Ku Ingin Menulis Sajak Cinta Terbaik Sepanjang Masa

Sudahkah anda membaca sajak-sajak cinta ini? Sajak atau puisi cinta yang perlu anda baca. Mungkin ini sajak atau puisi cinta terindah sepanjang masa (hehehe). Silakan kunjungi dan baca dengan sepenuh perasaan. Semoga hanyut dalam rasa mendalam, dalam gelombang pasang sajak-sajak cinta yang penuh kerinduan. Puisi-puisi cinta. Ah puisi puisi cinta seakan tak lekang dalam perjalanan waktu.
Adakah Kau RasaAku MerinduApa Kabar SenjaBagaimana Dapat Kau RasaBagaimana Dapat Kugambarkan BahagiaCintakuDari Kerling HeningDi Ujung SetiaDinyalakan-NyaHalangi Langkah KakiJangan Jadi DuriJika Cinta HadirKau TahuKudekap EngkauKuingin KatakanKumpulan Puisi CintaKunthi HastoriniKutemu SenyummuKutulisLelaki BerpuisiLENGKUNG MIMPIMatamu Adalah Cahaya Purnama BulanMenapak Jejak di Jalan SetapakMenemu Negeri CahayaPada Keping Yang SamaPuisiPuisi BerduaPuisi CintaPuisi Cinta BerduaPuisi Cinta KitaPuisi Cinta RomantisPuisi Kunthi Hastorini

Kumpulan Puisi Untuk Para Sahabat

Kumpulan Puisi Untuk Sahabat

Puisi-Puisi Nanang Suryadi 


KEMARAU
: devi ps


ada yang takut melangkahkan kaki,
karena kemarau begitu bengisnya
menghadang langkah,
menantang dengan kerontangnya,
kau tahu?
tak ada oase,
walau fatamorgana,
dalam pandang, juga bayang,
ada yang gamang
meniti waktu
karena kepedihan kerap diteguknya
ada yang ragu
menatap cuaca
walau pernah pada mata
dicari telaga
"duhai, mengapa
kemarau semata!"


malang, 1999

KUDA HITAM BERLARI KENCANG
:anggi

anggi, kuda yang tegar itu
dulu berlari kencang sekali
ke mana pergi?
mungkin berdiri termangu
dalam belenggu
tapi kutahu: ia tak kan terus begitu
kakinya yang kekar
surainya yang tebal
napasnya yang panjang
: hei, kudaku lari kencang!

malang, 1999

PADA ALAM KAU BERNYANYI
:samsul bachri

alam mengajarkan, banyak hal:
daun yang jatuh
tak mengaduh
tersenyum ia
karena tanah merindukannya
dan pada daun muda
ia memberi kesempatan
pada alam kau bernyanyi
bernyanyilah dengan kemerduan
suaramu

malang, 1999

EYANG YANG BIJAK
: medy
di taman itu bermain,
cucu-cucumu yang manis
ada juga yang nakal
dan bengal
eyang, kucium tanganmu
: puisi memenuhi dadaku


malang, 1999


SEBUAH PERTEMUAN
: dodi


mungkin, aku akan mengarungi selatmu
madura yang kau cinta,
tapi kutahu lebih kau cinta tuhanmu
yang menyirami kerontang kerinduan
sebuah pertemuan,
: padang mahsyar
keadilan sejati!

malang, 1999

SERUPA TELAGA DALAM MIMPI
: inong


pernah, aku bermimpi
berkaca pada telaga, bening sekali
mungkin serupa mata,
sebuah tatap, larutkan duka dalam dada

malang, 1999

PEJALAN WAKTU
: james


waktu
kutahu
aku
tak tahu
waktu?
adakah linear
adakah lingkaran
waktu
kusimpan
dalam saku!
malang, 1999

SANG PEJALAN KESUNYIAN
:deden


mungkin serupa kerinduan
berjalan dalam kesunyian,
rasakan dekat-Nya
pada detak


malang, 1999

ARIELLA MENULIS SURAT
: ariella


ada yang tak henti bertanya
mencari jawab
surat yang dikirim
pada angin
telah sampai
pada senyap suara
dan ia menjadi puisi
suatu ketika, mungkin kanakku
kan membacanya
dengan lantang:
ada yang tak henti bertanya
mencari jawab....


malang, 1999

DALAM HUTAN 
: yono


ada yang tersesat
dalam hutan
dan kau bernyanyi
menghibur hati


malang, 1999

MUTIARA
: hafid


kata-kata yang kau tulis
menjelma kalung mutiara,
kukalungkan ia
pada waktu
: sebuah keindahan
kejujuran kata-kata


malang, 1999

COKLAT DI GENGGAMAN NONNY
:nonny


*nonny makan coklat*
: bagi dong...
dengan senyum, coklat diulurkan
duhai, manis
manis sekali sebuah kebahagiaan

malang, 1999

PADA KEYBOARD 
: sukma


pada keyboard, aku ketuk:
"d-i-n-i-i
k-a-u--m-e-n-a-n-t-i?"
dua kanak, memanggil:
"ibu, peluk aku"


malang, 1999


LENTERA YANG HARUS TETAP DINYALAKAN
buat: wiwin isnawati

mengapa tetap disimpan kekecewaan sedang waktu telah berlalu dan akan
tumbuh harapan-harapan baru, sebagaimana bermekaran bunga-bunga,
bertumbuhan tunas-tunas baru.

dalam kegelapan, bukankah lentera di tanganmu harus tetap dinyalakan,
sekecil apapun, biarkan menerangi jalan, di mana ditapakkan langkah
kaki ke depan..

karena kebencian hanya akan menjadi batu-batu yang menyumpal dalam
rongga dada, lemparkan saja ia pada kesunyian cakrawala renungan.

walau cakrawala selalu menggoda kita untuk semakin mendekat. mendekat.
mendekat. dan ia adalah harapan-harapan kita. yang tak kunjung sampai
tergapai. namun akankah kau diam dan menyimpan bara dalam dada. membakar
dirimu perlahan dengan kebencian & penyesalan mengutuki nasib sendiri.

