan kemarin sore.&lt;br /&gt;secarik kertas bergambar waru tertusuk anak panah. kau bidikkan&lt;br /&gt;sungguh-sungguh atau bercanda saja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;katamu: "adakah yang sungguh-sungguh di sini?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, September 1996&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sila ditengok juga:&lt;br /&gt;&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://puisi.lecture.ub.ac.id/" target="_blank"&gt;Puisi Universitas Brawijaya&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://nanangsuryadi.lecture.ub.ac.id/" target="_blank"&gt;Nanang Suryadi Lecture UB&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://nanangsuryadi.web.id/" target="_blank"&gt;Web Nanang Suryadi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://puisi.nanangsuryadi.web.id/" target="_blank"&gt;Web Puisi Nanang Suryadi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4049543-4046467134342054937?l=nanangsuryadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nanangsuryadi.blogspot.com/feeds/4046467134342054937/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4049543&amp;postID=4046467134342054937' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4049543/posts/default/4046467134342054937'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4049543/posts/default/4046467134342054937'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nanangsuryadi.blogspot.com/2012/01/kumpulan-puisi-orang-yang-merenenung.html' title='Kumpulan Puisi Orang Yang Merenenung'/><author><name>Nanang Suryadi</name><uri>https://profiles.google.com/117284894423427871851</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh6.googleusercontent.com/-3HBlhcZYvJk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAGI/FJNOM-DIEKE/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4049543.post-8459382367861439914</id><published>2012-01-11T16:09:00.001+07:00</published><updated>2012-01-11T16:11:18.461+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi negeri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi protes'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pamflet'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indonesia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sajak negeri'/><title type='text'>Kumpulan Puisi Negeri Yang Menangis</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Sajak-sajak Nanang Suryadi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;NeGErI YaNG MeNAngIs&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;ALDORA MELUKIS KOTA (1)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;aldora melukis kota, jemarinya memulas cat hitam dan merah pada kanvas yang lusuh,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS'; font-size: medium;"&gt;ada kegusaran yang memusar, pada wajah&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS'; font-size: medium;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;"mengapa rusuh juga yang membakar kota-kota?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;kau mau minum kopi aldora? atau sebatang rokok&lt;br /&gt;mungkin bisa hilangkan pening dalam kepala&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;aldora melukis kota, juga manusia tak jelas wajahnya merah hitam dipulasnya, dicampur baur, mungkin sebentuk luka&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;tanganmu kotor, aldora&lt;br /&gt;jemari halus dan kuku putih tak berupa&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;:mengapa luka?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;"mengapa bukan cinta!"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;ALDORA MELUKIS KOTA (2)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;aldora melukis kota. dengan jemarinya ia guratkan kota yang telah berubah. wajah-wajah manusia yang muram.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;"berapa banyak rumah yang harus ditumbangkan, dora? berapa sawah berubah menjelma rumah mewah?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;kau tak menjawabnya dengan kata-kata. karena apa? (takutkah engkau untuk mengatakannya dengan mulutmu?)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;aldora melukis kota. warna-warna memar tumpah ruah di kanvas. meledak juga tangisnya di lukisan kota yang terbakar!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;cilegon, 1997&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;PEREMPUAN YANG MENJERIT&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;perempuan yang menjerit. adalah ibu melihat kanak yang marah membakar gedung&amp;nbsp;&amp;nbsp;juga rumah ibadah. dengan kepedihan yang terpendam. sekian lama. siapa menyulut siapa. kerusuhan meledak di mana-mana. ( mobil-mobil terjungkal penuh asap dan api, perempuan diperkosa hingga mati, kepala manusia diarak di jalan-jalan, darah berceceran ---hugh perutku mual! sungguh!)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;"cinta! mengapa berlari?" aku bertanya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;"adam, nuh, ibrahim menangiskah engkau?" ibu ganti bertanya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;"cinta! mengapa berlari?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;ibu menatapku, tapi tatapnya adalah gelombang menghantam hatiku:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;"kanak-kanakku, kalian semua bersaudara. kalian semua bersaudara. mengapa terus kau sulut kebencian di mana-mana?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;hr align="LEFT" style="text-align: -webkit-auto;" /&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;NEGERI TEROR&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;kau merasa dinding mendengarkan pembicaraan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;mata-mata membayangi setiap gerak-gerik&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;sepertinya, telinga penguasa ada di mana-mana&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;menguping obrolan-obrolan kebosanan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;ketakutan yang mencekam&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;ketika pistol teracung menempel di jidatmu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;makian yang mana hendak dimuntahkan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;kepada siksaan penuh teror&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;memasuki mimpi-mimpimu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Malang, 1998&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;hr align="LEFT" style="text-align: -webkit-auto;" /&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;SENDANG DRAJAT&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;bunga yang ditabur bawah pohonan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;batu berserak, imaji kepurbaan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;kolam kecil, janji kejayaan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;sipa menyepi di tengah bumi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;di dalam goa&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;alir air kecil sekali&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;hanya gemercik&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;menimpa batu kali&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;"nenek moyang, nenek moyang", ada suara memanggil&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;aku lihat tarian kekhusukan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;melawan ketakutan pada kekuatan tak terpahami&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;kesunyian ini begitu angker&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;hutan jati mengepung&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;batuan terjal angkuh menjulang&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;akar pohonan tersembul di permukaan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;bau kembang bertebaran&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;sisa asap dupa&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;"apa yang diingini manusia, harta atau bahagia?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;6 September 1998&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;hr align="LEFT" style="text-align: -webkit-auto;" /&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;NEGERI YANG MENANGIS&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;beribu kata terlontar dari bibir gemetar: senja yang kaugugurkan dari tatapan perlahan tumbuh menjadi nyala. anak-anak berpaling dari masa lalu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;betapa sunyi. betapa sunyi. menyusuri nasib negeri sendiri. ada yang teramat sedih menderaskan airmata. ada yang teramat marah memuntahkan api.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;"kuasa! kuasa!"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;dan aku menggigil&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;menulis: indonesia!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Madiun, September 1998&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;hr align="LEFT" style="text-align: -webkit-auto;" /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS'; text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b style="background-color: white;"&gt;NYANYIAN BUAT KANAK&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Sungguh, di masa sulit ini&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Aku ingat wajahmu,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Sebagai pengobat kegetiran&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Binar mata, tawa mengekeh&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Atau tangis pada dini hari&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Luruhkan kesumpegan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Dari tangan-tangan yang mencoreti dinding rumah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Aku temukan lukisan terindah lahir dari kemurnian&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Aku menimba kesejukan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Pada tatapan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Lebur darah keringatku&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Di dalam dirimu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Madiun, 2 September 1998&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;Sila ditengok juga:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://puisi.lecture.ub.ac.id/" style="background-color: white;" target="_blank"&gt;Puisi Universitas Brawijaya&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://nanangsuryadi.lecture.ub.ac.id/" style="background-color: white;" target="_blank"&gt;Nanang Suryadi Lecture UB&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://nanangsuryadi.web.id/" style="background-color: white;" target="_blank"&gt;Web Nanang Suryadi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://puisi.nanangsuryadi.web.id/" style="background-color: white;" target="_blank"&gt;Web Puisi Nanang Suryadi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4049543-8459382367861439914?l=nanangsuryadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nanangsuryadi.blogspot.com/feeds/8459382367861439914/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4049543&amp;postID=8459382367861439914' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4049543/posts/default/8459382367861439914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4049543/posts/default/8459382367861439914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nanangsuryadi.blogspot.com/2012/01/kumpulan-puisi-negeri-yang-menangis.html' title='Kumpulan Puisi Negeri Yang Menangis'/><author><name>Nanang Suryadi</name><uri>https://profiles.google.com/117284894423427871851</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh6.googleusercontent.com/-3HBlhcZYvJk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAGI/FJNOM-DIEKE/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4049543.post-6552408494167911853</id><published>2012-01-11T16:04:00.000+07:00</published><updated>2012-01-11T16:04:24.813+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi religi'/><title type='text'>Kumpulan Puisi Religius</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;SAJAK-SAJAK NANANG SURYADI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;ENGKAU YANG MENATAP&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;IN MEMORIUM&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;melambaikan senja padamu.