Skip to main content

PERNAHKAH KAU RASA (Puisi Nanang Suryadi)

Pernahkah engkau merasa kepalamu penuh kata kata yang merontaronta ingin terlepas dari rongga kepala

Pernahkah engkau merasa jari jemari tak tertahankan lagi untuk mengetuk kata demi kata tak habis habis 

Pernahkah engkau merasa dadamu terasa penuh dengan segala keinginan yang tak henti henti ingin diucapkan dituliskan diteriakkan

Pernahkah engkau merasa demikianlah puisi ingin menjadi lewat jemari

Di jemarimu ia ingin abadi

Bandung, 9 Oktober 2017

Comments

Popular posts from this blog

RUMAH PUISI DUNIA MAYA

- dengan Blog siapa pun bisa menjadi sastrawan Oleh : Qaris Tajudin(Koran Tempo, Ruang Baca, Februari 2007) "Every writer mus have an address," kata Cythia Ozick. Setiap penulis memiliki 'rumah'. Dan di dunia maya, para penulis mendapatkan pada blog. Berbeda dengan mailing list yang menjadi tempat mereka berbagi dan berdiskusi, blog adalah sesuatu yang lebih personal. Orang boleh singgah, tapi mereka adalah tamu. Pengunjung boleh ada, tapi kehadiran mereka bukan inti keberadaannya. Blog adalah eksistensi pemiliknya. Popularitas blog yang meroket sejak pergantian milenium ini memunculkan demokratisasi (untuk yang kesekian kalinya) di ranah maya. Tanpa duit dan prosedur berbelit, setiap orang bisa memiliki tempat di internet. Ini mengundang banyak orang untuk mematok kapling di dunia maya. Tak perlu diisi dengan hal-hal serius, toh kita bisa mendapatkannya dengan amat mudah. Lebih mudah dari menulis di buku diari.Para blogger menumpahkan muntah mantihnya di sana. Term...