Skip to main content

Contoh Puisi Eksperimen

ADA YANG MENCATAT

ada yang mencatat demikian cermat dan khidmat
syariat hakikat makrifat di sebalik hikmat

peristiwa demi peristiwa berpijaran
di rentang laku hidup waktu berkejaran

kemana segala kan beralamat? tanya sebuah taklimat
semoga kau selamat! seru surat kawat

peristiwa demi peristiwa berluncuran
hidup kematian mati kehidupan


UNTUKBENTUKPUISIBENTUKUNTUKPUISI

hari-hari hibuk sibuk mimpi-mimpi menumpuk-tumpuk sepi-sepi menumbuk-
tumbuk nyeri-nyeri memabuk-mabuk ngeri-ngeri mencambuk-cambuk diri-
diri mengutuk-kutuk

buruk-teruk hari amuk-peluk mimpi remuk-bekuk sepi tekuk-keluk nyeri
ceruk-ceruk ngeri rusuk-busuk diri

Comments

Popular posts from this blog

RUMAH PUISI DUNIA MAYA

- dengan Blog siapa pun bisa menjadi sastrawan Oleh : Qaris Tajudin(Koran Tempo, Ruang Baca, Februari 2007) "Every writer mus have an address," kata Cythia Ozick. Setiap penulis memiliki 'rumah'. Dan di dunia maya, para penulis mendapatkan pada blog. Berbeda dengan mailing list yang menjadi tempat mereka berbagi dan berdiskusi, blog adalah sesuatu yang lebih personal. Orang boleh singgah, tapi mereka adalah tamu. Pengunjung boleh ada, tapi kehadiran mereka bukan inti keberadaannya. Blog adalah eksistensi pemiliknya. Popularitas blog yang meroket sejak pergantian milenium ini memunculkan demokratisasi (untuk yang kesekian kalinya) di ranah maya. Tanpa duit dan prosedur berbelit, setiap orang bisa memiliki tempat di internet. Ini mengundang banyak orang untuk mematok kapling di dunia maya. Tak perlu diisi dengan hal-hal serius, toh kita bisa mendapatkannya dengan amat mudah. Lebih mudah dari menulis di buku diari.Para blogger menumpahkan muntah mantihnya di sana. Term...