aku rangkai kata, menjadi syair malam, agar engkau tahu, dalam pekatnya mengukuhkan cahaya rembulan aku menyapamu, dengan cahaya bulan, di langit yang benderang, seterang jiwamu yang cinta laron yang mengepakkan sayap rapuhnya itu, adalah aku, memburu cahaya cintamu Malang, 2011
Puisi. Puisi. Puisi. Puisi. Ruang Puisi Ruang Hati Ruang Sunyi. Mungkin ingin kau temukan diriku di sini, dalam catatan ini. Sebagai orang sunyi menelusuri lorong-lorong yang mengabstraksi di ambang sadar dan mimpi diri sendiri. Mungkin hanya ilusi. Yang kutulis di sini ~ Kumpulan Puisi Nanang Suryadi