Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Puisi Cinta Kita

Blog Puisi Cinta Kita

Blog Puisi Cinta Kita dalam beberapa hari terkahir sudah saya update. Blog Puisi berdua Nanang Suryadi dan Kunthi Hastorini ini diganti judulnya agar sama dengan url: puisicintakita.blogspot.com . Puisi-puisi dalam blog Puisi Cinta Kita ini ternyata banyak yang menyalin, tapi sayangnya blog-blog tersebut tidak mencantumkan link sumber pengutipan. Tapi biarlah, semoga isi dari blog Puisi Cinta Kita bisa bermanfaat bagi banyak orang. O ya, dengan keyword: "Puisi Indonesia Mutakhir" , "Puisi Indonesia Kontemporer" dan "Puisi Indonesia Terkini" dalam beberapa hari terakhir blog ini sudah bisa masuk halaman satu google. Semoga anda bisa menemukan puisi-puisi di blog PUISI ini melalui keyword-keyword tadi. Sila blog walking :D Sila ditengok juga: Puisi Universitas Brawijaya  Nanang Suryadi Lecture UB Web Nanang Suryadi

Puisi Cinta Kita

Blog puisi cinta kita sudah lama tidak saya perhatikan. Beberapa waktu lalu saya coba update posting-posting lama di Puisi Cinta Kita , dengan mengubah judul blog dari Kumpulan Puisi Berdua menjadi Puisi Cinta Kita agar sesuai dengan alamat url: puisicintakita.blogspot.com Setelah saya search di google, ternyata puisi-puisi  di blog puisicintakita.blogspot.com banyak di copy-paste (copas) oleh blog-blog lain. Saya berterima kasih jika ada blog yang mau mengutip puisi-puisi saya dan istri saya Kunthi Hastorini ke dalam blognya, namun mohon agar diberikan alamat url (link) balik ke sumber pengutipan. Sila ditengok juga: Puisi Universitas Brawijaya  Nanang Suryadi Lecture UB Web Nanang Suryadi

aku ingin menulis puisi yang paling bahagia, agar engkau tertawa, tak terus berduka

:kunthi hastorini walau duka dan bahagia, hanya airmata yang berkata kata tapi, tataplah bening mata kanak, kau akan temukan cinta dan bahagia di sana, sebagai puisi penuh metafora mungkin kau rasakan juga bahagia terkabar, telur dadar yang kumasak, harum kopi yang kau seduh, semerbak mengisi dadaku, cinta yang teramat sederhana, tapi istimewa lihatlah juga atta, arya, altaf, rama, satria bermain bola, demikian riang, di taman yang menyimpan dingin dan angin, kanakkanak yang bahagia cinta adalah kebeningan di mata kanakkanak kita, seperti doamu, seperti doaku, seperti doa kita doaku selalu, kita berbahagia dengan segala karunia, bersyukur dengan cinta yang kita punya lihatlah, telah terang dunia, cahaya pagi, cahaya matahari, seperti harap kita, berguna bagi sesama, berarti di alam semesta tersenyumlah, karena senyummu mekar bunga bunga, di jiwaku dengan cinta aku bekerja, dengan bekerja aku buktikan cinta, gerak dalam pikiran, gerak dalam hati, gerak dalam perbuata...