Skip to main content

Posts

Showing posts with the label puisi refleksi

DI LORONG KOTA: PUISI (Nanang Suryadi)

1. lorong-lorong di kota ini tak akan membuatku tersesat, berbeda saat kumasuki lorong-lorong di hatimu. aku tersesat dan berdiam di sana 2. di kedalaman puisi akan kau temukan sunyi, sebenar-benar sunyi,  sebenar-benar puisi 3. aku rasakan benar doa yang tak terucapkan, tapi bergetar di dalam jantungmu 4. karena kesedihan adalah kebahagiaan dengan nama berbeda, maka hadir cinta bersama airmata 5. secangkir kopi dan kenang yang menggenang di dalamnya, pahit dan manis, serupa hidup yang harus tetap ternikmati

MENULIS PUISI, MENJENGUK DIRI SENDIRI (Nanang Suryadi)

Di dinding waktu kau tuliskan Mungkin cinta yang ingin diabadikan Di langit harap kau guratkan Mungkin rindu yang ingin disampaikan Kau menerka dimana batas Hingga kau tak melampaui segala yang pantas Kau menduga gemuruh riuh ada dalam diam Kau menafsir kekosongan dalam keriuhan remuk redam Hari ini, kau menulis puisi Menjenguk diri sendiri Nun jauh di dalam diri 29 November 2016

APA YANG KAU PIKIRKAN (Nanang Suryadi)

apa yang kau pikirkan, mungkin waktu yang terasa cepat terasa lambat kemudian kau lihat waktu berhenti di jam tangan itu mungkin kau lihat sebagai bayang bayang di barat dan timur langkah kakimu di bawah matahari yang sama mungkin kita memikirkan hal yang sama, sebagai puisi yang tiba tiba menyapa, mungkin sebagai doa yang kau tulis di kertas tua  Malang, 23 Juli 2020