Skip to main content

Tahun Ketiga Puluh Empat

;ns

apa yang kau ingat
mungkin kematian yang kian mendekat

jarum jam menunjuk
membusur ke dada hibuk

telah berapa jejak yang kau buat
hingga sampai pada alamat

putaran waktu berulang kembali
berputar ke awal mulai jadi

akankah engkau menengadah
atau tertunduk kalah

karena demikianlah hidup
memberi arti pada yang tak kau mengerti

karena demikianlah hidup
sesuatu yang sukar kau mengerti

dan ingin kau beri arti

Juli, 2007

Comments

Popular posts from this blog

RUMAH PUISI DUNIA MAYA

- dengan Blog siapa pun bisa menjadi sastrawan Oleh : Qaris Tajudin(Koran Tempo, Ruang Baca, Februari 2007) "Every writer mus have an address," kata Cythia Ozick. Setiap penulis memiliki 'rumah'. Dan di dunia maya, para penulis mendapatkan pada blog. Berbeda dengan mailing list yang menjadi tempat mereka berbagi dan berdiskusi, blog adalah sesuatu yang lebih personal. Orang boleh singgah, tapi mereka adalah tamu. Pengunjung boleh ada, tapi kehadiran mereka bukan inti keberadaannya. Blog adalah eksistensi pemiliknya. Popularitas blog yang meroket sejak pergantian milenium ini memunculkan demokratisasi (untuk yang kesekian kalinya) di ranah maya. Tanpa duit dan prosedur berbelit, setiap orang bisa memiliki tempat di internet. Ini mengundang banyak orang untuk mematok kapling di dunia maya. Tak perlu diisi dengan hal-hal serius, toh kita bisa mendapatkannya dengan amat mudah. Lebih mudah dari menulis di buku diari.Para blogger menumpahkan muntah mantihnya di sana. Term...