Skip to main content

Puisi Terbaik di Indonesia

"Puisi Terbaik di Indonesia", saya memberi judul tulisan ini. Mengapa tulisan ini harus diberi judul "Puisi Terbaik di Indonesia?" Saya tergelitik dengan hasil pencarian di google.com yang menunjukkan hasil yang membuat saya tertawa, karena ternyata banyak orang mencari puisi dengan keyword: "Puisi Terbaik"; "Puisi Bagus"; "Blog Puisi Bagus"; "Kumpulan Puisi Terbaik"; "Contoh Puisi bla...bla...bla..." dan seterusnya.

Saya ingin iseng-iseng menulis dengan judul: "PUISI TERBAIK DI INDONESIA," sebagai judul tulisan ini. Siapa tahu, anda pun akan tertawa bersama saya, setelah mengklik tulisan berjudul "Puisi terbaik di Indonesia" ini dari halaman satu google.

Hidup Puisi Terbaik di Indonesia! Hehehehe. Kena deh!

Jika ingin baca puisi saya, sila ditengok juga:

Puisi Universitas Brawijaya 
Nanang Suryadi Lecture UB
Web Nanang Suryadi

Comments

Popular posts from this blog

Sajak-sajak Terbaru dan Terbaik Nanang Suryadi 2011

KUCARI ENGKAU, TAPI KATAMU KAU CARI DULU DIRIMU SENDIRI kota demi kota menyimpan jejak kakiku, kenangan demi kenangan menera peta dalam sajakku, tapi dimana diriku sendiri? dari ceruk ke ceruk, dari palung ke palung, kucaricari rahasia diri, dimana sembunyi jawab atas tanya, o dimana? di tanur tanur rindu cintaku ditempa, hingga muai oleh api cemburu, hingga murni, cintaku padamu berkali-kali aku gawal dalam uji, berkali-kali kau ampuni, karena cintamu kutahu, karena cintamu. memberi arti di puncak malam ada yang tugur, menunggu sunyi gugur, sebagai airmata yang bercahaya, melarutkan kesah ke lautan maha Cinta Malang, 2011 DENGAN SAJAK  KUKABARKAN PUISI Sajak adalah mata kanak kanak yang bening tak berdosa, temukan rahasia di balik teka teki waktu, sebuah kehendak Kau tak dapat berbohong dengan sajak, karena sesungguhnya hatimu telah menera jejak Jika kabar demikian samar, sajak mengajakmu untuk menebak, teka teki kehendak Puisi telah memenuhi ruang kepala...

Sajak-sajak NANANG SURYADI

SELAMAT SENJA "selamat senja," katanya. puisi gemetar. lindap di balik remang cahaya. adalah gema. memantul mantul dalam dada. dalam kepala. sebagai dentang. sebagai kenang. berulang-ulang datang. "peluk aku dalam cintamu. rengkuh aku dalam rindumu. doa-doa yang ikhlas. menggetarkan semesta." pikiran-pikiran meruncing. seperti ingin menikam. dan jawab? serupa bening air. memantulkan wajah galau. 28 September 2015 SKETSA KATA-KATA 1. benar benar berkata benar benar sulit benar benar 2. tak ada tiada ada tak ada 3. di depan cermin mematut diri. belajar berpidato, tapi malu pada diri sendiri. seperti pejabat di televisi 4. separuh kosong atau separuh isi? dan kita berdebat dari sisi yang berbeda 5. semua dapat tempat semua dapat bagian. di panggung sejarah. dan kita bertepuk tangan. romeo juliet mati berpelukan. bukankah begitu tuan chairil bersabda? 6. "jangan ikuti aku, bila ku tersesat biarlah hanya diriku yang begitu". para pemujanya bertepuk tangan menge...