&lt;br /&gt;bersama air mata yang terasa asin di bibir.&lt;br /&gt;mata yang berkaca. melewati jendela&lt;br /&gt;menatap kematian&lt;br /&gt;dengan begitu bersahaja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;amboi, langkah ini hendak menuju ke mana.&lt;br /&gt;selain menjejak pada kemungkinan hari-hari penuh kegelisahan,&lt;br /&gt;kehampaan dan kesunyian diri sendiri.&lt;br /&gt;meraba kegelapan yang melumuri isi kepala.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;kereta warna hitam yang kau sorongkan melewati pelataran. yang begitu lengang. tawarkan sebuah kenangan di masa lalu.&lt;br /&gt;ketika kehidupan baru di hembuskan ke dalam dadamu...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;bikin perjanjian untuk kembali pada asal mulamu, anak manusia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;sepertinya tak ada yang patut ditangiskan.&lt;br /&gt;selain mengaca pada hari yang penuh warna dan cerita penuh deru di masa lalu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;(Tuhan, aku hantarkan doa melewati senja ini)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;AKU YANG MERINDU, SIAPA TAHU?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;serupa lonceng berdentang&lt;br /&gt;di tangan poe, atau yono wardito&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;ia menarik-narik tangan kakiku&lt;br /&gt;hendak menari. hendak menari&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;mungkin ia semacam kerinduan&lt;br /&gt;begitu asing, melekat pada kaca jendela&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;neng-neng-neng-neng&lt;br /&gt;neng-neng-neng-neng&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;semacam dentangan lonceng,&lt;br /&gt;di tangan siapa kau tahu?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;aku yang merindu, siapa tahu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;malang, 26 mei, 1999&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;WAHAI ENGKAU YANG MENATAP&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Seorang manusia mencari jalan hidupnya&lt;br /&gt;Memetakan langit&lt;br /&gt;Mencari jawab: siapakah aku, siapakah engkau?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajah pada bayang-bayang membusur&lt;br /&gt;Dari masa lalu sebuah kesaksian&lt;br /&gt;Begitu samar&lt;br /&gt;Antara hari berselang&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Sebuah tatapan, tak pernah gugur&lt;br /&gt;Menyentuh kedalaman&lt;br /&gt;Rongga dada&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Berbisiklah, berbisik, manusia yang mencari jawab:&lt;br /&gt;"Engkau yang begitu samar dalam ingatan&lt;br /&gt;kusapa dalam doa,&lt;br /&gt;juga dosa"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;begitu lindap&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Malang, 15 Oktober 1998&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;MATA KESUNYIAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada mata, sebuah dunia kutemukan, jalinan cerita&lt;br /&gt;Manusia hidup dengan kesendiriannya&lt;br /&gt;Di tengah riuh gemuruh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Kesunyian di mana batasnya&lt;br /&gt;Dari kelam hitam mata&lt;br /&gt;Seribu tikaman terasa menyentuh jantungku&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Malang, 15 Oktober 1998&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;SANG PENGAWAS AGUNG&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang begitu seksama memperhatikan segala tindak-tanduk, gemetaranlah&lt;br /&gt;aku menghitung detik-detik perhitungan yang muncul di pelupuk mata,&lt;br /&gt;menelanjangiku dengan sangat polos dan bugil, memeriksa bulu demi bulu,&lt;br /&gt;daki demi daki yang menempel, pada tangan, pada kaki, sedang mulut&lt;br /&gt;dibiarkan diam; dengan begitu bening dan jujur: mereka menjadi saksi&lt;br /&gt;sebuah pengkhianatan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, Juli 1997&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;RASA BERSYUKUR&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan,&lt;br /&gt;bibirku yang gemetar&lt;br /&gt;menyebutmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ucapkan syukur&lt;br /&gt;tiada habis-habisnya&lt;br /&gt;terlimpah kenikmatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kukecap kasih sayang-Mu&lt;br /&gt;dengan segala cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kureguk kasih-Mu&lt;br /&gt;kureguk sayang-Mu&lt;br /&gt;kureguk cinta-Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan,&lt;br /&gt;gemetaran aku mengingat-Mu&lt;br /&gt;wahai, Pemilik Cinta Sejati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyuwangi, 09-09-1997&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;TATAPAN YANG BEGITU TAJAM&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;begitu tajam,&lt;br /&gt;begitu tajam tatapan-Mu,&lt;br /&gt;menghunjam ke dalam lubuk hatiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Siapakah yang akan mendengarkan keluhku lagi,&lt;br /&gt;selain Engkau wahai...."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku tertunduk&lt;br /&gt;aku tertunduk&lt;br /&gt;mengharap&lt;br /&gt;mendamba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan tatapanmu begitu tajam&lt;br /&gt;menghunjam ke dalam kalbu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyuwangi, 09-09-1997&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;TATAPAN YANG BEGITU LEMBUT&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;begitu lembut.&lt;br /&gt;begitu lembut tatapan-Mu&lt;br /&gt;menyiram sejuk ke dalam batinku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;segala gundah&lt;br /&gt;segala amarah&lt;br /&gt;punah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menjelma cinta&lt;br /&gt;menjelma cinta&lt;br /&gt;ingin kubalas tatapan-Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi aku sekedar hamba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak sanggup aku&lt;br /&gt;tak sanggup aku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wahai,&lt;br /&gt;aku tertunduk malu,&lt;br /&gt;atas segala pengkhianatanku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyuwangi, 09-09-1997&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;ADA YANG MEMBERI ISYARAT&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;isyarat apa yang disampaikan, kepada seseorang ---yang bercampur baur&lt;br /&gt;perasaannya--- mendengar sesuatu tentang maut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sepertinya orang sering pula bercerita, tentang orang yang menjerit&lt;br /&gt;histeris, atau uban satu-satu yang tumbuh di kepala, atau raut muka yang&lt;br /&gt;kerut merut, atau tubuh kekar dan gagah, lalu : mati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada yang memberiku isyarat dari balik jendela, seperti dalam mimpi,&lt;br /&gt;menyelinap dan mengendap, mengajak seseorang untuk pergi: entah&lt;br /&gt;kemana.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, Juli 1997&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;MENYAPAMU&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;aku menyapamu dalam mimpi yang mengembun,&lt;br /&gt;pada subuh yang sebentar kan merekah,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cuma sepi dan rasa nyeri yang dibisikkan,&lt;br /&gt;menanti matahari, mungkin akan pecah dalam kepala,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;betapa panasnya, bergolak ini benak kepala,&lt;br /&gt;juga dalam dada....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sepertinya telah habis semua kuceritakan,&lt;br /&gt;tiada lagi rahasia,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diriku tegak telanjang,&lt;br /&gt;di hadapan-Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cilegon, 22 Januari 1997&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;MENCATAT NAMAMU&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;Dalam hati masih ada kegundahan itu&lt;br /&gt;Secara perlahan membakar angan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sunyi mengingat wajahmu,&lt;br /&gt;berderai potret pecah&lt;br /&gt;terbanting tangan-tangan waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu kukuh memisahkan kekinianku&lt;br /&gt;dengan cerita dulu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkaukah itu,&lt;br /&gt;yang bercakap dalam gemerisik angin meniup daunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabarkan sesuatu entah kebencian atau kecintaan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berayun angan menari&lt;br /&gt;dalam jagat semesta pertanyaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu samar&lt;br /&gt;Begitu samar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namamu yang terbubuh&lt;br /&gt;dalam kabut yang melulur keheningan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senduro-Pandansari, 21 Agustus 1995&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sila tengok juga:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://puisi.lecture.ub.ac.id/" target="_blank"&gt;Puisi Universitas Brawijaya&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://nanangsuryadi.lecture.ub.ac.id/" target="_blank"&gt;Nanang Suryadi Lecture UB&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://nanangsuryadi.web.id/" target="_blank"&gt;Web Nanang Suryadi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://puisi.nanangsuryadi.web.id/" target="_blank"&gt;Web Puisi Nanang Suryadi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4049543-6552408494167911853?l=nanangsuryadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nanangsuryadi.blogspot.com/feeds/6552408494167911853/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4049543&amp;postID=6552408494167911853' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4049543/posts/default/6552408494167911853'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4049543/posts/default/6552408494167911853'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nanangsuryadi.blogspot.com/2012/01/kumpulan-puisi-religius.html' title='Kumpulan Puisi Religius'/><author><name>Nanang Suryadi</name><uri>https://profiles.google.com/117284894423427871851</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh6.googleusercontent.com/-3HBlhcZYvJk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAGI/FJNOM-DIEKE/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4049543.post-1427659018527424195</id><published>2012-01-11T11:16:00.000+07:00</published><updated>2012-01-11T11:16:08.567+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi sunyi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kumpulan puisi kenangan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sunyi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kumpulan puisi sunyi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesunyian'/><title type='text'>Kumpulan Puisi Sunyi</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Puisi-puisi Nanang Suryadi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;OraNg SeNdiRi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;center&gt;&amp;nbsp;&lt;/center&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;REPORTOAR BUKU HARIAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;telah berapa kesah yang tertumpah. tinta merah atau hitam. dalam hidupmu yang bercerita apa. selain cinta yang sukar dipahami. dan juga hidup penuh gelisah yang memburu. karena peristiwa demi peristiwa menjelma di depan mata. tak perlu teori, katamu pasti. ah, mana lagi yang pasti buatmu. segalanya kau ragui. bahkan dirimu sendiri. kau tak percaya dirimu sendiri ada. menjalani hidup dan berjalan di muka bumi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;katamu: "siapa bilang bumi bulat? tidakkah ia kotak, kerucut, prisma atau benjol-benjol?