ah, jakarta, apa yang membuat kenangan penyair bangkit. deru kereta di stasiun gondangdia menghantarku ke depok margonda raya? kenangku melayang layang di langit jakarta. bersama deru bajaj sepanjang jalan cikini raya. ah, lampu merkuri masihkah merindu aku? tataplah lampu merkuri, di emperan tim dinihari, jejak jemariku yang mungkin kian samar, di gelas gelas kopi sebuah sajak, tak hendak terpejam. malam seharum ruap kopi, menyihir kata menggila puisi. Malang, 2011
Puisi. Puisi. Puisi. Puisi. Ruang Puisi Ruang Hati Ruang Sunyi. Mungkin ingin kau temukan diriku di sini, dalam catatan ini. Sebagai orang sunyi menelusuri lorong-lorong yang mengabstraksi di ambang sadar dan mimpi diri sendiri. Mungkin hanya ilusi. Yang kutulis di sini ~ Kumpulan Puisi Nanang Suryadi