Skip to main content

Puisi Tentang

Orang mencari di mesin pencari
Orang bertanya di dunia maya

Mereka mencari tentang apa saja
Mereka bertanya tengang apa saja

Mungkin mereka mencari
Puisi tentang cinta
Puisi tentang sahabat
Puisi tentang damai
Puisi tentang merdeka
Puisi tentang teman
Puisi tentang rindu

Puisi tentang galau
Puisi tentang kesal
Puisi tentang marah
Puisi tentang sedih
Puisi tentang gembira
Puisi tentang bahagia

Orang mencari di mesin pencari
Orang bertanya di dunia maya

Mereka mencari tentang apa saja
Mereka bertanya tengang apa saja

Mungkin mereka mencari

Puisi tentang persahabatan
Puisi tentang perdamaian
Puisi tentang kemerdekaan
Puisi tentang pertemanan
Puisi tentang percintaan
Puisi tentang kerinduan
Puisi tentang kegalauan
Puisi tentang kekesalan
Puisi tentang kemarahan
Puisi tentang kesedihan
Puisi tentang kegembiraan
Puisi tentang kebahagiaan

Comments

Popular posts from this blog

RUMAH PUISI DUNIA MAYA

- dengan Blog siapa pun bisa menjadi sastrawan Oleh : Qaris Tajudin(Koran Tempo, Ruang Baca, Februari 2007) "Every writer mus have an address," kata Cythia Ozick. Setiap penulis memiliki 'rumah'. Dan di dunia maya, para penulis mendapatkan pada blog. Berbeda dengan mailing list yang menjadi tempat mereka berbagi dan berdiskusi, blog adalah sesuatu yang lebih personal. Orang boleh singgah, tapi mereka adalah tamu. Pengunjung boleh ada, tapi kehadiran mereka bukan inti keberadaannya. Blog adalah eksistensi pemiliknya. Popularitas blog yang meroket sejak pergantian milenium ini memunculkan demokratisasi (untuk yang kesekian kalinya) di ranah maya. Tanpa duit dan prosedur berbelit, setiap orang bisa memiliki tempat di internet. Ini mengundang banyak orang untuk mematok kapling di dunia maya. Tak perlu diisi dengan hal-hal serius, toh kita bisa mendapatkannya dengan amat mudah. Lebih mudah dari menulis di buku diari.Para blogger menumpahkan muntah mantihnya di sana. Term...