Skip to main content

KEPADA PENYAIR, PEJALAN MALAM

engkau yang menembus hujan, engkau yang menembus malam, engkau yang menembus ketidakpastian, dengan keberanian

ada yang gaduh, di dalam kepala bertabuh. ada yang mengaduh, menyimpan keluh kemana cinta kan berlabuh

mungkin puisi bisa menghiburmu, dari rasa sia sia dan putus asa, juga niat bunuh diri

o, engkau yang meresah galau, menelusur hari hari hari gaduh yang membuatmu mengaduh, berapa cinta kau pinta?

mata siapa yang mengintip ke dalam palung jiwamu, yang penuh gelegak api, neraka yang menghanguskan

beri aku kata penuh metafora, sebagai puisi yang menyemburkan api dari kedalaman jiwamu, manusia sepi

sebaris luka, di bait yang sama, hanya doa penuh cinta yang sanggup menyembuhkannya
aku mencinta dengan keras kepala, karena puisi mengajarkan ketabahan, dari derita dan luka

siapa yang meramalkan jari jemari, memeta garis tangan, penyair yang sepi, menyalakan api di dinihari begini
bulan meretak, cahayanya telah dipungut bayang bayang, sunyi kian mengelam, di mata membayang

Malang, 2011 

Comments

Popular posts from this blog

Sajak-sajak Terbaru dan Terbaik Nanang Suryadi 2011

KUCARI ENGKAU, TAPI KATAMU KAU CARI DULU DIRIMU SENDIRI kota demi kota menyimpan jejak kakiku, kenangan demi kenangan menera peta dalam sajakku, tapi dimana diriku sendiri? dari ceruk ke ceruk, dari palung ke palung, kucaricari rahasia diri, dimana sembunyi jawab atas tanya, o dimana? di tanur tanur rindu cintaku ditempa, hingga muai oleh api cemburu, hingga murni, cintaku padamu berkali-kali aku gawal dalam uji, berkali-kali kau ampuni, karena cintamu kutahu, karena cintamu. memberi arti di puncak malam ada yang tugur, menunggu sunyi gugur, sebagai airmata yang bercahaya, melarutkan kesah ke lautan maha Cinta Malang, 2011 DENGAN SAJAK  KUKABARKAN PUISI Sajak adalah mata kanak kanak yang bening tak berdosa, temukan rahasia di balik teka teki waktu, sebuah kehendak Kau tak dapat berbohong dengan sajak, karena sesungguhnya hatimu telah menera jejak Jika kabar demikian samar, sajak mengajakmu untuk menebak, teka teki kehendak Puisi telah memenuhi ruang kepala...

Sajak-sajak NANANG SURYADI

SELAMAT SENJA "selamat senja," katanya. puisi gemetar. lindap di balik remang cahaya. adalah gema. memantul mantul dalam dada. dalam kepala. sebagai dentang. sebagai kenang. berulang-ulang datang. "peluk aku dalam cintamu. rengkuh aku dalam rindumu. doa-doa yang ikhlas. menggetarkan semesta." pikiran-pikiran meruncing. seperti ingin menikam. dan jawab? serupa bening air. memantulkan wajah galau. 28 September 2015 SKETSA KATA-KATA 1. benar benar berkata benar benar sulit benar benar 2. tak ada tiada ada tak ada 3. di depan cermin mematut diri. belajar berpidato, tapi malu pada diri sendiri. seperti pejabat di televisi 4. separuh kosong atau separuh isi? dan kita berdebat dari sisi yang berbeda 5. semua dapat tempat semua dapat bagian. di panggung sejarah. dan kita bertepuk tangan. romeo juliet mati berpelukan. bukankah begitu tuan chairil bersabda? 6. "jangan ikuti aku, bila ku tersesat biarlah hanya diriku yang begitu". para pemujanya bertepuk tangan menge...