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;cilegon, 1997&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;KESUNYIAN MILIK PENYAIR&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;sepertinya,&lt;br /&gt;hanya mimpi yang kusimpan di sini&lt;br /&gt;dalam benak yang selalu bertanya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;adakah aku sebagai ilalang?&lt;br /&gt;bergoyang tertiup angin semilir&lt;br /&gt;atau tertidur rebah memeluk bumi yang kucinta&lt;br /&gt;ketika angin prahara tiba&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;adakah aku sebagai angin?&lt;br /&gt;bergerak ke segala arah&lt;br /&gt;menghamburkan cerita pada bumi dan cakrawala&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;berjuta serpihan tanya kuhamburkan ke cakrawala&lt;br /&gt;jatuh ke bumi juga akhirnya,&lt;br /&gt;berserak tangis, tawa, cinta dan kemarahan,&lt;br /&gt;menjelma cerita,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;apa yang kau kira kini?&lt;br /&gt;kubawakan cerita padamu,&lt;br /&gt;sebagai kesunyian dalam dadaku,&lt;br /&gt;sepertinya...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;hanya kesunyian milik para penyair,&lt;br /&gt;dari waktu ke waktu,&lt;br /&gt;merangkai kata&lt;br /&gt;dari kedalaman kegelisahan yang memburu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;ke mana pergimu,&lt;br /&gt;kesunyian menyergap,&lt;br /&gt;kecemasan membekap,&lt;br /&gt;berjuta tanya kau lemparkan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;hanya kesunyian yang menjawab!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;malang, 25 maret 1997&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;SURAT&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;sajak yang kutulis pada suatu ketika menjelma menjadi surat bercerita padamu sebagai kawan bercerita tentang penyair yang kehilangan kata-katanya karena kata-kata telah menjelma teror bagi siapapun, aku terkadang takut untuk menuliskan apapun dari benak kepalaku&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;aku tak ingin menyakiti hati siapapun,&lt;br /&gt;karena ternyata seulas senyuman itu lebih menyenangkan&lt;br /&gt;daripada wajah yang marah penuh kepedihan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;malang, 1997&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;SANG PEJALAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;berapa panjang jalan yang disusur,&lt;br /&gt;pejalan merengkuh angin,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;mungkin sebuah ingin,&lt;br /&gt;galau yang tersisa&lt;br /&gt;dari sebuah jeda,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;tanya dan jawab,&lt;br /&gt;makna dari keburaman rahasia&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;mencari telaga,&lt;br /&gt;bening mata,&lt;br /&gt;lunaskan dahaga&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;matahari,&lt;br /&gt;rembulan,&lt;br /&gt;gemintang,&lt;br /&gt;kegelapan,&lt;br /&gt;keremangan,&lt;br /&gt;waktu,&lt;br /&gt;usia,&lt;br /&gt;menjelma dalam pusaran&lt;br /&gt;ilusi atau nyata&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;"sebuah takdir atau kehendak bebas?", katanya&lt;br /&gt;menatap langit,&lt;br /&gt;mengayun juga kakinya,&lt;br /&gt;menuju "apa"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Malang, 8 Juli 1998&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;DERAI HUJAN TAK LERAI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;derai hujan,&lt;br /&gt;tubuhmu kuyup,&lt;br /&gt;sayup mata,&lt;br /&gt;isyaratkan keraguan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;jalanan basah, becek dan berlumpur&lt;br /&gt;"kemana pergi? kemana pergi?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;tak ada arah dituju,&lt;br /&gt;hanya kabut dan putih buih hujan,&lt;br /&gt;menyapa pandangan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;langit begitu kelabu&lt;br /&gt;"kakiku goyah, lemah, gamang melangkah"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;derai hujan tak lerai;&lt;br /&gt;begitu samar pandangku&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Cilegon, 28 Juli 1998&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;FANTASI KENANGAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;ada yang hidup dalam bayang-bayang&lt;br /&gt;selubung mimpi kelampauan&lt;br /&gt;fantasi kenangan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;temaram malam&lt;br /&gt;tak ada cahaya rembulan atau kerdip bintang&lt;br /&gt;hanya sorot mata&lt;br /&gt;letikan bara; kerinduan atau kehampaan memandang?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Cilegon, 31 Juli 1998&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;SILHUET PANORAMA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;dari kelampauan yang buram, tak ada tersisa airmata&lt;br /&gt;diseka waktu, mungkin hanya gurau, sebuah entah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;tapi bayang itu datang, mengekalkan&lt;br /&gt;sunyi, barangkali milikmu, cuma&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;sebagai buku terbuka, atau kerdipan mata&lt;br /&gt;pembacaan isyarat tanda, mungkin sebuah wacana&lt;br /&gt;gerutuan lepas, namun&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;mimpi yang terbubuh tak niscaya menjelma, sebuah idea&lt;br /&gt;(gapaian tanganmu mungkin letih ingin menjamahnya….)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;terantuk pandang pada nyata, walau menari juga&lt;br /&gt;segala yang mungkin ingin dikenang&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Malang, 7 Agustus 1998&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;BUBYEE&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;"aku kan pergi dari hidupmu, janganlah menanti…"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;burung mengepakkan sayapnya&lt;br /&gt;terbang menuju entah,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;layar dikembangkan tak tahu menuju,&lt;br /&gt;mengikut kemana angin punya ingin,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"siapa punya kehendak jelmakan mimpi jadi nyata?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;karena pergulatan tak kunjung usai&lt;br /&gt;karena hidup adalah pemberian tanda: pemaknaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menjadi orang sunyi&lt;br /&gt;menjadi diri sendiri&lt;br /&gt;menatap sepi tak bertepi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"selamat tinggal…."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;malang, 30 agustus 1998&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;KIRANYA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;menyeru juga pada engkau hati yang berduka, kiranya kenangan terpateri, begitu lekat&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;berlari juga pada engkau keinginan memeluk, kiranya kerinduan menikam, begitu menusuk&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;cuma!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;kehadiran,kerling bola mata, isyarat tanda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sia!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;menengadah juga pada engkau sebuah harap, kiranya&lt;br /&gt;sebuah ketidakpastian, begitu menakutkan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;sepertinya…&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;malang, 30 agustus 1998&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;SOLITER&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;kenangan menggigilkanku sebagai kerinduan merenangi rahasia. matamu bulat kabarkan cerita: kegalauan manusia mencari diri sendiri. siapa yang bertapa di hatimu? mengisi relung sukma. terlukis serupa bianglala. menyinari serupa matahari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;mencoba memasuki bilik kesendirianmu,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;aku membaca diriku: serupa udara!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Madiun, 1 September 1998&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;LAGU ORANG MABUK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;beri seteguk lagi. lagi. dan lagi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;aku ingin terus begini. melayang-layang&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;mabuk&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;dalam cintamu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Madiun, 1 September 1998&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;MEMANDANG LANGIT ABU-ABU&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;betapa kelabu itu langit. seperti cerita yang kusampaikan padamu. tak&lt;br /&gt;hitam tak putih. cukup kelabu saja. karena tak ada garis di situ yang&lt;br /&gt;jelas memisahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan apa sikapmu kini. akankah terus diam. memandang langit warna kelabu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;langit warna kelabu. dalam buku. dalam dada. dalam matamu. hitam putih&lt;br /&gt;tersamar pudar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 1996&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;CANDI BADUT ATAWA LINGGA -YONI&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;siapakah yang bertahta di situ.&lt;br /&gt;pada kejayaan masa lalu.&lt;br /&gt;dalam pertemuan lingga-yoni.&lt;br /&gt;pada batu-batu.&lt;br /&gt;pada relief sejarah .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hanya bunga kanthil.&lt;br /&gt;hanya desir angin maghrib.&lt;br /&gt;hanya lamunan kita&lt;br /&gt;pahatan-pahatan pada kebisuan batu-batu.&lt;br /&gt;pada raja-raja jawa.&lt;br /&gt;pada yoga dan tantra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berkecamuklah dalam deru bayangan menari.