selamat malam, dan malam menitikkan puisi sudah larut malam, di lambung waktu, ruang yang penuh dengan sepi, angan diri sendiri sajak sajak mengajarkan bunyi, sesuatu yang rapi, dan puisi hadir dengan sunyi, teramat sunyi kabarkan segala, keinginan yang kabur, serupa butiran hujan, yang mengembun di kaca jendela karena mimpi adalah sayap burung, yang mengepak lepas, di langit malam Sila ditengok juga: Puisi Universitas Brawijaya Nanang Suryadi Lecture UB Web Nanang Suryadi
Puisi. Puisi. Puisi. Puisi. Ruang Puisi Ruang Hati Ruang Sunyi. Mungkin ingin kau temukan diriku di sini, dalam catatan ini. Sebagai orang sunyi menelusuri lorong-lorong yang mengabstraksi di ambang sadar dan mimpi diri sendiri. Mungkin hanya ilusi. Yang kutulis di sini ~ Kumpulan Puisi Nanang Suryadi