Skip to main content

INGATAN DI BULAN MEI (Nanang Suryadi)

Di bulan Mei, apa yang kau ingat? Mungkin pekik suaramu di tengah kerumunan massa. Mungkin pula bisikmu di sudut jalan memandang toko toko terbakar dan kau bersyukur tidak terjebak di dalamnya.

Di bulan Mei, apa yang kau ingat? Mungkin puisi yang tak sempat kau tulis, saat wabah tak kasat mata mengamuk di tengah kehidupanmu. Dan kau berhitung angka angka, membaca kurva kesakitan, kematian dan kesembuhan. Tanpa tahu maknanya. Tanpa tahu apa gunanya.

Di bulan Mei, apa yang kau ingat? Mungkin tak semua perlu diingat, terlebih itu adalah kepedihan.

Malang, 21 Mei 2020

Comments

Popular posts from this blog

RUMAH PUISI DUNIA MAYA

- dengan Blog siapa pun bisa menjadi sastrawan Oleh : Qaris Tajudin(Koran Tempo, Ruang Baca, Februari 2007) "Every writer mus have an address," kata Cythia Ozick. Setiap penulis memiliki 'rumah'. Dan di dunia maya, para penulis mendapatkan pada blog. Berbeda dengan mailing list yang menjadi tempat mereka berbagi dan berdiskusi, blog adalah sesuatu yang lebih personal. Orang boleh singgah, tapi mereka adalah tamu. Pengunjung boleh ada, tapi kehadiran mereka bukan inti keberadaannya. Blog adalah eksistensi pemiliknya. Popularitas blog yang meroket sejak pergantian milenium ini memunculkan demokratisasi (untuk yang kesekian kalinya) di ranah maya. Tanpa duit dan prosedur berbelit, setiap orang bisa memiliki tempat di internet. Ini mengundang banyak orang untuk mematok kapling di dunia maya. Tak perlu diisi dengan hal-hal serius, toh kita bisa mendapatkannya dengan amat mudah. Lebih mudah dari menulis di buku diari.Para blogger menumpahkan muntah mantihnya di sana. Term...