&lt;br /&gt;persetubuhan lingga-yoni&lt;br /&gt;menjadi mimpi-mimpi&lt;br /&gt;malam hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 1996&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;MEMOTRET SENJA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;seorang lelaki pada senja menatapi kanak yang berlari&lt;br /&gt;dilihatnya disitu ada embun dan sinar matahari pagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada senja cahaya matahari bikin cakrawala semburat merah&lt;br /&gt;burung pulang pada sarangnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"sebentar lagi malam"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lelaki pada senja tak tahu ada apa dibalik tabir malam&lt;br /&gt;selain sekedar menduga-duga dan menerka&lt;br /&gt;bagaimana ia nantinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1995&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4049543-1427659018527424195?l=nanangsuryadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nanangsuryadi.blogspot.com/feeds/1427659018527424195/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4049543&amp;postID=1427659018527424195' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4049543/posts/default/1427659018527424195'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4049543/posts/default/1427659018527424195'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nanangsuryadi.blogspot.com/2012/01/kumpulan-puisi-sunyi.html' title='Kumpulan Puisi Sunyi'/><author><name>Nanang Suryadi</name><uri>https://profiles.google.com/117284894423427871851</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh6.googleusercontent.com/-3HBlhcZYvJk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAGI/FJNOM-DIEKE/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4049543.post-4749419729898323538</id><published>2012-01-11T11:06:00.002+07:00</published><updated>2012-01-11T11:07:01.871+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kenangan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi kenangan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ingatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indonesia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='reformasi'/><title type='text'>Kumpulan Puisi: Menarilah Bayang-Bayang</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;b&gt;Puisi-Puisi Nanang Suryadi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: red; text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red; text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;center style="color: red;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: red; text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;NISBI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;yang terdiam pada tanya,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;adalah bayang-bayang&lt;br /&gt;menyusut pada kabut,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;hempas angin pada pintu&lt;br /&gt;dan kirai,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;alis lengkung&lt;br /&gt;rambut terurai&lt;br /&gt;mata meredup&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;setelah nanar dalam sasar,&lt;br /&gt;jemari ditekuk dieratkan,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;hendak&lt;br /&gt;menatap langit&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;cuma detak menetak:&lt;br /&gt;sebuah kesunyian!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;malang, 1999&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;MENARILAH BAYANG-BAYANG&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;aku ingin merenggutmu dari masa lalu,&lt;br /&gt;dengan senyum gemintang, goda sepiku&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;coba katakan pada lengkung langit wajah siapa tertatah&lt;br /&gt;mungkin kerinduan atau kepak burung yang terbang ke utara&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;mulailah menari&lt;br /&gt;dengan gaun warna-warni&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;paras binar&lt;br /&gt;mata menikam&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;ke dalam dadaku!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;malang, 1999&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;SENYUM&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;sebuah senyum, sorot mata,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;berulang mengeja: kehidupan begitu bengisnya&lt;br /&gt;mengapa benci, bukan cinta, katamu bertanya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;arelia, arelia&lt;br /&gt;udara begitu bertuba, kita asing berdua&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;dan dunia? ia tertawa&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;malang, 1999&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;MENGENANG KANAK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;"sakadang kuya akhirnya dikawinkan dengan puteri petani," kata abah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;wonderland, dreamland...&lt;br /&gt;kupu-kupu kecil, bidadari kecil, kancil yang cerdik, kuya panjang akal, monyet&lt;br /&gt;yang licik, mari bermain denganku. lihat peter pan! lihat peter pan!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;tapi katamu:&lt;br /&gt;mungkin aku serupa kelinci melompat-lompat. atau kepompong menggantung, bertapa:&lt;br /&gt;dalam kesunyian panjang&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;(kanak! masuklah dalam duniaku)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;dremland, wonderland..&lt;br /&gt;pinokio, puteri salju, cinderella, kau lihat andersen! kau lihat andersen!&lt;br /&gt;mereka bermain di sini&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;(kanak! masuklah dalam duniaku)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;: abah ke mana mereka pergi?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;abah terdiam&lt;br /&gt;buku berdebu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;televisi menyerbu kamarku&lt;br /&gt;penuh darah, perselingkuhan, pesta kematian&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;(kanak! masuklah ke dalam millenium! masuklah! dengan penuh kebingungan)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;abaaaaaaaaaaaaaah!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;malang, 1999&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;EKSISTENSI KEHENDAK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;buat:f.n.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;mari kita menari, katamu&lt;br /&gt;bersama darah! bersama darah!&lt;br /&gt;karena manusia punya kehendak&lt;br /&gt;mari menari&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;( kartu pos bergambar lelaki memekik ---mungkin orgasme---&lt;br /&gt;kuharap kau datang, acara: pentas tari zaratustra&lt;br /&gt;pukul: nol-nol, lokasi : rumah sakit jiwa, kamar no 13)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;: sebentuk ikon, indeks, buku, arketiph, mitos&lt;br /&gt;berguguran! berguguran!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;mari kita menari&lt;br /&gt;bersama darah! bersama darah!&lt;br /&gt;karena manusia&lt;br /&gt;punya kehendak&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;: kuasa!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;malang, 1999&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;AIR MATA IBU&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;butiran bening yang menggelincir lewat pipi keriput dipahat angin dan waktu.&lt;br /&gt;menjelmalah negeri-negeri yang penuh kenangan. menyanyikan tanah leluhur yang&lt;br /&gt;tergusur.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;kupeluk ibu. mereguk kasih sayang yang terus mengalir. dari mata air tak pernah&lt;br /&gt;kering. menyirami ladang-ladang kerontang dalam dada.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;dimanakah suara orang mengaji itu ibu? ketika malam berangkat subuh, ketika&lt;br /&gt;tertidur aku di pangkuanmu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;siakah engkau ibu? melukisi matahari dengan jemari. memahati batu dengan&lt;br /&gt;airmata. dalam dada anak-anakmu sepanjang waktu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;dan airmata itu melumuri mukaku. datang dari negeri jauh. tanah yang&lt;br /&gt;ditinggalkan; sejak adam terusir dari surga&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;malang, 1995&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;DI USIA SENJA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;menikahi cakrawala merah saga. senja melembayung di depan mata. kecuplah dengan&lt;br /&gt;penuh kasih sayang. kehangatan alami menjelma setiap saat. lewat kepurbaan&lt;br /&gt;menyapa detik demi detik wajah kita yang merindu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;selamat petang ayah ibu. anak-anak bermandikan keringat dan airmata asin&lt;br /&gt;kalian. tenaga yang tercurah menderas setiap waktu. pikiran yang disusun pada&lt;br /&gt;lembar kehidupan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;selamat petang. selamat senja. langit merah saga. kami kecup kalian sebagai&lt;br /&gt;kasih sayang. sebagai kenangan abadi terbayang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;sengkaling, september 1996&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;ADA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;ada yang membaca puisi diam-diam,&lt;br /&gt;dalam kamar,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;ada yang teriak kesakitan,&lt;br /&gt;di jalan-jalan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;ada yang berdarah,&lt;br /&gt;di kamar gelap&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;ada yang mengaduh,&lt;br /&gt;..........&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;ada yang.......,&lt;br /&gt;...........&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;ada ...... ...... ,&lt;br /&gt;........&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;PESAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;dalam benak kita banyak keinginan: cita-cita&lt;br /&gt;mungkin juga kenangan yang bergayut&lt;br /&gt;di depan mata tersodor pilihan demi pilihan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;"aku memilih jalan ini," katamu suatu ketika&lt;br /&gt;tak ada yang perlu menjadi sesal&lt;br /&gt;ketika kenyataan terucap pasti&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;ya, semoga kita tabah menjalani…....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Malang, 27 Nopember 1998&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;MENJELANG 1999&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Aku berangkat dari waktu lalu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Fajar merekah sebagai masa&lt;br /&gt;Membuka pintu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Kaki melangkah&lt;br /&gt;Semoga tak lagi goyah&lt;br /&gt;Diterpa goda berulang juga&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Gamit ini diri kasihku&lt;br /&gt;Ajarkan ketabahan,&lt;br /&gt;kesabaran,&lt;br /&gt;keberanian&lt;br /&gt;dan keteguhan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Pada senyum&lt;br /&gt;Tatapan kesejukan&lt;br /&gt;Aku ingin berlari&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;(Matahari menyibak kegelapan&lt;br /&gt;Aku pun terbang mengepakkan sayap&lt;br /&gt;Bersama kupu dan burung-burung&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Akupun tumbuh bersama mekaran bunga-bunga&lt;br /&gt;Mewangi-mewangi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Membuka hari&lt;br /&gt;Membuka lembaran&lt;br /&gt;Semoga menemu&lt;br /&gt;Apa yang dituju!)