DI LONDON SALJU POST COLONIAL salju turun demikian lebat selebat kelebat kelebat bayangan sejarah di antara patung patung dan gedung tua sale! sale! musim dingin belum habis wajah wajah cerah berburu di butik butik aku membayangkan salju post colonial turun di ruangan berpenghangat tak ada yang menanyakan darimana aku berasal seperti hanya kuduga wajah wajah eropa timur lithuania, rumania, rusia, slovakia, bangsa bangsa yang berdesakkan dalam kepalaku juga di dalam butik butik yang berteriak sale sale aku berfoto dengan patung muhammad alfayed, dan tak masuk ke tokonya, harod, aku ikut bersedih tentang dodi dan diana salju turun demikian lebat parit parit membeku, di london city, aku ikut membeku bersama ingatan post colonialku CHINA TOWN apa yang merekatkan kita, mungkin nasi bukan steak kentang dan roti bebek panggang di chinatown london, enggan masuk ke dalam lambungku ah, masih kuingat bebek panggang di pusat ko...
Puisi. Puisi. Puisi. Puisi. Ruang Puisi Ruang Hati Ruang Sunyi. Mungkin ingin kau temukan diriku di sini, dalam catatan ini. Sebagai orang sunyi menelusuri lorong-lorong yang mengabstraksi di ambang sadar dan mimpi diri sendiri. Mungkin hanya ilusi. Yang kutulis di sini ~ Kumpulan Puisi Nanang Suryadi