Skip to main content

Di Negeri Jauh itu, Kau Rindukan Indonesia

Berbaris baris puisi
Berapa baris kau kira
Bisa menceritakan negerimu

Negerimu yang kau panggil 
Dengan nama-nama entah:
Kanaha, Wakanda...

Apakah tak tersimpan lagi  rasa bangga
Di dalam dada, walau terasa sesak
Menyebut negerimu Indonesia:
"Indonesia yang kucinta..."

Dari negeri-negeri jauh
Dari musim salju yang jatuh
Dari gurun-gurun yang tandus
Aku percaya doamu amatlah tulus

Inilah negeri yang kau cinta
Negeri yang kau rindukan
Walau tanpa kata-kata cinta

Walau kau sebut dengan nama-nama entah: Kanaha, Wakanda atau apa saja

Tetaplah ini negerimu
Yang kau tegakkan 
Dengan kerja dan doa-doa
Sepanjang masa

Indonesia, 28 September 2022

Nanang Suryadi, telah menerbitkan beberapa buku puisi, antara lain: Telah dialamatkan Padamu; Cinta, Rindu, dan Orang-orang yang Menyimpan Api dalam Kepalanya; Biar; Penyair Midas

Comments

Popular posts from this blog

RUMAH PUISI DUNIA MAYA

- dengan Blog siapa pun bisa menjadi sastrawan Oleh : Qaris Tajudin(Koran Tempo, Ruang Baca, Februari 2007) "Every writer mus have an address," kata Cythia Ozick. Setiap penulis memiliki 'rumah'. Dan di dunia maya, para penulis mendapatkan pada blog. Berbeda dengan mailing list yang menjadi tempat mereka berbagi dan berdiskusi, blog adalah sesuatu yang lebih personal. Orang boleh singgah, tapi mereka adalah tamu. Pengunjung boleh ada, tapi kehadiran mereka bukan inti keberadaannya. Blog adalah eksistensi pemiliknya. Popularitas blog yang meroket sejak pergantian milenium ini memunculkan demokratisasi (untuk yang kesekian kalinya) di ranah maya. Tanpa duit dan prosedur berbelit, setiap orang bisa memiliki tempat di internet. Ini mengundang banyak orang untuk mematok kapling di dunia maya. Tak perlu diisi dengan hal-hal serius, toh kita bisa mendapatkannya dengan amat mudah. Lebih mudah dari menulis di buku diari.Para blogger menumpahkan muntah mantihnya di sana. Term...