Skip to main content

SAJAK IA YANG MEMBAYANGKAN DIRINYA YANG MISKIN



ia membayangkan bagaimana seseorang itu duduk di sebuah museum dan menulis tentang orang-orang miskin di sekelilingnya seperti ia yang miskin dan harus dipinjami uang terus menerus oleh sahabatnya yang ingin agar buku itu selesai dan ia terus membayangkan tentang rumahnya di desa yang jauh dan ia tidur di kamar yang sempit di sebuah rumah yang disewa-sewakan kamarnya yang berbau apak dan bau alkohol murahan serta sedikit muntah dari mulutnya semalam saat ia membayangkan bagaimana mungkin seorang kelas menengah dapat menulis tentang derita dan kemiskinan para buruh yang bekerja di antara bising deru mesin di antara modal yang tak menghitung tenagamu selain sebagai kelipatan keuntungan rente bagaimana mungkin ia hidup dengan tenaga yang terus dihisap dihisap oleh para pemodal yang menyeringai di kamarnya yang hangat dekat tungku besar di saat salju turun tiba di saat loncengberdentangan dari gereja yang megah mengingatkan liburan akan tiba bagaimana dengan hadiah untuk anak-anak dan istrinya di kampung halaman bagaimana dengan makannya di hari liburan itu di mana ia harus mendapatkan uang karena tak ada yang meminjaminya lagi ia uang karena tangan dan kakinya telah terlindas mesin di minggu kemarin!

2002




Comments

Popular posts from this blog

Sajak-sajak Terbaru dan Terbaik Nanang Suryadi 2011

KUCARI ENGKAU, TAPI KATAMU KAU CARI DULU DIRIMU SENDIRI kota demi kota menyimpan jejak kakiku, kenangan demi kenangan menera peta dalam sajakku, tapi dimana diriku sendiri? dari ceruk ke ceruk, dari palung ke palung, kucaricari rahasia diri, dimana sembunyi jawab atas tanya, o dimana? di tanur tanur rindu cintaku ditempa, hingga muai oleh api cemburu, hingga murni, cintaku padamu berkali-kali aku gawal dalam uji, berkali-kali kau ampuni, karena cintamu kutahu, karena cintamu. memberi arti di puncak malam ada yang tugur, menunggu sunyi gugur, sebagai airmata yang bercahaya, melarutkan kesah ke lautan maha Cinta Malang, 2011 DENGAN SAJAK  KUKABARKAN PUISI Sajak adalah mata kanak kanak yang bening tak berdosa, temukan rahasia di balik teka teki waktu, sebuah kehendak Kau tak dapat berbohong dengan sajak, karena sesungguhnya hatimu telah menera jejak Jika kabar demikian samar, sajak mengajakmu untuk menebak, teka teki kehendak Puisi telah memenuhi ruang kepala...

Sajak-sajak NANANG SURYADI

SELAMAT SENJA "selamat senja," katanya. puisi gemetar. lindap di balik remang cahaya. adalah gema. memantul mantul dalam dada. dalam kepala. sebagai dentang. sebagai kenang. berulang-ulang datang. "peluk aku dalam cintamu. rengkuh aku dalam rindumu. doa-doa yang ikhlas. menggetarkan semesta." pikiran-pikiran meruncing. seperti ingin menikam. dan jawab? serupa bening air. memantulkan wajah galau. 28 September 2015 SKETSA KATA-KATA 1. benar benar berkata benar benar sulit benar benar 2. tak ada tiada ada tak ada 3. di depan cermin mematut diri. belajar berpidato, tapi malu pada diri sendiri. seperti pejabat di televisi 4. separuh kosong atau separuh isi? dan kita berdebat dari sisi yang berbeda 5. semua dapat tempat semua dapat bagian. di panggung sejarah. dan kita bertepuk tangan. romeo juliet mati berpelukan. bukankah begitu tuan chairil bersabda? 6. "jangan ikuti aku, bila ku tersesat biarlah hanya diriku yang begitu". para pemujanya bertepuk tangan menge...