Malang, 17 Juni 1997
1 comment

Google+ Badge

Google+ Followers

Disukai Oleh:

Kata Kunci

Penyair75 Puisi Cinta61 Kumpulan puisi cinta59 Sajak Cinta53 Kumpulan Puisi Terbaik50 Puiai50 Kumpulan Puisi Nanang Suryadi25 Ruang Puisi25 Esai Sastra19 Artikel Sastra16 Cinta10 blog puisi10 Sajak anak8 kumpulan puisi religius8 Buku Kumpulan Puisi7 Buku Puisi7 Cerita7 Dongeng7 Rindu6 Video Baca Puisi6 buku6 puisi religi6 religius6 Cinta Tuhan5 Kritik Sosial5 blog5 indonesia5 puisi kenangan5 religi5 sosial5 antologi puisi cinta4 kenangan4 ketuhanan4 masyarakat4 puisi malam4 puisi sosial4 Kumpulan Sajak Cinta3 Puisi Cinta Kita3 kritik3 kumpulan puisi kenangan3 kumpulan puisi sunyi3 puisi kangen3 puisi kehidupan3 puisi kesepian3 puisi penantian3 puisi perjalanan cinta3 puisi rindu3 Blog Sastra2 Blog Sastra Indonesia2 alam2 budaya2 kepribadian2 keywords2 kumpulan puisi merindu2 pamflet2 politik2 psikologi2 puisi cinta romantis2 puisi perjalanan hidup2 puisi persahabatan2 puisi protes2 Bagus Sekali1 Belajar Menulis Puisi1 Bengkel Puisi1 Chairil Anwar1 Cinta anak1 Cinta istri1 Cointoh Puisi1 Contoh Puisi Bagus1 Diam1 Ebook Puisi1 Enak1 Hasan Aspahani1 Jakarta1 Kekasih1 Keluarga1 Keren1 Kota1 Kumpulan Puisi Untuk Sahabat1 Makanan1 Pasaridea1 Patah Hati1 Portal Sastra1 Portal Sastra Indonesia1 Puis Sahabat1 Puisi Bagus1 Puisi Chairil Anwar1 Puisi Contoh1 Puisi Dunia Malam1 Puisi Jakarta1 Puisi Konsumen1 Puisi Kota1 Puisi Lawas1 Puisi Sepi1 Puisi Sunyi Malam1 Puisi Terbaik1 Puisi Terkini1 Puisi Untuk Kekasih1 Puisi kontemporer1 Puisi mutakhir1 Puisi tentang cinta1 Sahabat Kota1 Sahabat Puisi1 Sajak Nanang Suryadi1 Sangat Bagus1 Sejuta Puisi1 Senja di pelabuhan kecil1 Sri Ajati1 Syair Cinta1 Syair Malam1 Terbaik1 Terhebat1 Yusri Fajar1 bangsa1 cybersastra1 doa keselamatan1 emosi1 galau1 generasi muda1 goenawan mohamad1 google plus1 harapan1 ingatan1 kahlil giran1 kesunyian1 kwatrin1 langit1 malam1 manusia1 negara1 orkestra ananda sukarlan1 pedih1 polemik1 puis1 puisi 20121 puisi 20131 puisi akhir tahun1 puisi baru dan lama1 puisi berisi cinta1 puisi berjudul cinta1 puisi bertema cinta1 puisi diam-diam1 puisi fisika1 puisi kematian1 puisi kimia1 puisi langit biru1 puisi matematika1 puisi negeri1 puisi pajak1 puisi pemberontakan1 puisi perjuangan1 puisi personifikasi1 puisi sains1 puisi science1 puisi sunyi1 puisi tahun baru1 puisi untuk sahabat baik1 reformasi1 reformasi 19981 romantis1 sahabat1 sajak kota pontianak1 sajak negeri1 sajak pajak1 sajak psikologi1 sajak tentang sajak1 sedih1 sejarah1 skizo1 sunyi1 surabaya1 tentang puisi1 ub1 wisata alam1
Show more
  • Sajak-sajak yang hendak dibaca lagi - Mari kita baca lagi sajak-sajak ini, dari penyaircyber Nanang Suryadi. Mari kita baca lagi: 1. AKU MENYAPAMU DI LINTASAN WAKTU 2. Aku Adalah Airmata...
    1 week ago
  • ハングナディム市 - あなたの街を訪問、距離の赤い土の土地は、丘の家の登場、私は都市がみ探る あなたの街で、朝はとても静かだった。朝は、太陽を待っている。それは朝の光にポップアップ表示されます。太陽の東。太陽 TIK TIK TIK重要で、あなたの街で亜鉛を滴下このストライド、内気な雨を、雨 雨が鈍化する、いつも誘う雨は空のまま...
    6 years ago
  • Um den Leser von Lyrik - Ich möchte euch mit Worten, die nicht so leicht vergessen werden begrüßen, sind die Worte von den Fingern der Zeit zur Ewigkeit gesammelt Ich lehnte mich g...
    6 years ago
  • En cuanto a la oscuridad la lluvia - Me siento aquí. mirando el crepúsculo lluvioso. no se. sólo el viento y el deslizamientoresidual en la penumbra light.you dónde? como una pluma, quiero esc...
    6 years ago
  • La ville de Hang Nadim - visiter votre ville, le terrain de terre rouge au loin, la colline apparut la maison, essayezIexplore la ville dans votre ville, la matinée a été très calm...
    6 years ago