Skip to main content

Polemik Cybersastra


Perlahan tapi pasti, situs cybersastra.org yang mewarisi semangat pengembangan Cybersastra Indonesia mulai mengumpulkan arsip-arsip yang berserakan, sehingga bisa dibaca kembali oleh para pemerhati cybersastra di seluruh dunia.

Polemik cybersastra (sastra cyber/ sastra saiber/ sastra internet / sastra digital) telah dikumpulkan dalam satu tempat yang memudahkan para pembaca untuk menelusuri perdebatan yang hingga kini tetap aktual.

Sila kunjungi situs cybersastra.org dan temukan polemik cybersastra di sana.



Sila ditengok juga:


Puisi Universitas Brawijaya 
Nanang Suryadi Lecture UB
Web Nanang Suryadi

Comments

Popular posts from this blog

RUMAH PUISI DUNIA MAYA

- dengan Blog siapa pun bisa menjadi sastrawan Oleh : Qaris Tajudin(Koran Tempo, Ruang Baca, Februari 2007) "Every writer mus have an address," kata Cythia Ozick. Setiap penulis memiliki 'rumah'. Dan di dunia maya, para penulis mendapatkan pada blog. Berbeda dengan mailing list yang menjadi tempat mereka berbagi dan berdiskusi, blog adalah sesuatu yang lebih personal. Orang boleh singgah, tapi mereka adalah tamu. Pengunjung boleh ada, tapi kehadiran mereka bukan inti keberadaannya. Blog adalah eksistensi pemiliknya. Popularitas blog yang meroket sejak pergantian milenium ini memunculkan demokratisasi (untuk yang kesekian kalinya) di ranah maya. Tanpa duit dan prosedur berbelit, setiap orang bisa memiliki tempat di internet. Ini mengundang banyak orang untuk mematok kapling di dunia maya. Tak perlu diisi dengan hal-hal serius, toh kita bisa mendapatkannya dengan amat mudah. Lebih mudah dari menulis di buku diari.Para blogger menumpahkan muntah mantihnya di sana. Term...