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Malang, 31 Desember 1998 pukul 11.30&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;AKU BERLARI MENUJUMU&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;aku berlari menujumu,&lt;br /&gt;dan senyummu yang mawar&lt;br /&gt;merekah. bersama embun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;matahari tertawa.&lt;br /&gt;dan dunia?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;o tetap berputaran&lt;br /&gt;seperti juga dulu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;kau hawa yang tergoda&lt;br /&gt;aku: adam yang terluka&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;IN MEMORIUM&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;romo mangun&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;senja itu menangkup ayah, yang bijak&lt;br /&gt;"selamat tinggal negeri. selamat tinggal. semoga damai selalu"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;bidadari-bidadari kecil bersayap menebarkan bunga&lt;br /&gt;di langit menyambut kedatangan: selamat datang!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;RUMAH KITA ITU&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;jika kau pergi,&lt;br /&gt;pintu ini tetap terbuka&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;dan kau pasti tahu jalan&lt;br /&gt;untuk kembali&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;ke rumah kita yang menyimpan senyum&lt;br /&gt;atau tangis atau kegeraman!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;dan ia adalah kerinduan!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;AKU INGIN BICARA PADAMU&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;aku ingin bicara padamu, dengan ketulusan, menatap kejernihan&lt;br /&gt;dalam-dalam, berenangan kanak di matamu, telaga&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;mereka menyebutmu ibu, dan merentangkan rambutmu sebagai jembatanke masa depan mereka menuju&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;"aku takut pada bapak", kata mereka suatu ketika&lt;br /&gt;aku pun ingin berenang bersama mereka, menjemput kekanakan,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;dalam puisi, kebeningan&lt;br /&gt;aku ingin bicara padamu: kerinduan!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;CHATING&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;hanya bualan,&lt;br /&gt;candu,&lt;br /&gt;menusuk rabu,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;kepala pening,&lt;br /&gt;puyeng,&lt;br /&gt;mikirin utang,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;habibie&lt;br /&gt;kapan harga bisa turun?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;SAJAK PEREMPUAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;"ia telah menjadi penzinah. gundik intelektual"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;lalu tangan siapa hendak&lt;br /&gt;merajamnya di dekat pintu gerbang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;mungkin di balik tabir. di kedalaman tubir.&lt;br /&gt;rabu yang simpan kesah, atau rahasia&lt;br /&gt;kata-kata.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;"sesahlah. sesahlah!"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;tangan siapa tak berdosa. lemparlah batu kepadanya!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;malang, 20-3-1999&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;SAJAK IBU&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;"aku merindukanmu", malin kundang menyeru.&lt;br /&gt;kau tahu, kasihmu tak mungkin&lt;br /&gt;menyulapku jadi batu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;"kanak, mana cintamu padaku?" ibu menatap wajahku&lt;br /&gt;mataku kuyu, menatap&lt;br /&gt;ragu:"cinta?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;sangkuriang, sangkuriang ke mana ibu?&lt;br /&gt;malinkundang, malinkundang ke mana ibu?&lt;br /&gt;aidipus, aidipus ke mana ibu?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;mereka menyebutnya sebagai ibu,&lt;br /&gt;telaga, tumpahan kesah kanak yang resah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;malang, 20-3-1999&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;SEBUAH CATATAN PINGGIR&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Dan kelepak pun terkulai&lt;br /&gt;Memikul keraguan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan desir&lt;br /&gt;Angin tawarkan ingin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada batas penantian&lt;br /&gt;Terangan juga&lt;br /&gt;Masa lalu dan masa depan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah fatamorgana:&lt;br /&gt;Kau tahu, ragu juga aku pada kata-kata&lt;br /&gt;Apatah puisi, cerita sebagai dusta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 5 April 1998&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;JANGAN GOYANG KURSIKU&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;Jangan kau goyang kursiku,&lt;br /&gt;nanti kakinya patah,&lt;br /&gt;terjatuh aku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan kau goyang kursiku,&lt;br /&gt;nanti kupatahkan tangan dan kakimu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Jangan teriak-teriak di sini,&lt;br /&gt;nanti kutampar kau hingga pekak telingamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betul, aku tak main-main&lt;br /&gt;jika kau jera juga&lt;br /&gt;setelah kusumpal mulutmu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Buktikan, bahwa aku pun akan tega&lt;br /&gt;memenggal kepalamu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awas!&lt;br /&gt;sekali lagi kukatakan:&lt;br /&gt;Jangan kau goyang kursiku!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 15 April 1998&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;GERAK KURSOR ATAU SESUATU YANG RAPUH&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kursor bergerak&lt;br /&gt;Ketukan pada keyboard&lt;br /&gt;Memetakan sepi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia menggoda gelisahku&lt;br /&gt;Sebuah ketidakmenentuan&lt;br /&gt;Sikap membaja atau sesuatu yang rapuh&lt;br /&gt;Menahan diri, dari segala yang kan jadi sesal&lt;br /&gt;Cuma tatap, entah sedih atau marah&lt;br /&gt;Mengarah ke lubuk hatiku&lt;br /&gt;Menghunjam dalam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menakik tajam&lt;br /&gt;Aorta jantungku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menderas darah&lt;br /&gt;(mengapa tak airmata?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Limbung aku&lt;br /&gt;Jatuh&lt;br /&gt;Betapa rapuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 19 April 1998&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;SUARA YANG MEMANGGIL&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebatang pohon yang tumbuh lurus ke langit&lt;br /&gt;Daunnya tertiup angin&lt;br /&gt;Mendesau-desau&lt;br /&gt;Memanggil-manggil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"seperti suara maut" katamu&lt;br /&gt;Bersama gigil yang membayang pada wajah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suara itu, sepertinya akrab juga di telingaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 19 April 1998&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;AIR MATA YANG DISEKA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;mari kuseka airmatamu, sebagai butiran hujan&lt;br /&gt;bikin hatiku kuyup, atau kristal berpendaran tertimpa cahaya, tapi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;aduh menusuk&lt;br /&gt;dadaku&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;ada yang diseka, mungkin bukan airmata,&lt;br /&gt;tapi nama dari sebuah negeri bernama: kenangan&lt;br /&gt;atau wajahmu?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;deraian yang kudengar&lt;br /&gt;dari balik masa lalu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;ada yang kuseka, air mataku sendiri&lt;br /&gt;rupanya...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;malang, 27-maret-1999&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;BUAT ANGGI YANG MURAM&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;gundah juga yang membakar hati,&lt;br /&gt;negerimu yang jauh,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;tatapan kesedihan atau kemarahan&lt;br /&gt;pada cuaca,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;"ibu, ibu, aku rindu pelukmu"&lt;br /&gt;cuma hampa! jawaban tak ada&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;yang ada hanya gebalau:&lt;br /&gt;mungkin api, letusan, atau derap serdadu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;"prahara! prahara! dusta aniaya!"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;malang, 17 maret 1999&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4049543-4749419729898323538?l=nanangsuryadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nanangsuryadi.blogspot.com/feeds/4749419729898323538/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4049543&amp;postID=4749419729898323538' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4049543/posts/default/4749419729898323538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4049543/posts/default/4749419729898323538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nanangsuryadi.blogspot.com/2012/01/kumpulan-puisi-menarilah-bayang-bayang.html' title='Kumpulan Puisi: Menarilah Bayang-Bayang'/><author><name>Nanang Suryadi</name><uri>https://profiles.google.com/117284894423427871851</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh6.googleusercontent.com/-3HBlhcZYvJk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAGI/FJNOM-DIEKE/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4049543.post-3012322715383101821</id><published>2012-01-11T11:02:00.001+07:00</published><updated>2012-01-11T11:07:33.931+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi persahabatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kenangan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi kenangan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sahabat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kumpulan puisi'/><title type='text'>Kumpulan Puisi Untuk Sahabat</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Puisi-Puisi Nanang Suryadi &lt;a href="http://puisi.lecture.ub.ac.id/" target="_blank"&gt;puisi.lecture.ub.ac.id&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;KEMARAU&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;: devi ps&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;ada yang takut melangkahkan kaki,&lt;br /&gt;karena kemarau begitu bengisnya&lt;br /&gt;menghadang langkah,&lt;br /&gt;menantang dengan kerontangnya,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;kau tahu?&lt;br /&gt;tak ada oase,&lt;br /&gt;walau fatamorgana,&lt;br /&gt;dalam pandang, juga bayang,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;ada yang gamang&lt;br /&gt;meniti waktu&lt;br /&gt;karena kepedihan kerap diteguknya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;ada yang ragu&lt;br /&gt;menatap cuaca&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;walau pernah pada mata&lt;br /&gt;dicari telaga&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;"duhai, mengapa&lt;br /&gt;kemarau semata!"