:kunthi hastorini walau duka dan bahagia, hanya airmata yang berkata kata tapi, tataplah bening mata kanak, kau akan temukan cinta dan bahagia di sana, sebagai puisi penuh metafora mungkin kau rasakan juga bahagia terkabar, telur dadar yang kumasak, harum kopi yang kau seduh, semerbak mengisi dadaku, cinta yang teramat sederhana, tapi istimewa lihatlah juga atta, arya, altaf, rama, satria bermain bola, demikian riang, di taman yang menyimpan dingin dan angin, kanakkanak yang bahagia cinta adalah kebeningan di mata kanakkanak kita, seperti doamu, seperti doaku, seperti doa kita doaku selalu, kita berbahagia dengan segala karunia, bersyukur dengan cinta yang kita punya lihatlah, telah terang dunia, cahaya pagi, cahaya matahari, seperti harap kita, berguna bagi sesama, berarti di alam semesta tersenyumlah, karena senyummu mekar bunga bunga, di jiwaku dengan cinta aku bekerja, dengan bekerja aku buktikan cinta, gerak dalam pikiran, gerak dalam hati, gerak dalam perbuata...