TIBA-TIBA AKU TERINGAT JAKARTA :b.n kepak burung, petak sawah, hijau padi, alir air, aku teringat padamu apa kabar gedung-gedung yang menyimpan ranjang dan lenguhnya dan kelaminmu yang menegang desah angin, rintik hujan, hijau lumut, aku teringat padamu kota yang membusuk dan engkau yang menari dengan pikiran kosong di sela berita kehancuran cercah cahaya matahari, putih kabut, embun di daun aku teringat padamu apa kabar kemacetan sepanjang jalan semacet kata-kata memaknai hidup di hiruk pikuk kegamangan gigil udara, hijau daun, aroma pedesaan aku teringat padamu kota yang menyimpan keluh dan koreng di sekujur tubuh memamerkan selingkuh dan perceraian aku di sini, berjalan kaki di pagi hari mengingatmu menulis puisi dengan airmani INGATAN PADA SEBUAH LAGU :bunda atta sebuah lagu, demikian samar, dentingnya seperti puisi, yang didesahkan angin, menelusup jendela kamar saat aku bercanda dengan matamu, berenang-renang di arus cahaya, ditingka...
Puisi. Puisi. Puisi. Puisi. Ruang Puisi Ruang Hati Ruang Sunyi. Mungkin ingin kau temukan diriku di sini, dalam catatan ini. Sebagai orang sunyi menelusuri lorong-lorong yang mengabstraksi di ambang sadar dan mimpi diri sendiri. Mungkin hanya ilusi. Yang kutulis di sini ~ Kumpulan Puisi Nanang Suryadi