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;malang, 1999&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;KUDA HITAM BERLARI KENCANG&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;:anggi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;anggi, kuda yang tegar itu&lt;br /&gt;dulu berlari kencang sekali&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;ke mana pergi?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;mungkin berdiri termangu&lt;br /&gt;dalam belenggu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;tapi kutahu: ia tak kan terus begitu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;kakinya yang kekar&lt;br /&gt;surainya yang tebal&lt;br /&gt;napasnya yang panjang&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;: hei, kudaku lari kencang!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;malang, 1999&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;PADA ALAM KAU BERNYANYI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;:samsul bachri&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;alam mengajarkan, banyak hal:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;daun yang jatuh&lt;br /&gt;tak mengaduh&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;tersenyum ia&lt;br /&gt;karena tanah merindukannya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;dan pada daun muda&lt;br /&gt;ia memberi kesempatan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;pada alam kau bernyanyi&lt;br /&gt;bernyanyilah dengan kemerduan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;suaramu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;malang, 1999&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;EYANG YANG BIJAK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;: medy&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;di taman itu bermain,&lt;br /&gt;cucu-cucumu yang manis&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;ada juga yang nakal&lt;br /&gt;dan bengal&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;eyang, kucium tanganmu&lt;br /&gt;: puisi memenuhi dadaku&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;malang, 1999&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;SEBUAH PERTEMUAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;: dodi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;mungkin, aku akan mengarungi selatmu&lt;br /&gt;madura yang kau cinta,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;tapi kutahu lebih kau cinta tuhanmu&lt;br /&gt;yang menyirami kerontang kerinduan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;sebuah pertemuan,&lt;br /&gt;: padang mahsyar&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;keadilan sejati!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;malang, 1999&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;SERUPA TELAGA DALAM MIMPI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;: inong&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;pernah, aku bermimpi&lt;br /&gt;berkaca pada telaga, bening sekali&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;mungkin serupa mata,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;sebuah tatap, larutkan duka dalam dada&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;malang, 1999&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;PEJALAN WAKTU&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;: james&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;waktu&lt;br /&gt;kutahu&lt;br /&gt;aku&lt;br /&gt;tak tahu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;waktu?&lt;br /&gt;adakah linear&lt;br /&gt;adakah lingkaran&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;waktu&lt;br /&gt;kusimpan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;dalam saku!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;malang, 1999&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;SANG PEJALAN KESUNYIAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;:deden&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;mungkin serupa kerinduan&lt;br /&gt;berjalan dalam kesunyian,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;rasakan dekat-Nya&lt;br /&gt;pada detak&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;malang, 1999&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;ARIELLA MENULIS SURAT&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;: ariella&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;ada yang tak henti bertanya&lt;br /&gt;mencari jawab&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;surat yang dikirim&lt;br /&gt;pada angin&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;telah sampai&lt;br /&gt;pada senyap suara&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;dan ia menjadi puisi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;suatu ketika, mungkin kanakku&lt;br /&gt;kan membacanya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;dengan lantang:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;ada yang tak henti bertanya&lt;br /&gt;mencari jawab....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;malang, 1999&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;DALAM HUTAN&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;: yono&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;ada yang tersesat&lt;br /&gt;dalam hutan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;dan kau bernyanyi&lt;br /&gt;menghibur hati&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;malang, 1999&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;MUTIARA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;: hafid&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;kata-kata yang kau tulis&lt;br /&gt;menjelma kalung mutiara,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;kukalungkan ia&lt;br /&gt;pada waktu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;: sebuah keindahan&lt;br /&gt;kejujuran kata-kata&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;malang, 1999&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;COKLAT DI GENGGAMAN NONNY&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;:nonny&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;*nonny makan coklat*&lt;br /&gt;: bagi dong...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;dengan senyum, coklat diulurkan&lt;br /&gt;duhai, manis&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;manis sekali sebuah kebahagiaan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;malang, 1999&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;PADA KEYBOARD&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;&lt;br /&gt;: sukma&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;pada keyboard, aku ketuk:&lt;br /&gt;"d-i-n-i-i&lt;br /&gt;k-a-u--m-e-n-a-n-t-i?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;dua kanak, memanggil:&lt;br /&gt;"ibu, peluk aku"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;malang, 1999&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;LENTERA YANG HARUS TETAP DINYALAKAN&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;buat: wiwin isnawati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengapa tetap disimpan kekecewaan sedang waktu telah berlalu dan akan&lt;br /&gt;tumbuh harapan-harapan baru, sebagaimana bermekaran bunga-bunga,&lt;br /&gt;bertumbuhan tunas-tunas baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam kegelapan, bukankah lentera di tanganmu harus tetap dinyalakan,&lt;br /&gt;sekecil apapun, biarkan menerangi jalan, di mana ditapakkan langkah&lt;br /&gt;kaki ke depan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena kebencian hanya akan menjadi batu-batu yang menyumpal dalam&lt;br /&gt;rongga dada, lemparkan saja ia pada kesunyian cakrawala renungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;walau cakrawala selalu menggoda kita untuk semakin mendekat. mendekat.&lt;br /&gt;mendekat. dan ia adalah harapan-harapan kita. yang tak kunjung sampai&lt;br /&gt;tergapai. namun akankah kau diam dan menyimpan bara dalam dada. membakar&lt;br /&gt;dirimu perlahan dengan kebencian &amp;amp; penyesalan mengutuki nasib sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 17 Juni 1997&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4049543-3012322715383101821?l=nanangsuryadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nanangsuryadi.blogspot.com/feeds/3012322715383101821/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4049543&amp;postID=3012322715383101821' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4049543/posts/default/3012322715383101821'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4049543/posts/default/3012322715383101821'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nanangsuryadi.blogspot.com/2012/01/kumpulan-puisi-untuk-sahabat.html' title='Kumpulan Puisi Untuk Sahabat'/><author><name>Nanang Suryadi</name><uri>https://profiles.google.com/117284894423427871851</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh6.googleusercontent.com/-3HBlhcZYvJk/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAGI/FJNOM-DIEKE/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4049543.post-4827346601670626681</id><published>2012-01-11T10:52:00.000+07:00</published><updated>2012-01-11T10:58:50.938+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='reformasi 1998'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nanang Suryadi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pamflet'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sajak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='generasi muda'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kritik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puis'/><title type='text'>Kumpulan Puisi Peduli Sosial</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;center&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;Sajak-sajak NanaNg SuRyaDi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: 'Comic Sans MS';"&gt;SURAT UNTUK IBU PERTIWI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;STOP PRESS, 1998&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;"untuk hidup mengapa begitu rumitnya?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;televisi menyala:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;rupiah terpuruk jatuh&lt;br /&gt;harga membumbung tinggi&lt;br /&gt;banyak orang hilang tak tentu rimbanya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;12 Mei 1998&lt;br /&gt;mahasiswa mati tertembak siapa?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;13-14 Mei 1998&lt;br /&gt;kota-kota terbakar kerusuhan&lt;br /&gt;perkosaan, teror!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21 Mei 1998: "sang raja lengser keprabon"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;graffiti menyala di tembok-tembok: "pendukung reformasi"&lt;br /&gt;eksodus: "singapura-hongkong-china-taiwan!"&lt;br /&gt;munaslub: "turunkan para pengkhianat!"&lt;br /&gt;ninja beraksi, orang berlari, maubere: "referendum!"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;"mengapa hidup begitu rumitnya?