12/27/2010

di Degup Jantung

Buat: Loektamadji Arif Poerwaka

di degup jantung mengalirlah puisi sebagai darah sebagai cinta yang menyeru nama: wahai sang maha pengasih dan penyayang. dan engkau berserah dengan penuh syukur, alhamdulillah….

Malang, 2010
Post a Comment

Yang disukai Sepanjang Waktu

Sebulan Terakhir

Google+ Badge

Google+ Followers

Translate

Total Pageviews