Skip to main content

JIKA ENGKAU | Puisi Cinta

jika engkau adalah senja, akulah semburat cahayanya, begitulah cinta mengucap pada dunia

jika engkau adalah airmata, akulah asinnya, demikianlah cinta, memberi tanda di dalamnya

jika engkau langit yang mendung, akulah matahari yang menunggu, bersama gerimis melukis pelangi

jika engkau adalah awan mendung, maka aku adalah hujan yang mencintaimu demikian abadi

jika engkau adalah langit, maka aku adalah kelepak burung menghias keluasan tak terhingga

Malang, 2011 

Comments

Popular posts from this blog

RUMAH PUISI DUNIA MAYA

- dengan Blog siapa pun bisa menjadi sastrawan Oleh : Qaris Tajudin(Koran Tempo, Ruang Baca, Februari 2007) "Every writer mus have an address," kata Cythia Ozick. Setiap penulis memiliki 'rumah'. Dan di dunia maya, para penulis mendapatkan pada blog. Berbeda dengan mailing list yang menjadi tempat mereka berbagi dan berdiskusi, blog adalah sesuatu yang lebih personal. Orang boleh singgah, tapi mereka adalah tamu. Pengunjung boleh ada, tapi kehadiran mereka bukan inti keberadaannya. Blog adalah eksistensi pemiliknya. Popularitas blog yang meroket sejak pergantian milenium ini memunculkan demokratisasi (untuk yang kesekian kalinya) di ranah maya. Tanpa duit dan prosedur berbelit, setiap orang bisa memiliki tempat di internet. Ini mengundang banyak orang untuk mematok kapling di dunia maya. Tak perlu diisi dengan hal-hal serius, toh kita bisa mendapatkannya dengan amat mudah. Lebih mudah dari menulis di buku diari.Para blogger menumpahkan muntah mantihnya di sana. Term...