1/27/2006

Puisi itu, Asan

Puisi itu, Asan

:hah

aku melirik puisi, dia sedang terduduk bersandar di sofa, mukanya
sedikit tertekuk, aku tersenyum sendiri di dalam hati, karena kutahu
dia sedang menanti, menanti dan menanti. sebentar lagi kataku,
meremangkan bisik rahasia, hingga engkau menjadi...
Post a Comment

Yang disukai Sepanjang Waktu

Sebulan Terakhir

Google+ Badge

Google+ Followers

Translate

Total Pageviews