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;seorang ayah bunuh diri bersama empat anaknya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;1998, belum usai...&lt;br /&gt;(hari ini ada berita apa lagi?)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;Malang, 1998&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;DERING TELPON DARI MANA ASALNYA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;dering telpon dari mana asalnya, berdering-dering saja, kabarkan apa,&lt;br /&gt;apakah berita yang sama seperti kemarin, tentang sebuah negara berkembang, negara dunia ketiga?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;hai, kau jangan memaki di situ, nanti telingaku pekak karena umpatanmu&lt;br /&gt;kau kirim kabar apalagi kali ini? aduh, jangan lagi kau cerita tentang korupsi,&lt;br /&gt;kolusi, tirani atau apa saja berita basi, aku tak mau dengar lagi...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;kau mau demonstrasi?&lt;br /&gt;silakan kalau berani!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;cilegon 1996, malang 1997&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOGGER-youtube-video" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" data-thumbnail-src="http://1.gvt0.com/vi/aObPCCS4UEE/0.jpg"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/aObPCCS4UEE&amp;fs=1&amp;source=uds" /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF" /&gt;&lt;embed width="320" height="266"  src="http://www.youtube.com/v/aObPCCS4UEE&amp;fs=1&amp;source=uds" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;SURAT UNTUK IBU PERTIWI (1)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;ibu, salam sayang selalu dari anak-anakmu, yang merindukan dongeng terlantun&lt;br /&gt;dari bibirmu penuh cinta. seperti dulu, kau tembangkan syair lagu kepahlawanan.&lt;br /&gt;bikin daku hendak jadi ksatria.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;jika angin malam tiba, rambutmu yang keperakan meneri-nari, seperti juga daun&lt;br /&gt;nyiur di depan rumah kita itu.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;ibu, anak-anak yang kau cintai berkumpul di sini, membacakan syair, menyanyikan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;lagu: kami jadi pandumu...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;ah, indah sekali, ketika kami ingat senyummu, tebarkan kerinduan kenangan kanak&amp;nbsp;dulu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;ibu, anak-anakmu kini tetap nakal dan lucu, seperti dulu, anak-anak yang sayang&lt;br /&gt;padamu, dan kadang juga tak mematuhi nasehatmu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;tapi, air mata itu, mengapa menetes ibu? meleleh di kedua belah pipi. mengapa&lt;br /&gt;ibu? adakah kau marah pada kami, anak-anakmu yang kian nakal saja, tak&lt;br /&gt;menggubris petuahmu.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;ujarmu:"hormatilah orang tua, lindungi dan sayangilah saudara-saudaramu.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;berbuatlah adil dan jujur. jangan tamak dan serakah terhadap hak orang lain..."&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;ya, nasehat yang masih kuingat benar hingga kini, dan anak-anakmu yang lain&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;mungkin masih mengigatnya juga, ibu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;di tengah derum pembangunan, anak-anakmu yang perkasa bertebaran. menjelajahi&amp;nbsp;tempat-tempat yang kau dongengkan. tempat peri baik hati. tempat&lt;br /&gt;pahlawan-pahlawan dilahirkan dan dibesarkan. tempat binatang-binatang&lt;br /&gt;bercakapan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;di sana, dengan doa darimu, kami buka hutan perawan, mengolah tanah, menyemaikan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;benih dan memetik hasilnya ketika panen tiba. kami gali tambang emas permata.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;kami ungkap segala rahasia semesta. ya, inilah yang kami lakukan untuk&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;pembangunan, seperti yang diucapkan pemimpin, anak-anakmu juga ibu.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;begitulah ibu, anak-anakmu berjuang untuk hidup...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;dan tangismu itu ibu, sepertinya aku tahu mengapa? memang akupun turut merasakan&amp;nbsp;apa yang sebenarnya engkau rasakan. ya, betapa kasihmu tak terperikan. kau akan&amp;nbsp;menangis, melihat anak-anak yang kau cintai, bernasib malang, tergusur dari&amp;nbsp;tanahnya sendiri. rasanya aku dengar teriakanmu begitu histeris, melihat&amp;nbsp;anak-anakmu tenggelam dalam lautan darah dan airmata...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;ya, ibu, aku rasakan itu&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;kau menangis melihat saudara-saudaraku berbuat kejam terhadap kami, anak-anakmu&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;yang yang malang. anak-anakmu yang begitu lemah, menghadapi kekuasaan yang&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;begitu menakutkan!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;dan tangis itu, sepertinya, bicara begitu...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;malang, 21 maret 1995&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOGGER-youtube-video" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" data-thumbnail-src="http://0.gvt0.com/vi/cYPFN1w5ZRA/0.jpg"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/cYPFN1w5ZRA&amp;fs=1&amp;source=uds" /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF" /&gt;&lt;embed width="320" height="266"  src="http://www.youtube.com/v/cYPFN1w5ZRA&amp;fs=1&amp;source=uds" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;SURAT UNTUK IBU PERTIWI (2)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;jangan menangis ibu, kan kami rayakan ulangtahunmu kali ini, entah yang ke berapa, aku lupa. dengan mengingat senyummu dan dongeng kepahlawanan.&lt;br /&gt;jangan khawatirkan nasib kami, bukankah peruntungan tiap orang tak sama, ibu?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;jika kami menggusur rumah saudara kami sendiri, itu bukan berarti kami tak sayang kepada mereka. kami telah beri mereka kesempatan untuk menjelajahi hutan, tempat peri baik hati, seperti ceritamu dulu. dan kami beri mereka ganti rugi secukupnya, seratus dua ratus rupiah untuk semeter persegi tanah yang harus mereka tinggalkan. bukankah itu cukup adil, ibu?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;kami pinggirkan mereka ke tepi hutan. bukankah itu lebih baik, karena dengan&lt;br /&gt;begitu, mereka akan hidup damai di sana. jauh dari kegaduhan yang kini sering&lt;br /&gt;mengganggu kami.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;ya, anak-anakmu yang lain, tetap saja nakal, ibu. mereka telah menjadi pengacau! namun tenang sajalah, ibu, kami telah tangkapi mereka, yang&lt;br /&gt;selalu menghasut, membuat kejahatan, membuat keonaran, membuat semuanya menjadi buruk. biarpun mereka saudara kami sendiri. bukankah hukum harus selalu ditegakkan, ibu?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;dan mungkin kau sering mendengar tentang hal ini, tetangga-tetangga yang selalu&lt;br /&gt;mengoceh tentang hak asasi manusia, demokratisasi, ketidakadilan, dan masih&lt;br /&gt;banyak lagi. ya, rasanya itu akan membuatmu terganggu, ibu. aku pun merasa begitu.kadang aku bertanya: mengapa mereka berbuat seperti itu, seperti kurang kerjaan saja. dan engkau mungkin setuju pada pendapatku tentang hal itu. mengapa mereka selalu ribut, ketika saudara kami sendiri kami beri pelajaran, agar mereka tak keliru.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;jelas bukan? demi keamananmu, demi senyummu yang dulu. kami harus tega menghukum mereka, orang-orang itu (mungkin saudara kami sendiri) yang akan merusak namamu...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;baiklah ibu, sebenarnya ada yang lebih penting dari itu semua:&lt;br /&gt;mmmm, bolehkah kugadaikan negeri ini ke pasar dunia?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;malang, 21 maret 1995&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;DIALOG KEBINGUNGAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;banten, 8 Juli 2045&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;(serupa bayang-bayang, mungkin dari masa lalu, aku merasa hadir. serasa&lt;br /&gt;mimpi. semcam de javu....................................&lt;br /&gt;...........................................................................&lt;br /&gt;...........................................................................&lt;br /&gt;...........................................................................&lt;br /&gt;...........................................................................&lt;br /&gt;bacalah catatan ini, mungkin tulisan kakekku):&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;malang, 30 Oktober 1995&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;kuguratkan pena pada lembar buku sejarah bangsa ini, berjuta rasa kekaguman,&lt;br /&gt;kegundahan, serta pertanyaan tak berjawab.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;"kau masih perlu belajar banyak dari kehidupan, asam garam dunia pahit pedih&lt;br /&gt;perjuangan, harus kau nikmati, anakku," katamu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;ya, aku kini belajar pada sejarah, yang ditulis begitu kacau, mengalahkan akal&lt;br /&gt;sehat dan logika, tumbal sulam penuh manipulasi kata-kata, menghipnotis dengan&lt;br /&gt;kecanggihan sihir informasi satu arah (yang ada hanya satu versi sejarah resmi,&lt;br /&gt;yang lainnya sub versi, tak akan diakui!)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;"apa yang kau ketahui tentang sejarah, anak muda? sedang kau sendiri tak pernah mengalami kepahitan bangsa ini berjuang melepaskan diri dari penjajahan, bergelut dengan segala pengkhianatan,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;tahukah kau betapa merahnya darah yang mengalir dari luka-luka bangsa ini? dan betapa revolusi (yang mungkin tak akan kau pahami) harus dibayar dengan darah&lt;br /&gt;dan airmata&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;engkau masih teramat hijau memandang dunia"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;ya bapa,&lt;br /&gt;kami memang tak merasakan semua deru revolusi. kami memang tak merasakan kepahitan pertikaian generasimu. kami memang tak merasakan itu semua (dan kami tak ingin menanggung seluruh warisan permusuhan, sebuah dosa besar di masa lalu yang kau pikulkan pada anak-anakmu)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;"jangan sekali-kali melupakan sejarah!"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;catatan sejarah siapa yang harus kami percaya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;"anak muda, jangan terlalu banyak membantah omongan orang tua. jangan pula banyak&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;bicara yang tiada guna, karena apa yang kami katakan itulah kebenaran sejati,&lt;br /&gt;kau tak akan sanggup merekonstruksi sejarah masa lalu, selain kami sendiri yang&lt;br /&gt;menuliskannya untukmu, jangan percaya siapapun selain kepada kami, yang menyelamatkan negeri ini&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;bukankah kebenaran akan selalu menang?