Skip to main content

Contoh Puisi Ironi dari Berita Koran

Dari Sebuah Tajuk: 7 Orang Tewas Terkena Ledakan Gas

7 orang tewas sia-sia, katamu. sederet huruf tebal yang kau lirik
sepintas. mungkin tak ingin segera kau baca mengapa dan dimana.
mungkin tak ingin kau bayangkan bagaimana mereka meregang nyawa. di
semburan gas atau lumpur panas. tak ingin segera kau ketahui berapa
jumlah sebenarnya yang tewas. karena ingin segere kau tulis sajak
cinta. sajak penuh aroma bunga. di pagi berteman secangkir kopi. hari ini

Comments

Popular posts from this blog

RUMAH PUISI DUNIA MAYA

- dengan Blog siapa pun bisa menjadi sastrawan Oleh : Qaris Tajudin(Koran Tempo, Ruang Baca, Februari 2007) "Every writer mus have an address," kata Cythia Ozick. Setiap penulis memiliki 'rumah'. Dan di dunia maya, para penulis mendapatkan pada blog. Berbeda dengan mailing list yang menjadi tempat mereka berbagi dan berdiskusi, blog adalah sesuatu yang lebih personal. Orang boleh singgah, tapi mereka adalah tamu. Pengunjung boleh ada, tapi kehadiran mereka bukan inti keberadaannya. Blog adalah eksistensi pemiliknya. Popularitas blog yang meroket sejak pergantian milenium ini memunculkan demokratisasi (untuk yang kesekian kalinya) di ranah maya. Tanpa duit dan prosedur berbelit, setiap orang bisa memiliki tempat di internet. Ini mengundang banyak orang untuk mematok kapling di dunia maya. Tak perlu diisi dengan hal-hal serius, toh kita bisa mendapatkannya dengan amat mudah. Lebih mudah dari menulis di buku diari.Para blogger menumpahkan muntah mantihnya di sana. Term...