&lt;br /&gt;dan kamilah kebenaran, karena kamilah yang menang&lt;br /&gt;bersiaplah saja untuk menjadi pewaris kami,&lt;br /&gt;pemimpin masa depan..."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;ya, mungkin begitu katamu, kami akan menjadi pemimpin masa depan, tapi sungguh, kami tak mengerti apa maumu sebenarnya? kau suruh kami kami jadi calon pemimpin, tapi tak pernah kau beri kesempatan. kau bilang kami harus kritis, ketika kami bicara kau menindas dengan kekuasaan yang bengis. jangan salahkan kami, jika menjadi generasi tanpa arah, karena memang selalu dibingungkan dengan sikapmu yang tak jelas. sebenarnya apa maumu?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;"apa maumu, anak durhaka?!"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;cilegon 1997 - malang 1999&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;MENYAPA JAKARTA SIANG HARI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;selamat siang jakarta. udaramu panas sekali.&lt;br /&gt;seperti juga panasnya persaingan orang mencari penghidupan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;orang-orang berdesakan dalam bis kota&lt;br /&gt;(sementara sebagian lagi harus menyewa para joki untuk melewati jalur three in one).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;orang-orang berdiri di pinggir jalan&lt;br /&gt;dengan peluh meleleh sekujur tubuh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;mobil-mobil terjebak kemacetan&lt;br /&gt;---berapa banyak lagi mobil akan banjir di sini?---&lt;br /&gt;(apa kabar timor, baleno, cakra, paijo, nanang, wahyu, taufan...)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;orang-orang berteriak&lt;br /&gt;dengan klakson&lt;br /&gt;dan suara mesin yang meraung&lt;br /&gt;(juga knalpot yang menyemprotkan makian)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;panas sekali udara di sini,&lt;br /&gt;seperti juga panasnya persaingan politik.&lt;br /&gt;orang-orang berdesakan, sikut menyikut, berebut mendekati pusat kekuasaan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;banyak orang- menjelma menjadi gelombang televisi dan radio resmi&lt;br /&gt;( dan sebagian menjelma menjadi pamflet-pamflet gelap dan graffiti&lt;br /&gt;di tembok-tembok kota)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;selamat siang jakarta, aku kepanasan!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;Jakarta, Cilegon, Malang, 1996&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;PERKABUNGAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;buat: goen&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;perkabungan yang kuhantarkan ke jalan-jalan,&lt;br /&gt;kabarkan kematian sebuah keinginan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;terbunuh kata-kata di dalam koran,&lt;br /&gt;televisi dan podium&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;sedangkan diam menjadi tanda tanya&lt;br /&gt;duka yang menjadi samudera&lt;br /&gt;menghantam-hantamkan ombaknya&lt;br /&gt;ke karang batinku&lt;br /&gt;bikin darah leleh di kedua belah mata&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;matahari ini kian panas, katamu&lt;br /&gt;tombaknya meruncing&lt;br /&gt;tikami tubuh&lt;br /&gt;dan sengatannya kian berbisa&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;ah, anak-anak yang berarak di jalanan,&lt;br /&gt;menantang ketidakpastian&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;perkabungan yang kuhantarkan ke jalan-jalan, diarak anak-anak muda&lt;br /&gt;--yang menatap kehidupan dengan mata bening,&lt;br /&gt;penuh kejujuran memandang dunia&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;mereka lelehkan airmata untuk sebuah kehidupan yang mati sore tadi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;Cilegon 1994/Malang 1995&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;PERISTIWA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;ada yang tak dimengerti&lt;br /&gt;dari sebuah berita yang diguratkan&lt;br /&gt;di hari penuh dusta dan teriakan&lt;br /&gt;karena kekesalan yang memuncak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;dan kau lempar sebuah peristiwa&lt;br /&gt;pada kerumunan massa yang haus&lt;br /&gt;kan lambang-lambang penuh kebebasan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;serombongan anak muda yang penuh darah dan api&lt;br /&gt;dalam kepalanya. membawa bendera...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;mengertikah kau makna itu,&lt;br /&gt;ketika anak muda menjadi beringas&lt;br /&gt;membawa kemarahan yang menjadi api,&lt;br /&gt;membakar gedung-gedung,&lt;br /&gt;mobil-mobil terjungkal di pinggir jalan,&lt;br /&gt;toko-toko berhamburan isinya...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;ah, hiruk pikuk yang mungkin juga tak akan kau mengerti.&lt;br /&gt;karena kata-kata itu: politik!&lt;br /&gt;ia telah menjadi burung, bersayap dan terbang&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;dan peristiwa yang kau gambar sore ini, manisku&lt;br /&gt;adakah tentang cinta kita yang berlalu?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;Malang, 1994&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;BAPAK! BUKA PINTU....&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;setelah puisi menjadi bom waktu yang menakutkan.&lt;br /&gt;buku-buku terlempar ke balik terali.&lt;br /&gt;dan berita kebenaran menjadi kesenyapan yang nyata.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;anak- anak yang berteriak di jalanan&lt;br /&gt;mengusung keranda kematian sebuah keinginan di pagi hari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;sedang bapak yang teramat sayang kepada rumah&lt;br /&gt;hantamkan pentungan pada kepala anak-anaknya.&lt;br /&gt;yang menjadi beringas melempari kaca dan genting.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;anak-anak melelehkan tangis.&lt;br /&gt;dipanggang segepok makian.&lt;br /&gt;karena bapak telah menjadi hantu yang menakutkan!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;bapak, ya bapak...&lt;br /&gt;jangan tutup pintu&lt;br /&gt;bapak, ya bapak ...&lt;br /&gt;biarkan terbuka&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;anak-anak yang berarak,&lt;br /&gt;telah antri di depan pintu gerbang,&lt;br /&gt;menanti kapan bapak berbaik hati,&lt;br /&gt;mempersilahkan masuk,&lt;br /&gt;ke rumah mereka sendiri&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;malang, 7 april 1994/1996&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;BENANG KUSUT&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;mana ujung mana pangkal berputar berbelit tak karuan&lt;br /&gt;omongan melantur nurani membentur karang&lt;br /&gt;berdarah-darah kepalaku: pusing tujuh keliling&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;di mana keberanian di letakkan?&lt;br /&gt;menantang angin semilir atau badai&lt;br /&gt;cuma gerutuan terlontar&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;upeti dipersembahkan&lt;br /&gt;raja di raja meminta tumbal sesaji&lt;br /&gt;di letakan di hadapan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;tak puas juga kah dihisap darah&lt;br /&gt;tak jera jugakah berbuat salah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;berputar-putar isi benakku&lt;br /&gt;tangan meninju angin lalu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;sebenarnya tahukah ke mana kita menuju?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;Malang, 16 Nopember 1997&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;NURANI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;satu titik dalam dadaku, meronta&lt;br /&gt;ke mana kan dilarikan ini cita-cita&lt;br /&gt;membentur-bentur melulu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;mataku menatap&lt;br /&gt;sebuah batu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;betapa muram&lt;br /&gt;betapa suram&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;tak terasa meleleh juga air mata&lt;br /&gt;dalam hatiku yang mungkin kian jelaga&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;Malang, 16 Nopember 1997&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;DOA SEORANG PESAKITAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;tuhan&lt;br /&gt;betapa sukar kutemukan keadilan di sini&lt;br /&gt;di negeri yang sesungguhnya aku cintai&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;beberapa detik lagi,&lt;br /&gt;mungkin sebagai sokrates&lt;br /&gt;yang tabah hadapi kematian,&lt;br /&gt;aku coba simpan keyakinan dalam jiwa&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;ya, betapa membosankan semua kepalsuan ini,&lt;br /&gt;keadilan hanya sekedar omongan,&lt;br /&gt;tertulis di buku-buku&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;dan dengan sesuka hati,&lt;br /&gt;hukum didustai, dilecehkan, ditikam berulang kali&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;tuhan, aku letih bertanya tentang kebenaran&lt;br /&gt;karena sepertinya, kebenaran telah menjadi klaim sepihak kekuasaan&lt;br /&gt;kebenaran harus dilihat dari kacamata mereka, jika tidak: subversi!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;aku saksikan: hukum dihina para hakim, mereka jual belikan keputusan,&lt;br /&gt;lembaga peradilan di jadikan gedung sandiwara,&lt;br /&gt;oh, masih beranikah aku katakan tentang keadilan di sini&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;dan kini, aku rasakan betapa pedihnya penderitaan ini,&lt;br /&gt;ketika ketidakadilan menyergapku,&lt;br /&gt;aku ingin berteriak, namun lidahku kelu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;ya tuhan, aku bertanya&lt;br /&gt;apakah keadilan masih engkau amanatkan kepada manusia,&lt;br /&gt;jika ya, ketlingsut dimana ia&lt;br /&gt;karena hari-hari ini, tak kutemukan ia,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;aku saksikan&lt;br /&gt;pencuri uang rakyat dilepaskan&lt;br /&gt;para penguasa yang jahat tak terjamah oleh hukum&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;ya tuhan, aku serahkan semua ini pada keadilanmu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;malang, 5 mei 1994&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;DI ALUN-ALUN KOTA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;apa yang kita cari di sini.&lt;br /&gt;pada gerimis yang turun malam hari.&lt;br /&gt;pada dingin yang menggigit.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;kau bacakan sajak dari masa lalu.&lt;br /&gt;di atas bangku-bangku taman.&lt;br /&gt;aku tertidur....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;marilah kita bermimpi saja&lt;br /&gt;bahwa kita yang menguasai semua ini.&lt;br /&gt;kekuasaan seluas dunia.&lt;br /&gt;wanita-wanita cantik .&lt;br /&gt;pabrik-pabrik .&lt;br /&gt;senjata-senjata.&lt;br /&gt;emas permata.&lt;br /&gt;tambang di mana-mana.&lt;br /&gt;serta hutan yang terus ditumbangkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;tak usah kita berteriak lagi seperti tempo hari.&lt;br /&gt;di tempat ini.&lt;br /&gt;dalam panas terik matahari.&lt;br /&gt;menyumpahi kekuasaan yang korup.&lt;br /&gt;dengan kemarahan yang membakar kerongkongan dan dada.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: inherit;"&gt;lihatlah, seragam itu&lt;br /&gt;yang membuatmu trauma,&lt;br /&gt;karena patah tulang rusakmu,&lt;br /&gt;pecah mata kirimu.&lt;br /&gt;karena popor senjata dan pentungan memang keras.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="tex
